Ujian Kesetiaan

Ujian Kesetiaan
Pernikahan Kedua


__ADS_3

Shofia mulai mengajak Dhena bersiap-siap. Dari mulai memilihkan baju, kerudung, sandal hingga memoles wajah pun Shofia yang membantunya dengan terus sambil mengajak Dhena berkomunikasi.


"Oya, Dhen, menurut Mbak kamu lebih cocok dan pantas pakai baju yang ini, deh," ucap Shofia sambil mengambil salah satu gamis yang pas di tubuh Dhena yang kecil.


Berkat bantuan tangan terampil dari kakak iparnya itu kini Dhena menjadi terlihat lebih fresh dan bugar kembali. Dengan balutan gamis berwarna navy dan hijab lebar hingga menutupi bagian dada Dhena terlihat lebih anggun di bandingkan hari-hari sebelumnya.


Polesan make up tipis di bagian wajah Dhena menambah menjadi terlihat lebih cerah dan berseri.


Kini mereka bertiga sudah berada di dalam kendaraan roda empat yang dikendarai oleh Kahfi dengan kecepatan sedang melaju ke arah tempat rumah makan yang sudah disepakati sebelumnya dengan Azzam.


Shofia sengaja duduk di bagian kursi belakang untuk bisa terus menemani Dhena. Shofia dan Kahfi sebisa mungkin jangan sampai membuat Dhena merasa sendiri dan dibiarkan bengong, karena itu akan bisa membuat Dhena menjadi agak sulit untuk bisa kembali bangkit dari keterpurukannya.


***


Setelah Dhena melewati masa Iddah, Kahfi dan Shofia mulai mempersiapkan semua keperluan untuk pernikahan adik perempuannya.


Masa iddah biasa juga disebut dengan masa tunggu. Jika seorang perempuan telah diceraikan oleh suami karena meninggal ataupun masih hidup yang akan menikahi laki-laki lain. Dalam masa menunggu ini perempuan yang bersangkutan tidak diperbolehkan untuk menikah kembali setelah berpisah secara hukum ataupun agama dari suaminya.


Setiap perempuan memiliki perbedaan masa iddah sesuai dengan kondisinya masing-masing. Tidak bisa disamaratakan antara wanita satu dan lainnya karena bergantung pada kondisi dan situasinya. Masa iddah wanita ini hukumnya wajib.


Masa iddah untuk perempuan yang tengah hamil adalah sampai ia melahirkan.

__ADS_1


Masa iddah untuk perempuan yang tidak sedang hamil dan ditinggal meninggal oleh suaminya yaitu 4 bulan 10 hari.


Masa iddah untuk perempuan yang masih mengalami siklus haid, masa iddah-nya yakni sebanyak 3 kali siklus haidnya.


Masa iddah untuk perempuan yang masih kecil atau menopause yakni 3 bulan. 


Masa iddah untuk perempuan yang belum pernah berhubungan badan dengan mantan suaminya, nggak memiliki masa iddah.


Masa iddah untuk perempuan yang mengalami masa istihadhah (Keluar darah di luar siklus haid karena suatu penyakit. Ciri darahnya merah segar berbeda dengan darah haid) yaitu 3 kali masa haid.


Masa iddah untuk perempuan yang ditalak tiga yaitu cukup sekali haid.


Masa iddah untuk perempuan yang ditalak satu dan dua yakni sama seperti yang ditinggal meninggal oleh suaminya yaitu 4 bulan 10 hari.


Setiap ketetapan dan aturan pasti ada hikmah dan pelajaran. Masa iddah diwajibkan agar kedepannya tidak terjadi hal yang bisa meragukan. Jika tidak ada masa iddah, perempuan yang baru bercerai dengan suaminya lalu tidak lama dalam hitungan minggu menikah lagi dan satu bulan kemudian memiliki anak, anak yang kelak dilahirkan bisa jadi perselisihan siapa ayah biologisnya.


