Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 130 – Undangan Reuni


__ADS_3

Beberapa hari berlalu sejak perencanaan reuni tersebut. Dan kini, undangan elektornik pun telah selesai dibuat dan siap untuk dikirimkan ke masing-masing alamat email yang berhasil mereka kumpulkan.


Kini, Gera pun mulai bekerja untuk mengirimkan undangan tersebut disertai meminta nomor yang dapat dihubungi olehnya guna meminta konfirmasi kehadiran.


Dan setelah mengantongi beberapa nomor yang dapat dihubungi, Gera pun mulai mengirimkan pesan ke satu per satu dari nomor yang di dapatkan. Gera mencatat nama-nama orang yang telah mengkonfirmasikan tentang


kedatangannya. Gera pun mencatat beberapa nama yang masih belum mengetahui apakah bisa hadir atau tidak untuk nantinya dihubungi kembali.


Kini giliran Gera mengirimkan pesan kepada Luna. Ya, gadis itu telah mengkonfirmasi menerima undangan elektronik tersebut. Dan Luna pun memberikan nomor pribadinya untuk dihubungi. Namun tentunya Luna belum bisa memberikan jawaban pasti tentang kehadirannya, mengingat banyaknya kegiatan yang harus dilakukannya akhir-akhir ini.


Gera pun tidak ingin membuang waktu lama, mengingat pesan dari Enriko bahwa dirinya harus memastikan bahwa Luna hadir, maka gadis itu pun melakukan berbagai macam bujukan agar kakak angkatannya ini bersedia hadir.


+6287254…..


Hai, Kak Luna. Ini Gera. Maaf kalau menganggu waktunya. Tapi Gera ingin mengkonfirmasikan kedatangan kakak. Gera harap kakak bisa datang ke reuni kita ya. Kita sudah lama sekali tidak bertemu kan?


Gera pun mengirimkan pesan pertamanya. Ia berharap Luna masih sama dengan Luna yang dahulu, yang selalu ramah dengan siapa saja, tidak sombong, dan mau membagikan ilmunya kepada siapa saja tanpa memandang

__ADS_1


derajat, kekayaan, hingga popularitas.


Namun setelah menunggu lebih dari 10 menit, pesan Gera pun belum dibalas oleh Luna. Gadis itu pun mulai membuang nafasnya berat. Ia takut bahwa akan mengecewakan teman-temannya yang lain karena tidak berhasil


melakukan apa yang dipesankan kepadanya.


Setelah dua puluh menit menunggu tanpa ada balasan, akhirnya Gera pun mengirimkan pesannya kembali.


+6287254…..


Gera pun memutuskan untuk melakukan kegiatannya yang lain. Ia tidak ingin menunggu dan hanya menunggu saja. Tentunya pekerjaannya saat ini sebagai penulis lepas pun menunggunya. Deadline di depan mata, tetapi


ia tetap harus menyempatkan diri untuk melakukan tugas yang diberikan untuk reuni kali ini.


Dan akhirnya penantian Gera pun berakhir. Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya smartphone Gera pun berbunyi, menandakan ada pesan singkat yang masuk. Gera pun segera membuka pesan tersebut.


Luna

__ADS_1


Hai, Gera. Long time no see. Sorry, aku belum bisa memberikan konfirmasi. Tapi kamu bisa menghubungiku lagi beberapa hari sebelumnya. Maaf dan terima kasih.


Pesan singkat dari Luna yang meruntuhkan semua kegembiraan Gera. Bagaimana tidak, karena ternyata usahanya baru saja dimulai. Ternyata Luna tidak semudah itu untuk mengkonfirmasi kedatangannya. Bahkan baru beberapa hari sebelum acara, gadis itu bisa memberikan konfirmasinya.


Gera yang tidak tahu apa kesibukan Luna pun hanya menghela nafasnya. Ia bingung harus memberikan alasan seperti apa kepada kakak angkatannya itu agar Luna pasti datang ke acara reuni tersebut.


Dan akhirnya, Gera pun mengirimkan pesan balasan untuk Luna.


+6287254…..


Tolong banget diusahakan ya, kak.. Gera kangen banget ketemu kakak. Temen-temen yang lain juga pasti kangen sama kakak. Dan pastinya acara gak seru kalau gak ada kakak kesayangan semua.


Gera pun mengakhiri pembicaraannya dengan Luna dan menunggu beberapa waktu lagi untuk meminta konfirmasi kembali.


**************


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2