Berbagi Cinta : Cinta Sesungguhnya

Berbagi Cinta : Cinta Sesungguhnya
Alasan Meninggalkanmu


__ADS_3

“Lalu ke mana suamimu? Kenapa Alea menyebut aku sebagai ayahnya? Bahkan kau memberikan nama belakangku padanya.”


Stella mulai menceritakan semuanya pada Dave. Mulai dari dia berpisah dengan Dave, ditahan oleh keluarganya dan dipaksa menikah hingga dia berusaha kabur dari Canada.


Sebelum kabur Stella sempat menolak perjodohan itu. Dia mengatakan kalau dia sudah mencintai pria lain, yang tidak lain adalah Dave. Ketika Daniel dan keluarganya tahu Stella kabur. Mereka sempat marah dan ingin membatalkan pernikahan Daniel dan Stella.


Mereka merasa dipermalukan. Dengan bujuk rayu dari keluarga Stella akhirnya pernikahan mereka tetap dilaksanakan. Sebelum hari pernikahan, mereka bersikap baik pada Stella, termasuk Daniel.


Daniel yang memang menaruh hati pada Stella mencoba untuk menerima Stella untuk menjadi istrinya walaupun dia tahu kalau Stella tidak mencintainya, tapi setelah menikah sikap mereka langsung berubah 180 derajat.


Ternyata mereka menyimpan dendam pada Stella. Terlebih Daniel merasa sangat marah dan kecewa pada Stella karena beberapa hari setelah menikah Stella dia mau disentuh oleh Daniel. Stella bahkan mengancam akan melukai dirinya, jika Daniel berusaha untuk menyentuhnya.


Awalnya Daniel berusaha memaklumi sikap Stella, tapi lama kelamaan Daniel tidak tahan dan berubah menjadi pemarah dan acuh terhadap Stella. Bahkan sikap keluarga Daniel pada Stella makin hari makin buruk padanya.


Dia sering kali dihina dan direndahkan. Dia seperti tidak dianggap sebagai menantu pada keluarga itu. Daniel pun begitu, dia seolah menutup mata ketika keluarganya bersikap kasar pada Stella.


Singkat cerita akhirnya Stella hamil. Daniel mulai berubah berubah menjadi sosok penyayang. Sikapnya menjadi baik dan selalu melindungi Stella ketika ada keluarganya yang mengganggu Stella.


Daniel dan Stella akhirnya memilih untuk tinggal terpisah karena tidak tahan dengan perlakuan keluarga Daniel yang selalu memojokkan Stella. Mereka sempat bertengkar hebat dengan keluarga Daniel sebelum mereka pindah karena keluarganya Daniel tidak setuju anak mereka keluar dari rumah.


Beberapa hari setelah Stella melahirkan, Daniel meninggal dalam sebuah kecelakaan. Setelah kepergian Daniel, Stella diusir oleh keluarga Daniel dari rumah yang tempatinya dengan suaminya.


Mereka bahkan tidak mau mengakui cucu mereka sendiri. Mereka melarang Stella untuk memberikan nama belakang keluarga mereka dan memasukkan nama Daniel sebagai ayah kandungnya.


Stella terpaksa memakai nama keluarga Dave dan memasukkan nama Dave sebagai ayah dari Alea. Setelah diusir oleh keluarga Daniel. Dia bertekad untuk mengubur semua kenangan pahit yang ada di Canada.


Stella memutuskan untuk pindah ke Swiss untuk memulai hidup barunya. Dia juga tidak mau kembali pada keluarganya lagi. Untung saja Daniel meninggalkan beberapa properti atas namanya dan meninggalkan simpanan uang yang cukup banyak pada rekening Stella.


Stella belum mengatakan pada anaknya kalau ayah Alea sudah meninggal. Dia tidak sanggup mengatakan pada anaknya. Setiap kali anaknya bertanya, Stella hanya mengatakan kalau ayahnya berada di tempat yang jauh.


