
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđ„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAđ GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING đ
Seminggu setelah kejadian kecelakaan Dave yang tertembak sekarang Dave sudah baik-baik saja, Lyin dan Dave bersama? Tentu saja sekarang mereka semakin dekat saja, Dave bahkan mengantar jemput Lyin karena cemburu dengan Dino yang kata Andrea menyukai Lyin.
Hari ini Sean libur bekerja karena memang hari ini hari libur, Sean menghabiskan waktunya untuk Andrea dan calon anaknya.
âsayangâ ujar Andrea didalam pelukan Sean.
âapa sayang?â
âsepertinya aku ngidamâ ujar Andrea membuat Sean langsung bangkit dari tidurnya, membuat Andrea ikut duduk disamping Sean.
âkatakan sayang apa yang kau mau?â tanya Sean membuat senyum Andrea mengembang indah dibibirnya.
âaku mau jusâ pinta Andrea.
âjus apa sayang?â tanya Sean sangat antusias, karena baru sekarang Sean mendengar istrinya meminta idaman padanya.
âjus jeruk nipisâ jawab Andrea membuat Sean mengerutkan keningnya, Serius sayang?
âjeruk yang lain bagaimana? Jeruk nipis sangat asam apalagi sekarang masih pagi, kalau kau sakit perut...â
Perkataan Sean terhenti ketika melihat mata istrinya sudah berair ingin menangis, Sean langsung memeluk istrinya.
âbaiklah, mari kita kedapur akan aku buatkanâ ujar Sean sambil mengelus kepala Andrea, Andrea mengembangkan senyumnya lalu memegang erat leher Sean. Sean tersenyum lalu mengangkat Andrea dalam gendongannya, Sean menggendong Andrea seperti menggendong bayi koala.
__ADS_1
Sean mendudukan Andrea diatas meja lalu berjalan kearah kepala Yun yang berdiri tidak jauh dari mereka.
âtolong ambilkan jeruk dinipis dibelakangâ pinta Sean membuat kepala Yun menganggukan kepalanya. kepala Yun dan beberapa pelayan langsung ketaman belakang dimana jeruk nipis itu ditanam.
Sean kembali mendekat pada Andrea dan merapikan anak-anak rambut yang menganggu wajah istrinya, tangan Sean turun keperut Andrea yang sudah agak membuncit. Andrea tersenyum membiarkan tangan Sean berada diperutnya.
âsudah agak membuncitâ ujar Andrea membuat Sean menganggukan kepalanya, Sean menghadap perut Andrea lalu mengangkat kemeja kebesaran milik Sean, Sean mencium perut istrinya dengan sayang.
âbaik-baik disini ya sayangâ ujar Sean,
âsiap daddyâ Andrea menjawab Sean dengan suara yang dibuat seperti anak kecil, Sean mengelus kepala istrinya sayang lalu mengecup bibir manis itu.
âtuan, jeruk nipis nyaâ ujar kepala Yun menyerahkan wadah jeruk nipis pada Sean.
âterima kasihâ
Sean mulai membuat jus jeruk nipis yang diingin kan oleh Andrea, tentu saja Sean membuatnya dengan penuh kasih sayang. Hanya butuh 10 menit bagi Sean untuk membuat jus jeruk nipis, Sean menghampiri Andrea yang setia menunggunya.
âini sayangâ ujar Sean memberikan jus yang baru saja ia buat, Andrea menggelengkan kepalanya membuat kening Sean mengerut.
âbuat duaâ pinta Andrea membuat Sean menganggukan kepalanya, Sean kembali membuat jus jeruk nipis sesuai dengan keinginan Andrea.
âpanggil Daveâ pinta Andrea membuat Sean menganggukan kepalanya lagi,
âkau tolong panggilkan Dave!â
âbaik tuanâ
__ADS_1
Tidak lama kemudian Dave datang kedapur membuat Andrea bertepuk tangan kecil, Dave dengan mals mendekati Andrea dan Sean. Dave tahu sekarang ada yang tidak beres, tapi Dave tidak tahu apa itu.
âaku mau kalian minum iniâ pinta Andrea membuat Sean langsung menganggukan kepalanya tapi tidak dengan Dave.
âbaiklah sayang, apapun yang kau mauâ ujar Sean langsung menghabiskan jus jeruk nipisnya dengan sekali teguk. Andrea tersenyum lalu mencium agak lama bibir Sean yang habis meminum jus jeruk nipis.
âmuaaachhhhhhhhhhâ ujar Andrea lalu tertawa ketika Sean balas mencium bibir nya sekilas.
âmanisâ ujar Andrea membuat Dave menatap ngeri jus jeruk nipis.
Andrea menatap Dave dengan penuh harap, bahkan Andrea sudah mengedip-ngedipkan matanya membuat Dave kesal saja karena tidak bisa menolak Andrea.
âaku tidak mau, asam. Aku masih waras untuk kesehatan gigi dan mulutkuâ ujar Dave frustasi sendiri.
âminum saja, susah sekaliâ ujar Sean membuat Dave menatap Sean dengan tajam.
âbicara memang mudah bos, kau enak tidak bisa merasakan asam lah aku?â
Andrea mulai menarik ingus nya dengan agak keras membuat Sean dan Dave kompak menatap Andrea yang sekarang bersiap-siap untuk menangis.
Dave menghela nafas kasar lalu mengambil jus jeruk nipis,
âbaiklah akan aku minumâ ujar Dave lalu meminum jus jeruk itu dengan satu tegukan sama seperti Sean tadi.
âASAMMMMM SEKALIIII!â terik Dave langsung meminum air putih banyak-banyak.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,