Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 32


__ADS_3

Bab 32


Andrea berjalan santai sambil memakan tomatnya, andrea merasa kesal pada orang-orang karena tidak memberi tahunya dimana sean.


Andrea masih berkeliling mencari sean, andrea sudah sampai ketaman belakang. Andrea menatap sekilas mawar hitam lalu matanya tertuju pada ruang bawah tanah.


Dengan langkah yang pasti andrea melangkah pintu ruang bawah tanah, andrea menyikap dedaunan yang menutupi pintu. Sekilas ini bukan seperti pintu yang menuju ruang bawah tanah, tapi andrea tahu itu karena rumah eyang nya juga memiliki ruang bawah tanah yang hampir serupa.


Masalah kegunaannya andrea tidak tahu apakah ruang bawah tanah sean dan eyang nya sama, pasalnya isi ruang bawah tanah eyangnya adalah barang-barang tua atau barang-barang yang digunakan sewaktu eyangnya muda hingga melaharikan ayahnya. Kegunaan ruang bawah sean akan segera andrea ketehaui.


Pintu tidak terkunci seperti tempo hari membuat andrea tersenyum lalu masuk, sangat gelap sehingga membuat andrea kembali lagi mengambil senter kekamarnya. Untuk berjaga-jaga jika ada ular, andrea sangat takut pada ular.


Setelah mengambil senternya andrea mulai menyelusuri tangga yang amat sangat gelap, andrea serasa menaiki wahana di taman hiburan sekarang.

__ADS_1


Andrea langsung mematikan senternya ketika ia sudah selesai menuruni tangga, pasalnya andrea dapat melihat orang-orang sean berkeliling.


Andrea mendengar suara sean walaupun sedikit samar tapi andrea yakin itu suara dari sean, Andrea menghela nafas sebentar lalu menghampiri asal suara.


“semakin kau tidak mau mati, semakin ingin aku membunuhmu” ujar sean menekan pelatuknya.


Dorrr


Andrea membeku dari tempatnya karena melihat pria yang ia ketahui bernama loius itu mati dengan satu tembakan dari sean. Yang lebih membuat andrea terkejut adalah melihat isi perut loius yang ingin keluar dari perutnya. Andrea mual sekarang, andrea biasanya tidak begini, andrea sudah sering menonton di film thailer atau film hantu yang isinya tentang pembunuhan sadis. Tapi, andrea tidak pernah melihat langsung, dilihat secara langsung begini andrea sungguh ingin muntah sekarang. Andrea menahan mulutnya agar tidak muntah dan mundur perlahann,


Andrea tidak segaja menyandung kakinya sendiri sehingga senter yang ia pegang terjatuh.


“siapa disana?” tanya dave ketika mendengar suara benda jatuh didekat pintu masuk. saat dave ingin menghampiri sumber suara sean menghentikannya. Andrea langsung bersembunyi dibalik tembok dan dengan gerakan cepat ia mengambil senternya.

__ADS_1


“biar aku saja”


Andrea dapat mendengar suara sean, langkah demi langkah andrea merasa takut jika sean mendatanginya. Andrea merasa takut pada sosok sean yang sebenarnya. Semakin mengenal sean semakin membuatnya ingin lari dari sean.


Sean mengamati sekitarnya tidak ada siapa-siapa, tapi sean sangat yakin ada seseorang yang baru saja melihat ia memembak loius. Tebakan sean tidak pernah salah, dari pengamatannya orang yang melihat itu pasti sangat ketakutan padanya. Siapa pun orangnya sean akan segera mengetahuinya. Sean berjalan kembali ketempat loius berada, dan kesempatan itu digunakan oleh andrea untuk segera keluar dari ruangan terkutuk ini.


Andrea berlari sekuat tenaganya, sean langsung membalik badannya dan melihat siapa yang sudah berani-beraninya masuk kedalam ruang rahasianya.


‘dhea’


Guman sean membuat pistol yang masih ia pegang terjatuh kelantai, sekarang jantung sean berdetak tak karuan karena andrea melihatnya membunuuh loius tadi.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2