Hingga suatu hari, Alea tidak sengaja menemukan foto Dave di sebuah laci kamar Stella. Hari itu Stella lupa mengunci laci tersebut, sehingga Alea bisa menemukan foto Dave dalam laci tersebut. Dengan wajah senang Alea bertanya pada Stella apakah pria dalam foto itu adalah ayahnya.

__ADS_1


Alea menunjukkan foto Dave dengan wajah bahagia dan mata berbinar. Alea mengira kalau orang dalam foto itu adalah ayahnya. Stella yang melihat sorot mata bahagia anaknya tidak sanggup memberitahukan yang sebenarnya.


Dia bisa menghancurkan hati Alea kala itu, hingga akhirnya Stella berbohong pada anaknya, dan mengatakan kalau kau Dave adalah ayahnya. Setelah kejadian itu, setiap hari Alea menanyakan Dave. Dia selalu meminta diceritakan tentang sosok Dave.


Tiba saat Alea tiba-tiba sakit dan terus memanggil-manggil nama Dave. Beberapa hari kondisinya memburuk. Stella akhirnya berjanji akan mempertemukannya pada Dave. Setelah sembuh Stella akhinya memutuskan untuk pergi ke Indonesia.


Sebelum ke Indonesia, ternyata dia mendapatkan kabar dari teman Daniel yang sudah membantunya untuk pergi ke Swiss. Menurut info yang dia dapat, keluarga Daniel sedang mencari keberadaannya. Mereka berniat mengambil cucu mereka dari Stella.


Adik Daniel yang mereka harapkan akan memberikan keturunan ternyata divonis mandul. Itulah alasan mengapa keluarga Daniel berusaha mengambil Alea dari tangan Stella karena mereka tidak bisa memiliki cucu lagi, selain Alea karena mereka memang hanya memiliki 2 anak laki-laki yaitu Daniel dan Ryan.


Setelah mendengar berita itu, Stella menjadi semakin yakin untuk kembali ke Indonesia. Dia takut kalau keluarga Daniel, akan menemukannya keberadaannya di Swiss. Apalagi dia tidak memiliki orang yang bisa melindungi mereka di sana.


Akhirnya dia dia memutuskan pulang ke Indonesia untuk meminta bantuan Dave, karena hanya Dave yang bisa melindunginya dari keluarga Daniel. Tidak akan ada yang berani mengusiknya dan Alea jika berada dalam perlindungan Dave.


Stella berniat langsung menemui Dave sesampainya di Indonesia. Dia yakin kalau Dave pasti akan membantunya, jika dia menceritakan yang sebenarnya. Dia juga ingin memperbaiki hubungannya dengan Dave yang sudah rusak dan menjelaskan alasannya pergi meninggalkan Dave tanpa kabar.


Stella juga tahu kalau Dave sempat mencarinya beberapa kali dulu. Dia tahu dari ayahnya, kalau Dave berusaha mencari tahu di mana keberadaannya. Stella berharap kalau Dave masih mencintainya.


Stella akhirnya menyewa orang untuk mencari tentang kehidupan Dave. Hingga Stella mengetahui fakta lain yaitu Dave ternyata memiliki istri lain yang bernama Jeslyn yang keberadaannya tidak diketahui oleh orang lain.


Stella juga mencari tahu tentang Jeslyn. Setelah tahu semuanya, akhirnya Stella memutuskan untuk tinggal di apartemen yang sama dengan Jeslyn. Stella tidak berani menemui Dave karena dia tidak mau membuat masalah semakin rumit nantinya.


Akhirnya dia tidak pernah menemui Dave, seperti niat awalnya. Dia hanya berani melihat Dave dari kejauhan. Sampai dia mendengar berita mengenai kecelakaan Dave.


Karena khawatir dengan kondisi Dave, Stella akhirnya memberanikan diri menjenguk Dave ketika tidak seorang pun yang menunggu Dave dalam ruangannya. Dan saat itu juga dia tidak sengaja bertemu dengan Jeslyn dan sempat berbicara dengannya sebentar.


“Maafkan aku, Dave. Seharusnya aku tidak berbohong padamu,” ucap Stella penuh sesal. Dia merasa sangat bersalah pada Dave dan anaknya karena sudah berbohong.


