
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
Sandra datang kerumah Sean dan Andrea, Sandra sengaja datang untuk menemui Andrea putrinya yang terus berkabung atas meninggalnya calon cucunya.
Untuk dua hari sampai seminggu Sandra bisa metoleran tapi untuk dua bulan lebih? Sandra tidak bisa membiarkan putrinya terus berkabung dalam kesedihkan dan melupakan sekitarnya.
Sandra masuk kedalam kamar Andrea setelah Sean berangkat kerja, Sandra meletakan tasnya diatas meja lalu duduk disisi ranjang. Andrea tidur membelakangi Sandra. Sandra tahu kalau Andrea sekarang sudah bangun dari tidurnya. Sandra sangat mengenal putrinya.
“kehilangan putra bukan berarti kau melupakan Sean, kak” ujar Sandra namun hening tidak ada jawaban dari Andrea.
__ADS_1
“kau tahu, kalau mami berada diposisi Sean sekarang. Mami akan meninggalkanmu dan mencari wanita lain. Kau tahu kenapa? Karena pria juga mempunya kebutuhan dari istri begitu juga sebaliknya, tapi kau malah mengabaikannya. Mami tidak masalah jika kau mengabaikan mami atau siapapun. Tapi Sean? Apa salah Sean? Selama ini bahkan dia sabar, ah salah terlampau sabar mengadapi sifat mu yang satu ini.” ujar Sandra sambil menarik nafasnya lemah.
“mami akui kau merasa sedih karena kehilangan putra yang sangat kau harapkan, putra yang selama hampir sembilan bulan selalu bersamamu. Sean? Bukankah dia juga butuh dirimu?”
“tetangga kita pak Bram baru saja bercerai dengan istrinya padahal baru saja, kau tau mengapa? Itu karena istrinya mengabaikan suaminya, untuk berapa lama? Untuk seminggu, istrinya mengabaikan pak Bram hanya seminggu pak Bram sudah menceraikan istrinya, lalu apa kabar kau dengan Sean? Kau telah mengabaikannya selama 2 bulan lebih”
“jangan menjadi egois dan jahat, bukan hanya kau yang sedih tapi Sean juga”
“ah, percuma saja berbicara dengan batu sepertimu. Mami akan mencarikan jodoh untuk Sean, kasian pria itu butuh wanita yang baik untuknya. Kau memang putri mama tapi untuk sekarang sepertinya Sean sudah menjadi anak mami seutuhnya”
“mami pamit, capek bicara denganmu”
__ADS_1
Sandra menutup pintu kamar Andrea, ini adalah langkah terakhir nya untuk membuat putrinya sadar. Jika Andrea masih pada pendiriannya maka Sandra tidak punya jalan lain selain mencarikan jodoh untuk Sean. Itu bukan sekedar gurauan semata, Sandra serius mengatakannya. Untuk apa terus bersama putrinya jika Sean yang menderita? Putrinya sendiri bahkan menutup kebahagian untuk dirinya sendiri.
Setelah Sandra pergi Andrea membuka matanya, air matanya turun tanpa ia minta. Andrea menangis segugukan. Benar apa yang dikatakan Sandra maminya, kenapa dia menjadi orang yang sangat egois dan jahat? Bukankah seharusnya bukan hanya dirinya yang bersedih tapi Sean juga. Tapi dengan perasaan dia lah yang peling menderita dibandingkan siappun didunia ini. Andrea bahkan sampai mengabaikan Sean yang mencintainya dengan sangat tulus, Sean yang bahkan tidak meninggalkannya karena telah mengabaikan Sean.
Andrea menangis segugukan, ia adalah contoh manusia yang buruk yang tidak bisa bersyukur pada Tuhan karena telah memberikan Sean yang sabar dan mencintainya.
Andrea bangun dari tidur nya dan memakai sendal bulunya, Andrea mengambil kunci mobilnya yang selama ini tidak pernah ia gunakan.
Andrea berlari ia harus kekantor Sean sekarang dan meminta maaf pada Sean, Sean tidak salah itu murni kecelakaan.
Andrea melewati Sandra begitu saja ketika Sandra berada didepan pintu, diam-diam Sandra tersenyum melihat mobil putrinya yang melaju menjauh
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,