
Bab 53a
Setelah Lyin dan Diana pergi Andrea membereskan sisa-sisa makan siangnya, matanya tidak sengaja melihat tomat yang tadi sengaja ia pisahkan. Andrea memang seperti itu makanan yang paling enak disisakan terakhir. Andrea meletakan lagi piring nya keatas meja dan mengambil tomat yang tadi ia sisakan.
Huekkk.....Huekkkk
Perut Andrea terasa mual ketika baru saja mencium bau tomat, Andrea langsung kekamar mandi memuntahkan semua makan siang yang baru saja masuk kedalam perutnya. Andrea merasa frustasi sendiri karena mualnya tak kunjung hilang.
Setelah semua isi perutnya sudah termuntahkan semuanya Andrea kembali berpikir, apa yang salah denganya? Kenapa ia bisa muntah? Apa ia salah makan? Atau sekarang ia sudah tidak menyukai tomat lagi? Tapi itu tidak mungkin.
Akhirnya Andrea mengambil tomat sambil menutup hidungnya dan membuang ketempat sampah. Selebihnya nya Andrea meminta tolong pada Sekar untuk membersihkan sisa bekas makan siangnya. Sepertinya hari ini Andrea harus pulang dan beristirahat sebentar.
__ADS_1
Andrea telah sampai dirumahnya, sungguh entah kenapa tiba-tiba Andrea merasakan sakit kepala. Pekerjaan Andrea masih banyak tapi ia harus pulang karena badannya tidak bisa diajak kompromi. Andrea mengambil obat sakit kepala dan segera meminumnya. Tapi, lagi-lagi belum sempat obat masuk kedalam minumnya dan hanya mencium bau obat Andrea kembali merasakan mual. Dan Andrea berakhir dikamar mandi dan memuntahkan isi perutnya yang kosong.
Andrea merasa badannya lemas tak bertenaga dan Andrea memutuskan untuk tidur saja, toh minum obat pun ia tidak bisa karena perut nya akan mual.
Sementara itu dari tadi Sean memantau Andrea dengan kamera dan teropongnya, Sean ingin sekali mengunjungi Andrea dan memeluk wanitanya yang sedang sakit. Tapi, apa daya Sean tidak bisa mendekat kearah Andrea. Sean tidak masalah ditolak tapi, yang Sean tahu Andrea sudah tidak mau lagi bertemu dengannya bagaimana bisa Sean menghampiri Andrea sekarang.
Sean juga tidak bisa memanjak tembok pergi kekamar Andrea karena sekarang siang hari, tentu saja walau komplek Andrea terlihat sepi sebenarnya banyak pasang mata yang akan melihatnya menaiki tembok nanti.
Jangan memanggil Sean jika ia tidak bisa menerobos masuk kedalam kamar Andrea, yap dengan secepat kilat Sean mamanjat tembok tingggi lantai dua dan masuk kekamar Andrea.
Sean tidur disebelah Andrea dan memeluk perut Andrea dengan sayang, tadi dari penglihatannya wanitanya sudah memuntahkan semua isi perutnya.
__ADS_1
Sean mengelus pelan perut Andrea, dan berbisik pada perut Andrea.
‘jangan nakal sayang, kasian mommymu’ ujar Sean tepat diperut Andrea.
Entahlah Sean hanya beranggapan ada Sean kecil didalam perut wanitanya sekarang, dan Sean senang akan itu.
Andrea mungkin tidak menyadarinya tapi Sean menyadari hal kecil yang terjaddi pada Andrea. termasuk sekarang Andrea seddang mengandung buah hati mereka. Sean tidak pernah salah dan Sean sangat yakin dengan hal itu. Bayangkan saja betapa senang nya Sean sekarang karena wanita nya sedang mengandung buah hati mereka.
Sean ikut tertidur disamping Andrea, mencoba membujuk Sean junior agar tidak terlalu menyusahkan mommynya.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,