“Stella, yang kau lakukan ini tidak benar. Aku tidak masalah kau menggunakan namaku pada anakmu, ataupun mencantumkan namaku sebagai ayah kandungnya dan menganggapku sebagai ayahnya, tetapi kau akan melukai Alea dengan cara tidak mengatakan yang sebenarnya. Bagaimanapun dia harus tahu siapa ayah kandungnya."


“Aku tahu Dave, tetapi aku tidak punya pilihan lain saat itu. Hanya kau yang terpikirkan olehku. Maafkan aku, Dave. Aku akan mengatakan kalau kau bukan ayah kandungnya.” Air mata yang semula menggenang di pelupuk matanya, kini air mata itu sudah mengalir di pipinya.

__ADS_1


Dave berusaha menenangkan Stella yang terlihat sangat menyesal dengan perbuatannya. “Sudah aku bilang aku tidak keberatan jika dia menganggapku sebagai ayahnya, Stella. Hanya saja kau akan menyakitinya, jika kau terus menyembunyikan kebenaran dari Alea.”


“Iyaa, aku tahu aku salah, Dave. Maafkan aku,” ucap Stella yang sudah mulai terisak sambil menunduk.


“Baiklah, untuk saat ini biarkan saja begitu. Kau harus memberitahukannya pelan-pelan nanti. Untuk saat ini, biarkan dia berpikir kalau aku adalah ayahnya,.”


Stella langsung mengangkat kepalanya lalu mengusap air matanya. “Benarkah kau tidak keberatan?”


Dave mengangguk pelan. "Iyaa tentu saja. Dia adalah anakmu. Kita bukanlah orang asing. Lagi pula, dia anak yang manis. Aku menyukainya. Dia mirip sekali denganmu," ucap Dave sambil tersenyum.


"Lalu bagaimana dengan istrimu? Aku takut dia akan marah."


"Aku akan bicara dengannya. Lagi pula, aku tidak menghianatinya. Karena pada dasar Alea bukanlah anak kandungku."


"Terima kasih, Dave. Maaf karena sudah melibatkanmu dalam permasalahanku.”


"Semuanya sudah terlanjur Stella. Kau harus memberikan pengertian padanya dengan hati-hati. Jangan sampai kau menyakitinya dan melukai perasaan, walaupun itu mustahil. Aku yakin pasti dia akan terluka dan kecewa nantinya."


"Aku akan menyuruh Zayn untuk mengurus semuanya. Kau tidak perlu khawatir, keluarga Daniel tidak akan berani menyentuh kalian. Mereka akan berpikir seribu kali untuk mengambil Alea darimu. Tetaplah di sisiku. Aku akan melindungimu dan Alea dari keluarga Daniel. Aku akan menempatkan beberapa pengawal untuk berjaga di sekitar apartemenmu. "


Mata Stella kembali berkaca-kaca. "Terima kasih, Dave. Terima kasih karena sudah mau melindungi kami. Padahal, aku sudah menyakitimu," ucap Stella dengan wajah penuh sesal.


"Stella, walaupun kita sudah berpisah. Kita masih bisa berteman. Aku akan melakukan yang terbaik untukmu dan Alea. Bagaimanapun kau pernah menjadi bagian dari kisah hidupku. Kau pernah menjadi wanita yang paling aku cintai. Walaupun itu tidak bertahan sampai saat ini. Aku hanya ingin menjalin hubungan baik denganmu."


"Dave, kenapa kau baik sekali padaku. Seharusnya kau membenciku karena sudah meninggalkanmu begitu saja," ucap Stella dengan wajah sedih.


"Aku tidak bisa membencimu Stella. Lagi pula, alasanmu pergi juga bukan karena menghianatiku. Aku lega mendengar alasanmu. Setidaknya kau tidak meninggalkan kenangan buruk padaku."


Padahal, aku masih berharap bisa bersama denganmu, Dave. Aku masih mencintaimu. Apa aku sudah tidak memiliki kesempatan lagi? Apa sungguh kau sudah tidak mencintaiku lagi?


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2