Selain itu, banyak manfaat dari masa iddah wanita. Yakni memberikan kesempatan bagi suami dan istri yang mau bercerai kalau mereka ingin rujuk kembali. Selain itu, masa iddah ada untuk mengetahui adanya kehamilan atau tidak dan sebagai jalan untuk menghargai hubungan suami istri sebelumnya dengan memberikan masa menunggu sebelum memulai hubungan baru.


Acara akad nikah diadakan di dalam masjid yang kebetulan berjarak hanya beberapa ratus meter dari tempat tinggal Kahfi. Dengan dihadiri beberapa kerabat dekat dan tetangga sekitar komplek perumahan.


Kahfi mulai menjabat erat telapak tangan Azzam seraya berucap, "Saya nikahkan adik kandung saya yang bernama Dhena Khoirunnisa kepada saudara Azzam Mubarok dengan mas kawin seperangkat alat salat dan sejumlah uang dibayar kontan."

__ADS_1


"Saya terima nikah dan kawinnya saudari Dhena Khoirunnisa dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." Dengan satu helaan napas Azzam berhasil mengucapkan ijab kobul di depan penghulu dan semua para saksi yang hadir di acara yang cukup sederhana itu.


Usai acara ijab kobul dilaksanakan. Kemudian Shofiah membimbing Dhena untuk memasuki masjid dan duduk persis di depan Azzam. Laki-laki yang kini sudah sah menjadi pendamping hidup perempuan yang hampir kehilangan jati dirinya itu lalu menyematkan sebuah cincin emas di jari manis Dhena dengan lembut dan hati-hati. Dhena pun mencium punggung tangan pria asing itu dengan takzim dan dibalas dengan kecupan lembut di bagian kening Dhena oleh Azzam.


Semua mata yang ikut menyaksikan acara itu menjadi ikut terharu dan bahagia. Terlebih bagi Kahfi. Laki-laki itu berharap pernikahan yang kini sedang berlangsung adalah awal langkah dari kebahagiaan untuk sang adik perempuannya.


Semenjak Bu Aminah meninggal beberapa tahun yang lalu. Kini hanya Kahfi satu-satunya orang terdekat yang masih ada aliran darah yang sama dengan Dhena. Saudara kandung yang sedari kecil selalu menjadi pelindung untuk adik perempuannya.


***


Sedangkan di tempat terpisah.


Setelah beberapa Minggu Hariz menikahi Sandra. Pria itu memutuskan untuk berhenti dari tempat bekerjanya yang bergaji kecil di bawah satu juta karena hanya seorang guru honorer yang belum pernah mendapatkan bantuan dan uang intensif apa pun dari pihak sekolah.


Bu Mala dan istri barunya itu meminta Hariz untuk mengambil usaha yang sedang dirintis oleh Sandra yang sudah mulai terlihat maju pesat dengan omset yang cukup lumayan besar tiap bulannya. Sandra sendiri cukup fokus hanya menjadi ibu rumah tangga yang tinggal di rumah mengurus kedua anak sambungnya.


Karena penampilan Hariz yang terlihat awet muda dengan bentuk tubuh atletis dan tinggi badan seratus delapan puluh serta raut muka rupawan tidak sulit bagi Sandra untuk bisa langsung jatuh hati kepada laki-laki beranak dua itu. Apalagi Sandra di usianya yang sudah sangat dewasa karena umurnya yang sudah lebih di atas kepala tiga itu masih belum dipertemukan dengan pria yang bisa menerima nya. Hingga wanita itu tak menolak ketika ibunya dan Bu Aida merencanakan perjodohannya dengan Hariz.


Kini mereka tinggal di komplek perumahan elit pilihan Sandra sendiri. Kehidupan Hariz mendadak berubah derastis semenjak ia menikah dengan wanita pilihan sang ibu.


"Ibu ... Lihat, Adek Reza pup di celana, Bu." Fathan mengadu kepada ibu sambungnya yang sedang memasak di dapur. Sandra sengaja tidak mempekerjakan asisten rumah tangga di rumahnya dengan alasan menghemat pengeluaran karena memang hidupnya sejak dulu yang begitu perhitungan. Sehingga di usia matangnya kini ia sudah bisa menjadi orang yang sukses dalam hal materi.

__ADS_1


__ADS_2