Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 55 – Drama Rianti


__ADS_3

“Dan akhirnya, dia pun memilih pergi dari rumah. Mungkin berada di rumah membuatnya tidak bebas untuk menggoda banyak laki-laki diluaran. Dan setau kami, dia meninggalkan rumah untuk bisa bebas bersama


dengan atasannya di kantor yang lama. Namun, kami belum bisa membuktikan apakah gosip itu benar atau tidak.” ucap Rianti menutup ceritanya.


Mendengar semua cerita Rianti, Felix pun hanya bisa memasang wajah datar. Satu sisi, menurutnya Luna adalah gadis baik-baik dan bukan penggoda seperti yang diceritakan oleh wanita paruh baya dihadapannya. Namun satu sisi lagi, Felix tidak bisa mengesampingkan perkataan Rianti begitu saja karena wanita itu adalah ibu kandung dari Luna.


“Kalau boleh tau, apakah Anda juga termasuk salah satu pria yang didekati oleh anak saya?” tanya Rianti yang membuyarkan lamunan Felix.


Mendengar pertanyaan Rianti, Felix pun sejujurnya bingung harus menjawab apa. Apakah dia harus jujur bahwa Luna adalah gadis yang saat ini menarik perhatiannya ataukah dia harus bersikap professional layaknya atasan dan bawahan?


“Sejujurnya, di kantor, Luna cukup menutup dirinya, tante. Bahkan Luna tidak pernah mendekati saya.” ucap Felix mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya tentang Luna kepada wanita paruh baya dihadapannya ini.


Felix memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya kepada wanita dihadapannya. Ia berharap ada kabar baik yang akan terjadi diantara ibu dan anak tersebut. Dan mungkin bisa menghilangkan sedikit sakit hati dari seorang ibu karena melihat perubahan pada anaknya.


“Mungkin itu hanya topengnya saja supaya Nak Felix tertarik padanya. Sejujurnya saya tadi ingin mengajaknya pulang, tetapi Luna memarahi saya dan meninggalkan saya. Sungguh rasanya sangat memalukan.” ucap Rianti kembali dengan masih mempertahankan wajah sendunya.

__ADS_1


Mendengar penuturan Rianti, sejujurnya Felix pun cukup terkejut. Karena menurutnya, wajah Luna tadi bukanlah terlihat sebagai orang yang sedang marah, tetapi lebih kepada panik dan ketakutan. Lalu bagaimana ibunya sendiri malah berkata kalau Luna memarahinya?


“Bolehkah tante meminta tolong, Nak Felix?” tanya Rianti kemudian.


Felix yang tidak tega dengan wajah sendu wanita dihadapannya pun hanya bisa mengiyakan permintaan Rianti. Felix cukup mengerti bagaimana rasanya kehilangan anaknya. Terlebih ketika anak itu pergi dari rumah hanya untuk mengejar kesenangan dan melupakan keluarganya.


“Tolonglah tante untuk membawa kembali Luna kepada keluarga kami. Kami sangat kehilangan, Nak. Terlebih tante sebagai ibu yang telah melahirkannya.” ucap Rianti dengan mata yang berkaca-kaca.


Entah ada rencana apalagi dibalik air mata Rianti sehingga ia mengharapkan Luna kembali kepada keluarganya. Dan entah siksaan apalagi yang akan dilakukannya jika memang benar Luna berhasil dibawa kembali masuk ke dalam keluarga yang telah membuangnya.


“Seandainya saja Luna bisa berjodoh dengan Nak Felix. Pasti tante akan sangat bahagia.” ucap Rianti menahan haru karena kebaikan Felix yang mau mengusahakan untuk membawa anak perempuan satu-satunya untuk kembali kepadanya.


Felix yang mendengar penuturan Rianti pun hanya bisa tersipu senang. Setidaknya kali ini dia sudah bisa mendapatkan perhatian dari calon ibu mertuanya. Jadi langkahnya untuk mendapatkan Luna akan lebih mudah


lagi.

__ADS_1


“Tante membuat saya malu.  Mungkin saya tidak cocok dengan Luna dan mungkin saya bukan yang tipe Luna sukai.” jawab Felix mencoba merendah untuk mendapatkan perhatian lebih dari calon ibu mertuanya.


“Ah, mana mungkin begitu. Kalau Luna kembali, saya akan menjodohkannya dengan Nak Felix. Tetapi maaf jika mendapati Luna sudah tidak suci lagi karena pergaulan bebasnya. Jikalau Nak Felix dan keluarga mau menerimanya, saya akan dengan senang hati menjodohkan kalian. ucap Rianti kembali meyakinkan Felix.


Felix yang hanya tersipu senang pun tidak bisa menjawab kembali bujukan Rianti kecuali menganggukan kepalanya dengan perasaan bahagia yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.


**************


Siapa sih laki-laki yang gak mau dijodohin dengan cewek yang kayak Luna? Udah pinter, bisa cari penghasilan sendiri, udah gitu cantik pula. Kayaknya bener-bener wanita idaman banget ya. Tentunya kecuali buat laki-laki yang minder kalau punya pacar seorang pekerja.


Kalau kamu disuru ngebayangin sosok Luna, kira-kira siapa sih yang pantes untuk menampilkan diri Luna? Ayo komen yuk.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya. jangan lupa like, komen, dan vote nya.


*************

__ADS_1


-Bersambung-


__ADS_2