Berbagi Cinta : Cinta Sesungguhnya

Berbagi Cinta : Cinta Sesungguhnya
Perselingkuhan Felicia


__ADS_3

Pagi harinya sebelum Dave menemui Jeslyn, dia menjenguk ibunya dulu. Semalam dia menghubungi ayahnya kalau ibunya di rawat karena penyakit jantungnya kambuh. Dave juga sudah bertemu dengan ayahnya untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


Ayahnya sempat marah, saat tahu kalau istrinya sempat menampar Jeslyn. Awalnya ayahnya berniat untuk memarahi istrinya tetapi dicegah oleh Dave. Dia tidak mau kalau sakit jantung ibunya kambuh lagi. Ayahnya berkali-kali meminta maaf pada Jeslyn ketika dia menjenguk menantunya.


Dia merasa kalau sikap istrinya sudah sangat keterlaluan. Apalagi saat ayahnya tahu kalau kejadian yang menimpa Jeslyn adalah ulah dari menantu kesayangan istrinya. Dia menyesali perbuatan istrinya yang justru membela Felicia. Dia merasa sudah gagal mendidik istrinya.


Dave mendekati tempat tidur ibunya. “Bagaimana keadaan Mama?” tanya Dave ketika melihat ibunya sedang duduk sambil termenung.


“Mama baik-baik saja,” ucap ibu Dave dengan suara rendah. Dia tidak berani menatap wajah anaknya.


“Aku ke sini hanya ingin memberitahukan tentang kebenarannya.”


Dave berhenti sejenak. Dia sedang memikirkan kata apa yang akan dia gunakan kepada ibunya agar ibunya bisa menerima kebenarannya.


“Felicia sudah berselingkuh dari awal pernikahanku dengannya. Dia berselingkuh dengan temanku sendiri Ma. Aku tidak pernah sekalipun menyentuhnya. Itu adalah anak Bian. Aku akan memperlihatkan hasil tes DNA yang menyatakan kalau itu bukan anakku. Aku juga akan memberikan mama bukti-bukti perselingkuhannya. Mungkin mama belum tahu, kalau aku sudah melaporkan Felicia ke polisi karena dia sudah mendorong Jeslyn dari tangga sehingga menyebabkan Jeslyn keguguran. Aku juga mempunyai bukti CCTV yang memperlihatkan kalau Felicia memulai pertengkaran sampai akhirnya dia mendorong Jeslyn dari tangga,” ucap Dave sambil menatap wajah ibunya yang sedari tadi hanya diam.


“Malam sebelum aku kecelakaan, aku sempat memergoki mereka berada di vilaku, Ma. Orang yang berniat membunuhku adalah orang suruhan Bian, kekasih Felicia. Mereka berpikir aku tidak tahu kalau anak dalam kadnunga Felicia bukanlah anakku, jadi Felicia dan Bian berniat menjadikan anak mereka sebagai pewaris keluarga kita Ma. Itulah menjadi salah satu motif mereka ingin membunuhku dan melenyapkan bayi dalam kandungan Jeslyn. Tujuannya cuma satu mengeruk habis hartaku.”


Flashback malam saat terjadi kecelakaan Dave..


“Mereka baru saja masuk ke vila itu, Tuan.” Terdengar suara Zayn dari telpon genggam Dave.


“Baiklah, aku akan ke segera ke sana. Aku sedang membelikan makanan untuk istriku. Pastikan mereka tidak pergi ke mana-mana. Awasi terus mereka,” ucap Dave pelan.


“Baik, Tuan.” Dave mengakhiri sambungan telponnya.

__ADS_1


Dave kembali ke apartemennya dengan membawa makanan untuk istrinya. Dia berniat untuk meminta ijin pada Jeslyn untuk menginap di mansion orang tuanya. Dave terpaksa berbohong pada Istrinya karena tidak ingin menambah beban pikiran Jeslyn. Dave tidak mau mengatakan yang sebenarnya sebelum semuanya jelas.


Setelah menemani Jeslyn makan. Dave langsung berpamitan pada Jeslyn. Dave merasa berat meninggalkan Jeslyn ketika melihat wajah sedih istrinya. Jeslyn sempat memintanya untuk tidak pergi, tetapi Dave tidak bisa menunda kepergiannya.


Dave akhirnya melajukan mobilnya menuju vila yang ada di puncak. Baru saja dia mendapatkan laporan dari Zayn kalau Felicia sedang berada di vilanya bersama dengan Bian, kekasih gelap Felicia sekaligus teman satu kampus mereka dulu.


