
Bab 54
Pintu kamar Andrea terbuka terlihat Sandra masuk kedalam kamar Andrea untuk membangunkan putrinya yang sudah tidur dari tadi dan belum bangun juga sekarang.
“kak bangun, ayo makan malam” ujar Sandra lembut membangun putrinya yang masih tertidur pulas.
“duluan saja mi, Dhea nanti saja. Masih mengantuk” jawab Andrea tanpa membuka matanya.
Sandra hanya geleng-geleng kepala lalu membenarkan letak selimut Andrea dan pergi setelah menutup pintu kamar Andrea.
Setelah Sandra keluar dari kamarnya Andrea membuka matanya, tadi seperti ada yang memeluk perutnya, Andrea seperti sedang bermimpi Sean datang padanya dan memeluk nya erat. Lagi-lagi Andrea hanya bisa menghela nafas karena hal itu tidak akan terjadi padanya.
__ADS_1
Andrea kembali memejamkan matanya, rasa kantuknya begitu kuat. Sepertinya Andrea akan segera menjadi wanita pemalas sekarang.
Setelah memastikan Andrea kembali terlelap Sean keluar dari kamar mandi, untung saja ibu Andrea cepat keluar dan Andrea kembali melanjutkan tidurnya dan tidak pergi kekamar mandi.
Tadi disela tidurnya Sean mendengar langkah kaki mendekat kearah kamar Andrea dan secepat kilat Sean langsung bersembunyi. Sean bisa saja langsung melompat keluar jendela tapi tidak ia lakukan karena ia masih ingin melihat wajah wanitanya sebelum ia pergi.
Seperti sekarang Sean sedang memandangi wajah cantik Andrea yang sedang tertidur pulas, dengan sayang Sean mengelus kepala Andrea lalu turun tepat diperut Andrea.
Sean meloncat turun dan mendarat dengan sempurna, Sean bisa melakukan apapun termasuk lompat dari lantai dua dengan mendarat dengan sangat baik.
Hari ini Sean tidak bekerja, pekerjaannya ia serahkan pada Dave, sekarang Sean memiliki pekerjaan yang sangat penting yaitu memperhatikan wanitanya.
__ADS_1
Andrea terbangun ditengah malam, bukan apa-apa Andrea terbangun karena perutnya meronta-ronta ingin segera diisi.
Andrea membuka kulkas banyak sekali makanan yang hanya tinggal ia panaskan saja. Andrea mengambil makanan yang ingin ia makan dengan porsi besar. Andrea bahkan tidak memikirkan badannya nantinya mengingat ini sudah tengah malam dan porsi makan Andrea sangatlah besar. Andrea tidak peduli dengan semua itu yang penting sekarang adalah perutnya harus mendapatkan asupan yang cukup mengingat siang tadi makan siangnya termuntahkan tanpa sisa dari perutnya belum lagi ia tidak makan malam jadi wajar saja porsi makan Andrea begitu besar.
Setelah makan malam ah salah makan tengah malam Andrea memegang perutnya yang sangat kekenyangan. Andrea baru saja menyadari jika moodnya akhir-akhir ini memang suka berubah-ubah bahkan lebih parah ketika ia sedang PMS.
Andrea sudah tidak mengantuk lagi, ia mengambil dvd film romantis. Entah lah sekarang ia sangat ingin menonton film romantis yang sedih. Andrea tidak bisa menebak kenapa ia bisa begini, ia ingin menonton film horor tentu saja karena Andrea sangat menyukai film horor tapi tangannya mengambil film romantis yang sedih.
Andrea menonton hingga filmnya habis, sekarang ia sudah menangis karena film yang baru saja ia tonton mengandung bawang sehingga membuatnya menangis tersedu-sedu.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,