
Hati seorang perempuan mana yang tak sakit saat mengetahui kenyataan pahit suaminya bermain dibelakang. Rasanya menampar batinnya, perempuan mana yang rela di madu. Tidak ada satupun perempuan yang mau di madu.
Alia yang mendengar cerita mantan cucu menantunya membuat wanita paruh baya itu tersentuh.
"Hiks, mama merasa kasian nasib Serra begitu malang. Mama sebagai oma Arka ngerasa bersalah banget, jika akhirnya pernikahan mereka berakhir begini. Seandainya kemarin kita tak menyetujui pernikahan dini ini, mungkin keadaannya tak semenyakitkan seperti ini." Tangis Alia pecah dalam pelukan Reno suaminya.
"Sudahlah ma, menyesalinya semuanya juga udah terlambat. Karena ini sudah kehendak yang diatas, kita tidak bisa mengatur takdirnya. Yang perlu kita lakukannya sekarang hanya bisa menerima semua kejadian ini dan mendoakan kebahagian untuk Serra," ucap Reno lembut mengusap punggung istrinya.
"Betul mah, yang dikatakan papa. Kalau aku melamar Serra menjadi istri ku apa mama dan papa merestuinya?" Spontan Alrez bertanya.
Kali ini kedua sama-sama menatap putra mereka yang mengutarakan keinginannya.
"Hem, papa tidak menduga kalau kau sejujur ini Rez. Mengapa harus Serra yang kau pilih menjadi pendamping mu? Padahal banyak perempuan lain yang mengantri diluaran sana untuk menjadi istrimu Rez. Mengapa tidak mereka saja Rez?" cecar Reno menatap tajam dan serius pada putranya.
"Maksud papa apa, apa ini karena Serra hanyalah gadis miskin yang tak punya apa-apa, jadi itulah yang ngebuat papa tak menyetujui dan mempertanyakan tentang mengapa harus Serra yang aku lamar," ketus Alrez membalas tatapan papanya tak kalah tajam.
__ADS_1
"Bukan maksud papa begitu Rez, sedikitpun papa tak mempersalahkan derajat orang-orang. Papa mengerti roda kehidupan itu berputar nak, tak selamanya orang kaya berada di atas, dan tak selamanya juga orang miskin berada dibawah. Papa sangat memahami istilah itu, hanya saja kamu tahukan Serra mantan istri keponakanmu, apa iya setelah cerai dari Arka hanya beberapa bulan pernikahan mereka, lalu kau ingin melamar dan menikahinya. Apalagi sekarang Arka baru saja menikah dengan perempuan yang mengandung anaknya yaitu sahabat baik mantan istrinya. Gimana tanggapan orang-orang nantinya ketika mengetahuinya? Papa cuma tidak ingin gadis malang itu menderita lagi nantinya."
"Mama juga engga setuju Rez. Kamu taukan Serra itu mantan istrinya keponakan mu, gak lucu Rez. Masa setelah cerai dari Arka, Serra menikah dengan mu. Apa kata-kata orang-orang diluar sana, kamu mau Serra dikatain gadis enggak baik, baru saja cerai sudah mau nikah lagi sama uncle dari mantan suaminya lagi," imbuh Alia.
"Mama papa gak lupakan, kalau pernikahan Arka dan Serra tidak jadi di umumkan ke publik. Disaat kita mau berangkat ke tempat konferensi pers, Syahreza datang ke mansion mengacaukannya." Alrez kembali mengingatkan kedua orang tuanya dengan kejadian tempo hari.
"Ya papa mengingatkannya nak, tapi apa Serra mau dengan mu? perbedaam usia kalian amat jauh nak," sahut Reno.
"Pah cinta tidak memandang usia, derajat, dan fisik, maupun kelebihan dan kekurangannya. Karena tidak ada alasan untuk jatuh cinta, aku akan menyakinkan Serra dan membuatnya juga mencintaiku," tutur Alrez berpegang teguh dalam pendiriannya, dirinya telah bertekad untuk menjadikan gadis yang dicintai sebagai istrinya. Walaupun harus melawan restu dari kedua orang tuanya.
Reno dan Alia saling bertatap, bicara lewat tatapan mata.
Perkataan Alrez soal cinta memang benar, cinta tidak butuh alasan untuk pengungkapan. Karena yang diutamakan adalah pembuktian, bukan sekedar omong kosong semata.
Alrez berpindah duduk di samping Alia, dan memeluk hangat dan erat mamanya. Memberikan ciuman ke pipi mamanya yang jarang dilakukannya. Alrez bukan pria yang hangat, sifatnya lebih cenderung banyak diam dan bicara seperlunya. Bahkan pekerjanya menjuluki Alrez kulkas berjalan.
__ADS_1
Kini Alrez beralih pada sang papa, menatap papanya penuh pertanyaan. Sedari tadi papa belum mengatakan menyetujuinya atau tidak.
"Tak usah menatap papa kayak gitu Rez. Mama mu sudah menjawab semuanya, otomatis papa juga akan menyetujuinya. Pesan papa, cepat dapatkan hati Serra dan lamar dia. Papa ingin kamu segera menikah!"
Alrez menerbitkan senyuman lebarnya, Alrez seperti merasakan kupu-kupu berterbangan di dalam perutnya. Sekarang tidak akan ada lagi halangan untuk ia mendekati pujaan hatinya.
...****************...
Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!
Follow ig aku yuk guys : @dianti2609
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
__ADS_1
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