
Sepeninggal Luna dari rumah kedua orang tuanya, sorak sorai pun seakan terdengar di rumah tersebut. Bukan hanya salah satu orang yang dianggap sebagai penganggu keluar, tetapi juga karena mereka mendapatkan
limpahan uang hingga ratusan juta hasil kerja keras Luna selama ini.
Sebenarnya, kenapa keluarga itu sangat membenci Luna?
Awalnya, Rianti memang sangat bahagia karena kehamilannya. Terlebih ketika dinyatakan bahwa bayi yang ada di kandungannya berjenis kelamin wanita. Rasa bahagianya seakan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ibu mana sih yang tidak ingin memiliki anak perempuan?
Memiliki seorang anak perempuan itu memang suatu kebahagiaan tersendiri. Ketika remaja, mereka bisa menjadi salah satu teman dan sahabat terdekat dari ibu nya. Ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama-sama antara ibu dan anak itu. Mulai shopping bersama, melakukan berbagai perawatan, ataupun memasak bersama.
Banyak hal-hal indah yang telah dibayangkan Rianti untuk dilakukan berdua bersama anak perempuannya. Namun pada kenyataannya, kandungan Rianti sangat bermasalah. Tekanan darahnya sangat tinggi, Rianti pun sangat
mudah kelelahan pada masa kehamilan ini. Dokter pun menyarankan Rianti untuk istirahat total selama kehamilan jika memang masih ingin mempertahankannya.
__ADS_1
Ya memang, anak kedua ini dikandung ketika Rianti berusia 32 tahun. Oleh karena itu resikonya pun semakin besar.
Dan karena keinginannya untuk memiliki anak perempuan terlampau besar, Rianti pun memutuskan untuk beristirahat total di rumah sesuai dengan anjuran dari dokter. Surya sebagai suami pun mendukung keputusan istrinya.
Namun ternyata, kehamilan Rianti yang sulit, membuatnya menjadi melalaikan anak pertamanya. Jordan yang kala itu berusia hampir mendekati 5 tahun menjadi anak yang sangat sulit diatur. Rasa cemburunya kepada adik yang masih di kandungan sang ibu membuatnya memberontak dan sering pergi dari rumah.
Mengetahui kenyataan tentang anak laki-lakinya, Surya pun menjadi sangat marah kepada istrinya. Surya merasa bahwa Rianti sangat tidak becus merawat anaknya sehingga saat ini di usianya yang masih sangat belia, Jordan menjadi anak yang sulit diatur dan suka memberontak.
memperhatikan Jordan.
Sejak saat itu, pertengkaran pertengkaran kecil antara Surya dan Rianti pun menjadi sering. Bahkan dari pertengkaran pertengkaran kecil yang terjadi setiap hari, lama kelamaan menjadi pertengkaran besar. Dan pertengkaran terbesar adalah ketika Surya ketahuan membawa seorang wanita lain untuk masuk ke dalam rumahnya di hadapan istri dan anaknya saat itu.
Dari pertengkaran itu, hampir saja Rianti mengalami keguguran. Namun untungnya anak di dalam kandungannya masih selamat meskipun harus dilahirkan secara premature. Dan sejak saat itu, Rianti selalu menyalahkan anaknya yang baru saja lahir akan nasib yang menimpanya. Sikapnya pun berubah menjadi sangat kejam dan selalu menomor satukan Jordan.
__ADS_1
Meskipun Rianti tahu bahwa perbuatannya yang kejam kepada anaknya yang masih bayi itu adalah salah, tetapi ia tidak mau mempedulikannya. Rianti merasa bahwa anaknya itu hanyalah pembawa sial karena terbukti sejak mengandung banyak sekali masalah yang harus dihadapinya. Namun, untuk membuang anak itu, Rianti pun tidak bisa melakukannya
Akhirnya, Rianti pun memberikan anaknya tersebut kepada mertuanya. Dia tidak ingin melihat anak yang menurutnya membawa sial itu di sekelilingnya lagi.
***********
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yuk..
Like, komennya jangan lupa.
***********
-Bersambung-
__ADS_1