
Bab 68
Crystal datang kebutik Andrea mengambil gaun yang ia pesan pada Andrea, tadi ketika ia sedang pergi kebersama kakaknya ia mendapat pesan dari Andrea kalau gaunnya sudah selesai. Crystal tidak percaya Andrea mampu mengerjakan gaunnya hanya dengan 2 hari saja. Padahal Crystal akan mengambil gaunnya masih 7 hari lagi bertepatan dengan sehari sebelum ulang tahunnya.
“sudah dibayar” ujar Andrea ketika Crystal mengeluarkan kartunya untuk membayar.
“siapa?”
“.....”
“oh, pasti Sean. Ah, romantis sekali pria itu” potong Crystal ketika Andrea ingin menjawab. Andrea hanya menganggukan kepalanya saja menanggapi Crystal.
“aku permisi, terima kasih gaunnya. Aku tidak menyangka kalau gaunnya cepat selesai”
“sama-sama”
Crystal tersenyum, Andrea menggelengkan kepalanya tadi sebelum Crystal datang kebutik Andrea sudah merencanakan untuk memberi tahu Crystal kalau dirinya dan Sean sudah menikah.
__ADS_1
“ah, aku lupa. Aku dengar dari calon ayah mertua kau dan Sean ‘have a something’? benar?” tanya Crystal membuat Andrea mengangkat sebelah alisnya. Crystal tahu hubungannya dengan Sean? Lalu kenapa dia bersikap seperti tidak tahu apa-apa?
“aku mencintai Sean dan begitu juga Sean sangat mencintai aku. Kedua pihak keluarga kami sudah setuju dengan pernikah kami. Maaf karena telah mendahului mu, tapi ini lah kenyataannya” ujar Crystal membuat Andrea tersenyum sinis.
“terserah pada mu saja” jawab Andrea kembali kemerja karjanya, masih banyak pekerjaan yang harus dia urus.
“kau harus menjauhinya!”
“kenapa? Kau takut Sean akan kembali padaku?” tanya Andrea tersenyum meremehkan Crystal.
“aku hanya memperingati mu saja!”
Crystal menjadi kesal karena merasa terabaikan oleh Andrea, bisa-bisa nya wanita seperti Andrea mengabaikannya. Crystal benci mengakuai kalau ia takut Sean akan kembali lagi pada Andrea.
Seperginya Crystal, Andrea menepuk mejanya kencang. Benar kata Lyin wanita itu adalah ular. Andrea memang sakit hati dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Crystal tadi tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa. Andrea harus elegan dari pada membalas kata-kata Crystal, dan terbukti kalau Crystal tampak lebih kesal dari dirinya.
Andrea mencoba mengalihkan pikiran nya dari Crystal ia harus mencari cara agar Sean kembali padanya, Andrea mempunyai senjata tapi Andrea tidak mau menggunakanya. Andrea harus menggunakan cara lain agar Sean kembali padanya. Contohnya, membuat Sean jatuh cinta lagi padanya.
__ADS_1
Andrea menghirup nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya dengan perlahan, Andrea mengelus perutnya yang masih datar lalu melanjutkan pekerjaannya.
Sean harus pergi ke Roma karena bisnisnya disana mengalami penurunan yang sangat dratis, dan ada yang melarikan uangnya.
Sean tidak bisa terima jika uangnya dicuri, Ia tidak pernah menyuri uang siapapun lalu kenapa orang itu berani-beraninya mencuri hasil keringatnya.
Sean pergi ditemeni oleh Dave tentu saja, kemana Sean pergi kesana Dave akan ikut pergi bersama.
Sekarang disinilah Sean dan Dave sekarang, digudang perusahaan bersama orang yang telah mencuri uangnya.
“kau tahu apa hukuman untuk seorang pencuri?” tanya Sean sambil memegang parang yang sangat tajam.
Frans yang mencuri uang Sean berjalan mundur ketakutan karena Sean berjalan kearahnya seakan-akan memotong tangannya.
“potong tangan!” ujar Sean lagi dengan menekan suaranya.
“TIDAKKK!!!!!!!”
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,