
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINš„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAš GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING š
Sean dengan menemani Crystal dirumah sakit, tadi sewaktu Sean mampir kerumah Crystal, Sean menemukan Crystal tergeletak tak sadarkan diri dikamar mandi. Sean meninggalkan ponselnya selagi membawa Crystal kedalam rumah sakit. Sean bahkan menemani Crystal hingga Crystal sadarkan diri.
āaku mau pulangā pinta Crystal membuat Sean membantu Crystal berdiri.
ābaiklah, ayo kita pulangā jawab Sean membuat Crystal menerbitkan senyumya.
Crystal merasa diatas angin sekarang karena Sean begitu perhatian padanya, Crystal bisa menebak masa depannya dengan Sean nantinya keluarga mereka akan selalu bahagia.
Crystal tersenyum miring ketika mengingat Andrea. wanita itu sekarang sama sekali tidak mempunyai kesempatan sama sekali dan Crystal sangat yakin.
Sean mengantar Crystal sampai kerumah wanita itu, Sean juga menunggu Crystal hingga dia tertidur baru lah Sean pergi dari rumah Crystal.
Sedangkan ditengah jalan Alex menghela nafas kesal karena motornya berhenti ditengah jalan karena kehabisan minyak.
Alex memusatkan pandangannya kesekitarnya, lagi-pagi Alex menghela nafas kesal karena tidak ada tanda-tanda kehidupan disekitarnya. Yang tambah membuat Alex kesal adalah Alex tidak tahu dimana dia sekarang dan dimana arah jalan pulang, ponselnya juga mati sehingga dirinya tidak bisa menghubungi siapapun.
Alex yang tidak tahu arah terus mendorong motornya kedepan, ia berdoa semoga saja segera menemukan perumahan warga.
__ADS_1
Sean baru saja naik mobilnya setelah mengantar Crystal pulang, Sean mengmbil ponselnya yang terjatuh dibawah kaki. Tadi ketika ia membawa Crystal kerumah sakit ponselnya terjatuh dan Sean tidak sempat mengambilnya.
Sean membuka ponselnya, banyak sekali panggilan tidak terjawab dari Dave. Sean membuka pesan dari Dave.
Dave : Andrea berada disekitar hutan dan mencoba mencari mansion sendirian!
Sean mencoba melihat dengan jelas apa yang Dave kirim kan padanya, tanpa menunggu lama Sean langsung menghubungi Dave.
ābagaimana dengan Andrea?ā tanya Sean sambil melajukan mobilnya.
āsudah diperiksa dokter bosā
āsyukurlah, bagaimana dengan kronologi kejadian?ā
Tut
Sean melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang, bagaimana bisa ia tidak mengetahui wanitanya mncoba menerobos hutan hanya untuk bertemu dengannya. Sean memijit pelipisnya, ia sangat khawatir sekarang ini.
Sean mengerem mendadak karena seperti mengenal pemilik motor yang sedang mendorong motornya kedepan.
Tin..tin..
__ADS_1
Sean mengklason membuat Alex langusng menoleh kebelakang. Senyum Alex mengembang ketika melihat ada nya mobil yang melintas.
ākakak keren!ā teriak Alex senang karena bertemu kembali dengan Sean, namun detik kemudian Alex menggelengkan kepalanya. Ia harus bertanya jalan sekarang.
āpermisi kak, tahu ini daerah mana? Berapa jam lagi bisa sampai kepermukiman warga?ā tanya Alex dengan pertanyaan beruntun,
ānaik sajaā jawab Sean karena sekarang ia tidak ada waktu sama sekali untuk menjawab Alex.
āmotor ku?ā
ābiarkan saja disana, nanti akan ada yang mengambilā jawab Sean membuat senyum Alex mengembang dan langsung naik kedalam mobil Sean.
ākenapa kau bisa tersasar disini?ā tanya Sean membuat Alex langusng menoleh kearah Sean.
āaku mencari kakakku kak, dia sedang demam tapi mengendarai mobil entah kemanaā jawab Alex lemah.
āaku tahu dimana kakakmuā
āhah? Serius kak? Memangnya kakak kenal dengan kakakku?ā tanya Alex namun tidak dijawab oleh Sean, nanti saja menjelaskannya pada Alex.
Alex menatap Sean antara percaya dan tidak dengan kalimat Sean yang tahu kakaknya berada dimana.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,