
Sore setelah Asar Al mengajak anaknya untuk periksa kandungan.
"Ibu Aini!" panggilan suster membuat Alia bersemangat.
"Bunda, Ayah! Itu di panggil aku pengin lihat dede bayi," ucap Alia antusias.
"Ayo, Sayang. Kita temani bunda masuk," Al menggandeng tangan mungil anaknya mengikuti langkah istrinya.
"Silahkan duduk," dokter wanita paruh baya yang tersemat namanya dokter Risa.
"Terimakasih, Dok."
Mereka hendak mampir ke taman kota sebentar setelah selesai memeriksa kandungan.
"Bagaimana, Kak Alia. Apakah kamu senang mau punya adik?"
"Senang, Bun. Nanti setelah lahir kakak jadi ada temannya," jawab Alia girang. Setelah pulang periksa tadi panggilan buat anaknya mulai di ubah menjadi kakak.
Alia senang dengan hadirnya adek bayi di perut Bunda, dia sering mendengar teman-temannya menceritakan keseruannya bermain dengan adik-adiknya.
__ADS_1
"Bunda, kapan adek keluar dari perut bunda?" tanya Alia.
"Nanti, Sayang. Setelah perut Bunda besar,"
"Bunda, adik bayi keluar dari perut bunda lewat mana?" mendengar pertanyaan putrinya di menatap suaminya.
Al hanya menaikan bahu sebagai tanda tidak tau. Al tidak tau bagaimana menjelaskan dengan bahasa anak-anak. Aini menarik nafas panjang dan berfikir sejenak.
Alia yang cerdas melihat kebingungan orang tuanya dia terbahak. Sontak Al dan Aini turut tertawa.
Al tersenyum membayangkan jalan bayi yang akan dikatakan istrinya. Jalan yang sudah menjadi candu bagi Al Ghazali. Otak mesumnya tidak bisa di hentikan. Otak laki-laki tak bisa jauh dari yang namanya mesum. Dari hasil riset itu merupakan sebuah fakta.
Ujian Kesetiaan banyak terlewati, kala Al terpuruk jatuh sakit itulah ujian terberat Aini.
Aini lebih memilih mendampingi Al untuk bangkit dan menjadi suporter utama dalam keberhasilan suaminya.
Manakala Al bangkit dan sukses begitu banyak wanita yang memuja namun Al Ghazali memilih setia dengan wanita yang selalu membersamai dalam suka maupun duka. Dukungan keluarga juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan rumah tangga keduanya.
Agar kita bisa melewati ujian Kesetiaan satu hal yang harus kita lakukan yaitu pupuk iman dan taqwa kita sehingga apapun ujiannya Allah-lah tempat kita kembali, Allah merindukan kita bersimpuh sujud di sepertiga malam. Dan ingat, peran syaiton selalu menginginkan sebuah rumah tangga hancur.
__ADS_1
Perceraian dan Pertengkaran Suami Istri adalah Tipu Daya Iblis. Lihat kutipan berikut:
Saat sebelum adanya ikatan akad. Dia akan memancing-mancing baik laki-laki atau perempuan untuk berduaan, berdekatan dan berbuat maksiat.
Namun setelah adanya ikatan pernikahan, keadaan justru sebaliknya, setan Dasim ini akan membisikkan ke hati dan menggoda manusia agar terjadi perselisihan dalam rumah tangga. "Ada saja alasan-alasan kecil yang dapat memancing perdebatan seakan hal tersebut merupakan perkara yang besar, ia akan membisikan kecurigaan, menyulut emosi, dan tujuan akhirnya adalah membuat pasangan bercerai.
Dasim ini adalah jenis setan yang memang merupakan spesialis yang cerdik dan hebat. Mereka berupaya untuk mempergunakan berbagai macam cara untuk bisa mengganggu rumah tangga manusia. Dan prestasi terbesarnya, bila rumah tangga seorang muslim ini hancur yang berujung dengan perceraian.
"Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, ‘Aku telah melakukan begini dan begitu’. Iblis berkata, ‘Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatupun. Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, ‘Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, ‘Sungguh hebat (setan) seperti engkau.” (HR Muslim)
Al Ghazali dan Aini hanya sekelumit contoh kehidupan rumah tangga yang melewati berbagai macam rintangan Ujian Kesetiaan. Kita juga punya bagian dengan ujian masing-masing, mudah-mudahan apapun itu kita bisa mewujudkan keluarga bahagia dunia dan Akhirat.
Ada ikatan yang sangat kuat antara suami dan istri, yaitu ketika mereka berdua memiliki kesamaan visi dan motivasi dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Visi surga adalah ikatan yang amat sangat fundamental, yang membuat suami istri selalu berkolaborasi secara positif untuk mewujudkannya.
Motivasi ibadah, ikhlas karena Allah, membuat suami istri selalu berada dalam koridor kebaikan dan ketaatan di sepanjang kehidupan berumah tangga. Karena menikah adalah ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia. Maka ikat kuat-kuat pasangan anda, dengan ikatan visi dan motivasi. Insyaallah anda akan selalu bersama pasangan tercinta hingga ke surga ... aamiin.
...****************...
...T A M A T...
__ADS_1