
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđ„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAđ GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING đ
Sean keluar dari ruang kesehatan karena melihat Rachel yang sedang berada diambang pintu, pintu setengah terbuka jadi wajar saja jika Sean bisa melihat Rachel.
âaku keluarâ pamit Sean membuat Dave menganggukan kepalanya, Dave memejamkan matanya setelah Sean keluar dari ruang kesehatan.
âmenyesal em?â tanya Sean membuat Rachel langsung menghapus air matanya, Sean tersenyum sinis kearah Rachel,
âkemasi barang-barangmu, Jordan akan mengantarmu keluar dari siniâ ujar Sean lalu meninggalkan Rachel yang sekarang sudah kembali menangis.
Andrea dan Lyin yang baru saja datang setelah membuat bubur untuk Dave berhenti sejenak untuk menghampri Rachel.
âLyin kau masuk saja, biar kakak yang disiniâ ujar Andrea membuat Lyin menganggukan kepalanya,
Andrea memeluk Rachel, ya untuk sesama wanita Andrea sangat tahu perasaan Rachel sekarang dan Rachel butuh pelukan sekarang.
âaku akan pergiâ ujar Rachel masih terisak, Andrea menganggukan kepalanya lalu mengelus belakang Rachel dengan pelan.
âini semua karena aku menutup mata dan mengabaikan cinta tulus yang diberikan Dave padakuâ
Andrea melepaskan pelukannya lalu memegang kedua bahu Rachel ,
__ADS_1
âlalu apa yang akan kau lakukan?â tanya Andrea membuat Rachel menggelengkan kepalanya.
âmenyerah tentu sajaâ jawab Rachel mencoba mengembangkan senyumnya, hanya menyerah pilihan yang saat ini Rachel miliki. Rachel tidak memilik kesempatan untuk kembali bersama Dave, dan pilihan Rachel menyerah.
âaku mungkin tidak bisa mendapatkan pria yang mencintai aku setulus Dave mencintai aku, tapi aku akan mencintai pasanganku dengan tulus seperti yang Dave lakukan padaku. Cinta tanpa syaratâ
Andrea tersenyum sebenarnya Andrea sudah sangat kesal pada Rachel tapi melihat Rachel yang seperti ini membuatnya sedikit sedih.
âkau akan mendapatkan pria yang baik, aku yakin ituâ ujar Andrea membuat Rachel mengembangkan senyumnya.
âaku permisi, aku ingin berkemas. Jordan sudah menunggukuâ pamit Rachel membuat Andrea menganggukan kepalanya.
Andrea menatap Rachel yang turun, ia merasa bersyukur karena Sean masih mau memberinya kesempatan kedua setelah apa yang Andrea lakukan. Andrea menghela nafas lega lalu melangkahkan kakinya kekamarnya. Karena Andrea yakin sekarang Lyin sedang menghabiskan waktu nya bersama Dave.
âmerindukanku em?â tanya Sean membuat Andrea menganggukan kepalanya didekapan Sean.
âmerindukan mu sangat banyakâ jawab Andrea membuat Sean tersenyum sambil mencium pelipis istrinya.
Andrea melepaskan pelukan Sean lalu mencium bibir Sean yang sudah menjadi candu baginya, Sean tersenyum lalu memegang leher Andrea lalu menariknya dan mulai mencium bibir Andrea dengan lembut.
Sedangkan diruang kesehatan Dave kembali membuka matanya ketika Lyin datang dengan bubur ditangannya.
âtadi Lyin dibantu kak Dhea membuat kan kakak buburâ ujar Lyin membuat Dave menganggukan kepalanya.
__ADS_1
âLyin suapin yaâ ujar Lyin lagi membuat Dave menganggukan kepalanya, Lyin tersenyum lalu mulai menyuapi Dave dengan telaten.
Lyin sudah menyuapi Dave hingga bubur buatannya kandas tiada sisa, setelah itu Lyin memberikan obat dan air putih pada Dave.
Dave mengeluarkan lidahnya ketika sudah menelan obatnya,
âkenapa kak pahit? Sebentar Lyin ambilkan air lagiâ ujar Lyin panik, ketika Lyin ingin mengambil air lagi untuk Dave tapi Dave menahan tangannya.
âkenapa kak...â
Cup
Dave mencium bibir Lyin, Lyin terdiam membeku karena Dave yang tiba-tiba menciumnya.
âayo kita mulai dari awalâ
âhah?â
âmari berkencanâ
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1