
Setelah selesai acara makan malam Arka memilih pulang lebih cepat. Apalagi Arka datang dengan membawa mobil sendiri lebih memudahkan. Arka mengkhawatirkan Serra yang berada di mansion bersama Ibu mertuanya.
Tiba-tiba di tengah perjalanan Arka melihat sebuah mobil sedang mogok, tapi bukan mobil itu yang menjadi fokusnya melainkan seorang gadis yang bersandar di pintu mobil sambil memainkan handphonenya. Arka memberhentikan mobilnya dan lekas keluar menghampiri gadis tersebut.
"Rachel, mobil lo mogok ya?" tanya Arka membuat Rachel yang asik memainkan handphone terhenti dan menatap orang yang berada dihadapannya dengan tatapan terkejut.
"Arka, kok lo bisa disini?" Bukannya menjawab Rachel malah balik bertanya.
"Tadi gua abis ada acara makan malam bareng keluarga. Gue pamit pulang cepat, gue ngeliat ada mobil mogok, tadinya sih gue gak perduli. Ehh pas ngenalin pemilik mobilnya makanya gue berhenti," jelas Arka.
"Iya nih, gue mau cepat pulang tapi takut naik taksi online," kata Rachel.
"Yaudah ikut mobil gue, biar gue anterin pulang," ujar Arka.
"Emang ngga ngerepotin nih," ucap Rachel memastikan.
"Sama sekali engga, udah buruan gue anterin. Tapi ngomong dulu sama sopir lo."
Rachel segera bicara dengan sopirnya yang tengah melihat-lihat montir memperbaiki mobil.
"Mang," panggil Rachel.
__ADS_1
"Iya kenapa non," sahut mamang menghampiri majikannya.
"Mang, aku mau pulang duluan ya, dianter teman. Nih kenalin teman aku Arka," ujar Rachel memperkenalkan Arka kepada sopirnya.
Arka hanya tersenyum sopan membalas uluran tangan sopir temannya. Mamang, sopirnya Rachel meneliti wajah Arka, Mamang hanya takut jika teman nonanya ini hanya modus saja mau mengantarkan dan berakhir berbuat jahat. Karena setahu Mamang, nonanya tidak pernah membawa atau memperkenalkan teman cowo pada kedua orang tuanya. Wajar saja Mamang sebagai sopir dan pengawal dadakan harus waspada menjaga nonanya, anak kesayangan majikannya. Gimana tidak sayangi Rachel adalah anak tunggal.
"Bapak tidak perlu takut, Rachel aman bersama saya. Percaya saya bukan orang jahat seperti yang sedang bapak pikirkan. Saya akan mengantar Rachel dengan selamat sampai rumah," ucap Arka mengetahui arti tatapan sopir temannya dari raut wajahnya.
Arka merogoh kantong mengambil dompet, menyerahkan kartu namanya. "Bapak pegang aja itu, kalau masih belum mempercayai saya."
"Mamang, Arka betulan orang baik. Kemarin pas Mamang mau jemput aku tapi gak jadi karna keburu aku udah ada dirumah, itu yang nganterin aku pulang Arka," ujar Rachel.
"Ini den, Mamang kembalikana aja. Maaf ya den bukan maksud Mamang gak percaya, hanya saja Mamang harus waspada dengan orang orang sekitar non Rachel."
"Tidak papa pak," ucap Arkan santai menepuk pelan lengan sopir yang berhadapan dengannya.
"Jadi Mamang percayakan sekarang?" Mamang mengangguk.
"Iya non, Mamang percaya. Terimakasih ya den sudah mau mengantarkan nona saya pulang," ucap Mamang.
"Iya pak sama-sama," balas Arka.
__ADS_1
Lalu Rachel masuk ke dalam mobil Arka untuk kedua kalinya. Sedari tadi wajah Rachel memancarkan kebahagian, begitu senang bisa berduaan lagi dengan orang yang dicintainya.
Kedua orang yang berada dalam mobil tak menyadari jika seseorang tengah memotret, mengambil gambar mereka dari jauh. Orang itu tersenyum di dalam mobil Fortuner yang dikendarainya.
"Suami yang kamu banggakan dan kamu cintai sedang berduaan bersama seorang gadis."
Tanpa membuang banyak waktu, foto yang di dapatkan langsung di kirimkan pada Serra melalui chat.
"Aku tak sabar menunggu reaksi dan tanggapan mu mengenai suami tercinta mu. Gadis cantikku." Menyimpan handphone di dashboard mobil dan segera menjalankan mobilnya.
...****************...
Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!
Follow ig aku yuk guys : @dianti2609
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
__ADS_1
Terimakasih💓