YOU'RE MINE, SERRA

YOU'RE MINE, SERRA
Bagian 77.


__ADS_3

Isakan kecik seorang gadis yang barusan bangun dari tidurnya begitu menyayat hati. Terdengar memecah keheningan di pagi hari yang sunyi karena hujan lebat mengguyur kota bandung, hujan yang tak kunjung reda.


Serra tak henti menangis mendapati dirinya tidak memakai pakaian lengkap. Belum lagi terdapat merah-merah dibagian area tertentu. Ingin sekali Serra melampiaskan rasa sakit yang dia rasakan dengan memukuli pria bejat yang telah berani menyentuhnya. Namun dia tak tahu dimana pria mesum itu berada.


Pintu kamar hotel terbuka, muncul Alrez yang masuk dengan santai. Pria itu tak menyadari raut wajah gadisnya mengetat. Menampilkan ekspresi yang tidak bersahabat.


"Serra kenapa belum mandi?" tanya Alrez tanpa melirik ke arah Serra dan malah mengelap keringatnya.


Alrez baru selasai nge gym di bawah. Melihat Serra yang masih tidur dengan nyenyaknya, jadi ia memilih untuk berolahraga sebentar, sebelum nanti mereka balik ke Jakarta.


"Ser-ra-"


"Uncle jahat!" Serra memukuli badan Alrez sekuat tenaga.


Buk!

__ADS_1


Buuk!


Buuukkk!


"Serra stop! Dengarkan penjelasan saya dulu," ujar Alrez memegang bahu Serra.


"Engga uncle jahat, ini semua rencana uncle kan. Uncle mengajak Arka bermain PS, lalu dengan embel-embel hadiah, sampai aku yang menjadi bahan taruhannya. Uncle memenangkan pertandingan, membawaku ke resepsi pernikahan menjauhkan ku dari Arka agar uncle bebas menyentuhkuh."


"IYAKAN! JAWAN UNCLE?"


"Ra dengerin saya! Kamu tenanglah dulu, saya bisa menjelaskan kejadian tadi malah, yang pasti kamu masih aman. Saya berani sumpah tidak mengambil mahkota mu," tukas Alrez.


"Uncle bohong kan? Kalau begitu kenapa badan aku merah-merah," tandas Serra, tatapan gadis itu berubah dingin.


"Kamu ingatkan tadi malam saat di acara resepsi kamu saya tinggal sendirian duduk di meja. Semantara saya mengobrol dengan rekan bisnis yang kebetulan ada di acara itu. Beberapa menit saya mengobrol, saya mendengar suara kamu memanggil nama saya, saat itu kamu jalan sempoyongan, ketika saya lihat ada seorang lelaki ingin membantu, saya langsung secepat mungkin membantu agar lelaki tersebut tidak menyentuh mu. Kamu mengeluh kepala mu pusing dan perut mu mual, saya khawatir jadi memutuskan untuk pulang. Sampai di apartemen kamu mengeluh kepanasan, meminta izin membuka pakaian mu. Saat saya menelpon seseorang kamu masuk ke dalam kamar mandi dan berdiri di bawah pancuran shower. Kamu tetap merasa panas, jadi menggendong mu keliar dari dalam kamar mandi dan membaringkan di ranjang. Kita berciuman mesra, ketika hampir sampai ke tahap akhir, saya meminta izin, sayangnya kamu sudah terlelap. Inti dari penjelasan ini, saya benar-benar tidak ada mengambil harta berharga yang kamu miliki tanpa seizin kamu."

__ADS_1


"Sampai sini, kamu mengingat kejadian semalam? Dan siapa orang yang sudah memberikan mu minuman?" cecar Alrez bertanya.


Serra mencoba mengingatnya, "Ya aku mengingat uncle, semalam aku asik menikmati makanan dan minuman ku sudah habis duluan. Saat aku mau mengambil minuman, tiba-tiba ada orang menyodorkan minuman ke aku. Aku tak melihat wajahnya, karena aku hanya mengucapan terimakasih dan orang lalu pergi. Rasa minumannya sungguh pahit di tenggorokan ku, kepala ku terasa kliyengan. Setelahnya aku tidak ingat apa-apa."


...****************...


Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!


Follow ig aku yuk guys : @dianti2609


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.

__ADS_1


Terimakasih💓


__ADS_2