
Jam 08.00, gadis yang masih betah tertidur di atas ranjang apartemen pria, mengerjap-ngerjapkan matanya. Perlahan mata gadis itu terbuka, ia bangun dan menguap, sampai suatu benda jatuh dari dahinya.
“Handuk? Kok bisa ada handuk di dahiku. Apa semalam aku demam,” gumannya..
Serra mencoba mengingat tentang semalam, apakah aku sakit semalam? Sampai ada handuk di dahi ku. Serra mengingat semalam dirinya di gendong oleh uncle Arlez, sampai uncle Arlez turun ke lantai bawah pun dia ikut, karena tak mau ditinggal sendirian dalam kamar. Serra sangat malu mengingat apa yang dilakukan semalam, bersikap manja pada uncle Arlez.
“Aarrhh, mengapa aku harus bersikap seperti itu. Apa sebenarnya yang terjadi dengan ku sampai aku begitu manja. Mungkinkah semalam aku mengigau tentang ayah,” ucapnya berbicara sendiri.
Memang benar Serra akan berubah menjadi manja dan tidak mau sama sekali ditinggalkan sendirian, jika sedang mengigau almarhum ayahnya yang telah meninggal sewaktu dirinya lulus dari SD.
“Allahu Akbar!” Seru Serra ketika melihat jam yang menunjukkan pukul delapan.
“Aku harus cepat pulang, sebelum Arka pulang,” ucapnya, Serra turun dari ranjang masuk ke dalam kamar mandi membersihkan diri.
Keluar dari dalam kamar mandi, Serra malah kebingungan. Karena dia tak punya baju untuk dipakai.
“Bagaimana ini? Masa aku pakai baju uncle yang kebesaran itu. Engga, engga bisa, mana dalaman ku sudah basah dan kotor mana mungkin aku memakainya kembali,” gerutunya berjalan mondar mandir. Sampai matanya melihat sesuatu di atas ranjang, Serre mendekat dan melihat jelas apa yang ada di atas ranjang adalah sebuah pakaian lengkap dengan dalaman.
Matanya seketika melotot. “Siapa yang membelikan, dan WHAT THE HELL!!!” Kaget Serra berteriak nyaring dan menekan kata diakhir kalimat.
__ADS_1
“Kenapa bisa tahu ukuran ku, dasar pria mesum,” sungut Serra.
Tak ingin lebih lama lagi berada di apartemen milik pria mesum. Serra memakai pakaian yang tadi dipegangnya dan bersiap untuk turun ke bawah. Serra berjalan ke arah meja makan untuk meminum air putih, tetapi di atas meja makan ada bubur, di bawah bubur terselip sebuah note kecil. Serra mengambil note tersebut dan membacanya.
Makanlah bubur itu untuk mengisi perut mu. Saya tak bisa mengantar mu pulang. Tetapi ada bodyguard saya di luar pintu apartemen, merekalah yang akan mengantar mu pulang, setelah kau selesai sarapan.
Arlez...
Pantaslah apartemen terasa sepi, ternyata sang tuan pemilik sudah pergi ke kantor. Serra menjadi senang dan lega setelah membaca isi notenya. Karena dia tak perlu memikirkan harus bersikap seperti apa jika bertemu dengan pria itu. Pastinya dia akan canggung jika berdekatan dengan pria itu.
Serra memilih duduk dan menikmati sarapan bubur yang sudah dingin. Gadis itu tetap memakan sarapannya, menurut mubazir membuang-buang makanan hanya karena makanan itu telah dingin. Dia selalu mengingat kata ibunya, tentang orang diluaran sana yang bersusah payah mencari sesuap nasi. Bersyukurlah mereka masih diberikan rezeki agar bisa membeli makanan yang diinginkan.
Lalu kakin ya melangkah menuju pintu apartemen. Tangan membuka pintu tersebut dan benar saja di depan pintu sudah ada dua bodyguard yang berjaga dan akan mengantarkannya pulang seperti yang diberitahu oleh uncle Arlez di note tadi.
“Selamat pagi nona! Kami ditugaskan oleh tuan Arlez mengantarkan nona pulang ke mansion,” ujar Iqbal berkata sopan.
Serra mengangguk, “Tetapi saya bisa pulang sendiri kok,” jawabnya.
“Maaf nona, tuan Arlez tidak mengizinkan anda pulang sendirian. Mohon nona untuk tidak menolaknya, karna jika nona menolak kami untuk mengantar pulang. Kami akan di pecat dari kerjaan ini, sedangkan saya sangat membutuhkan pekerjaan ini untuk menghidupi keluarga saya,” jelas Iqbal yang malah seperti curhat pada Serra.
__ADS_1
“Em, ya saya mau diantar kalian..” Serra akhirnya mau diantarkan oleh kedua bodyguard uncle Arlez. Mana tega gadis itu membiarkan orang lain di pecat hanya gara-gara dia.
“Mari nona..” Cakra mempersilahkan Serra berjalan di depan dan mereka mengikuti dari belakang.
Sedangkan dibelakang Iqbal dan Cakra bertos ria. Karena berhasil membujuk Serra.
🌷
🌷
🌷
🌷
Bersambung. . .
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaitu vote, like, comennt dan gifts agar author semakin semangat updatenya.
Yuk follow ig author : @dianti2609
__ADS_1
Terimakasih ❤