
Adelino Damaresh, seorang pria campuran yang berusia 30 tahun. Dia adalah CEO dari PT LINO. Selama ini Lino, jarang sekali bekerja langsung di kantor. Ia hanya menghadiri pertemuan-pertemuan dengan para kolega ataupun perusahaan-perusahaan yang mau bekerja sama dengan perusahaannya. Untuk urusan kantor, dia hanya memantau setiap pekerjaan dari anak buahnya. Sedangkan yang bertugas langsung di lapangan adalah sahabat sekaligus orang kepercayaannya.
Lino sendiri menempatkan beberapa orang-orangnya di beberapa bagian strategis di perusahaan ini. Cleon di bagian manager HRD, Roland di bagian asistent CEO, dan Felix di bagian manager keuangan.
Ketiga orang itu adalah sahabatnya sejak semasa sekolah. Dahulu, mereka sering berkumpul untuk melakukan banyak kegiatan bersama ketika sekolah. Sekarang, mereka berkumpul untuk bekerja bersama-sama, memajukan semua usaha yang dimiliki oleh keluarga Damaresh.
Semua memang Lino design agar memudahkannya bekerja tanpa harus takut dicurangi. Dan jikalau ada kecurangan, mereka bisa dengan segera mengetahuinya tanpa harus merugikan perusahaan terlalu besar.
Lino adalah anak dari almarhum Donny Damaresh dan Laica Nadia Kalandra. Sejak kecil, Lino sudah dipersiapkan untuk menggantikan kedudukan Donny. Oleh karena itu, Lino dididik dengan sangat keras agar nantinya bisa menjadi pemimpin yang tegas.
Namun ternyata, karena didikan itu juga, Lino menjadi orang yang terlampau keras, perfeksionis dan tidak terbantahkan. Bahkan ia tidak akan segan-segan untuk menghancurkan siapa saja yang berani berbuat curang kepadanya.
__ADS_1
Dan salah satu korban dari kemarahan Lino adalah sang paman, Larix Damaresh. Dahulu kala, ketika PT LINO belum berkembang hingga seperti saat ini, Larix merupakan salah satu orang kepercayaan dari Donny. Namun ternyata, Larix memiliki niat terselubung untuk menghancurkan sang kakak dan mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri.
Donny yang sangat percaya dengan Larix pun tidak menyadari kejanggalan-kejanggalan yang dibuat oleh adiknya. Buatnya, hubungan keluarga tidak mungkin dirusak hanya karena perkara remeh seperti itu. Sehingga suatu ketika PT LINO berada diambang kehancurannya. Dan Lino pun kembali ke tanah air untuk membantu sang ayah menyelamatkan perusahaan keluarganya itu.
Lino yang kala itu baru saja kembali ke tanah air setelah sekian lama menimba ilmu di negara lain pun mulai mencium kecurangan. Dia pun bekerja siang dan malam untuk membongkar kecurangan-kecurangan yang ada
di perusahaan ayahnya. Hingga akhirnya dia pun menemukan dalang di balik kehancuran usaha ayahnya itu.
Dengan emosi dan kegeraman karena merasa dicurangi oleh keluarga sendiri, Lino pun menjebloskan sang paman ke dalam penjara. Ia pun menuntut sang paman dengan pasal berlapis hingga Larix dijatuhi hukuman seumur hidupnya.
Dan sejak saat itu, Donny mulai menyerahkan PT LINO ke tangan Lino untuk dikelola dan dikembangkan. Memang saat itu PT LINO belum seberjaya seperti saat ini. Namun dengan usaha dan kerja keras Lino, maka PT LINO bisa mengembangkan bisnisnya ke berbagai sektor.
Lino pun cukup terpuruk dan jatuh kala itu. Hal ini disebabkan karena kedekatannya dengan sang ayah, terlebih sejak dia kembali ke tanah air. Namun beruntungnya karena dia telah menempatkan beberapa orang kepercayaannya di sektor penting usahanya, maka perusahaannya tidak lah sampai jatuh dan hancur karena
terbengkalai.
__ADS_1
Untuk urusan asmara, Lino memang orang yang cukup sulit. Beberapa kali sang Bunda mencoba untuk menjodohkannya. Namun hampir semua tidak ada yang bisa bertahan dengan sikap keras Lino. Sehingga akhirnya
para wanita itu pun memilih untuk mundur secara teratur.
Hanya ada satu wanita yang bisa bertahan cukup lama dengan Lino. Oretha Sandrina. Dia adalah teman masa kecil Lino dan salah satu wanita yang dijodohkan oleh Laica. Oleh karena dukungan penuh dari Bunda Nadia dan
memang sudah mengenal cukup lama, Retha pun memahami semua sifat Lino. Jadi jangan heran jika mereka bisa dekat hingga 3 tahun lamanya.
Lino pun tidak pernah mempermasalahkan kehadiran Retha di dekatnya. Selain karena memang Retha orang yang cukup supel, Lino memang seringkali membutuhkan seseorang yang bisa diajaknya untuk bertemu para kolega. Dan Retha cukup tidak memalukan untuk hal tersebut.
Namun hingga sejauh ini, Lino tidak pernah sekalipun menganggap Retha sebagai kekasihnya. Lino hanya memperlakukan dia selayaknya sahabat atau teman sejak kecil, tidak lebih dari itu. Bagi Lino sendiri, pekerjaannya lebih penting dari apapun. Termasuk soal asmara.
Jadi bagiamanakah Lino? Apakah dia akan bisa jatuh cinta dengan seorang wanita? Kira-kira, apakah kehidupan asmaranya kelak akan sesukses semua pekerjaannya?
__ADS_1
******************
-Bersambung-