Sudah 2 bulan lamanya Dave memata-matai Felicia. Dia memang curiga Felicia berselingkuh ketika dia tidak sengaja menemukan pengaman di laci nakas yang ada di kamar Felicia. Terlihat segelnya sudah terbuka dan sebagian isinya sudah terpakai.


Kecurigaannya bertambah ketika Felicia mengaku kalau dirinya sedang hamil anaknya, padahal selama ini Dave tidak pernah menyentuh Felicia sama sekali.


Malam itu juga Dave menyusul Zayn yang sedang berada tidak jauh dari vilanya untuk memantau Felicia dan Bian.


Pagi harinya Felicia meminta ijin pada Dave untuk menginap di rumah temannya. Tentu saja Dave tidak percaya. Dia kemudian menyuruh Zayn untuk mengawasi gerak-gerik Felicia. Dan ternyata benar, sore hari Felicia menemui Bian di apartemennya lalu mereka pergi bersama menuju vila Dave.


Dave menempuh perjalanan selama 2 jam lebih karena kondisi jalanan yang macet. Dia melajukan mobilnya dengan pelan lalu memarkirkan mobilnya tidak jauh dari vilanya. Dave melirik jam tangannya, waktu menunjukkan pukul 21.50 Wib.


“Masuklah.”


Zayn membuka pintu depan dan duduk di samping kursi kemudi. “Apa kau sudah mendapatkan foto-foto mereka?”


Dave menyuruh Zayn untuk memfoto mereka sebagai bukti perselingkuhan Felicia dan Bian. Dia juga sengaja menyuruh Zayn untuk memasang CCTV tersembuyi di vilanya ketika dia tahu kalau Felicia sering menggunakan vilanya untuk bertemu dengan Bian.


CCTV itu akan dia gunakan saat persidangan perceraian dengan Felicia, dengan begitu Felicia tidak akan bisa mengelak lagi. Dave bahkan memasang CCTV di dalam kamar yang sering mereka gunakan untuk melepaskan hasrat mereka.


“Sudah Tuan, saya rasa bukti-buktinya sudah cukup kuat. Mereka tidak akan bisa mengelak dengan adanya bukti vidio perselingkuhan mereka.”

__ADS_1


“Baiklah, lebih baik kita akhiri sampai di sini. Aku akan langsung menggugat cerai Felicia ketika hasil tes DNA sudah keluar. Kau atur pertemuanku dengan pengacaraku besok.”


“Baik Tuan,” ucap Zayn sambil mengangguk.


“Kau tunggu di sini. Aku akan masuk ke dalam,” perintah Dave.


“Tapi Tuan....” Zayn merasa khawatir jika membiarkan bosnya masuk sendirian ke vila.


“Aku tidak akan lama. Aku hanya Ingin melihat dengan kedua mataku sendiri. Aku juga akan memberikan pelajaran sedikit pada Bian karena sudah berani menipuku.”


“Jika Tuan tidak keluar dalam 15 menit, aku akan menyusul ke dalam.” Zayn hanya takut kalau bosnya hilang kendali.


“Aku tidak akan mengotori tanganku untuk bajingan seperti Bian, Zayn,” ucap Dave seolah tahu yang ada di pikiran asistennya saat ini. Dave kemudian turun dari mobil lalu menutup pintunya.


Dengan langkah pelan Dave masuk ke dalam vilanya. Dave masuk lewat pintu belakang. Dia kemudian berjalan menuju kamar yang biasa Felicia pakai bersama Bian. Tidak terdengar suara apapun dari dalam. Dave berhenti sejenak di depan pintu. Setelah itu dia membuka pintu dengan lebar.


Felicia menoleh ketika mendengar suata pintu yang dibuka. Dave menyeringai ketika melihat wajah Felicia yang tampak terkejut sekaligus pucat ketika melihat dirinya berdiri di depan pintu. Felicia tampak sedang mengenakan bathrobe dengan rambut yang masih basah.


“Hai, Felicia Admawan, jadi di sini rupanya rumah temanmu?”


“Dave.” Mata Felicia membulat.


“Ternyata begini kelakukanmu selama ini di belakangku. Berselingkuh dengan temanku sendiri.”


Dave berjalan masuk ke dalam kamar. Dia tidak melihat keberadaan Bian di kamar tersebut. Dia menduga kalau Bian sedang berada di dalam kamar mandi ketika mendegar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2