Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 65 – Mata-Mata


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Rianti beberapa hari lalu, Felix pun mencari seseorang yang dia percaya untuk memata-matai setiap kegiatan Luna. Bukan bermaksud jahat, tetapi Felix hanya ingin tahu kebenaran dari perkataan Rianti. Karena menurut Felix, ada yang berbeda antara apa yang dikatakan oleh wanita paruh baya itu dengan Luna yang dikenalnya.


Felix pun memberikan banyak keterangan tentang Luna, mulai dari alamat, jam berangkat dan pulang bekerja, tempat kerja, dan lain sebagainya kepada orang yang disuruhnya itu. Dengan demikian, orang itu akan dengan mudah mengikuti Luna kemana pun gadis itu pergi.


Hari pertama, orang suruhan Felix hanya bisa melaporkan bahwa Luna sedang dalam perjalanan menuju ke bandara dan tujuan penerbangan Luna. Felix yang menerima itu pun hanya bisa mendiamkan saja. Karena tidak ada alasan untuknya mengajukan cuti dan mengikuti Luna ke negara tetangga. Akan sangat aneh tentunya jika dia tiba-tiba berada di negara tersebut.


Hari kedua, orang suruhan Felix langsung menuju ke bandara untuk menunggu Luna. Ia tidak mengetahui kapan Luna akan kembali ke tanah air. Oleh karena itu, ia memilih untuk menunggu Luna di bandara. Namun


sayang seribu sayang karena tidak ada penerbangan yang membawa Luna kembali di hari itu.


Hari ketiga pun sama dengan hari kedua. Orang suruhan Felix pulang dengan tangan kosong karena tidak mendapati kepulangan Luna. Kalau ditanya, bagaimana dia tahu bahwa Luna tidak pulang? Jawabannya


adalah karena dia menunggu Luna hingga penerbangan terakhir yang berangkat dari negara tempat Luna berada.

__ADS_1


Dan di hari keempat, akhirnya orang suruhan Felix bisa menemukan Luna dan kembali mengikuti gadis itu, kemanapun dia pergi. Dan di hari itu, Felix pun mendapatkan banyak kejutan karena mendapatkan foto-foto


antara Lino dan Luna. Bahkan, yang membuat Felix semakin terkejut adalah kedekatan Bunda Nadia dengan Luna.


Menurut Felix sangat aneh jika Bunda Nadia bisa sangat dekat dengan asisten pribadi Lino karena mereka memang akan jarang bertemu. Berbeda jika dengan dirinya, Roland, dan Cleon karena mereka memang


telah berteman lama dengan Lino. Jadi tidak heran jika Bunda Nadia sangat mengenal dan dekat dengan ketiga sahabat Lino.


Pertanyaan demi pertanyaan pun hinggap di benak Felix. Dan pertanyaan terakhir yang hinggap di kepala Felix pun seakan membenarkan semua perkataan Rianti yang suka bermain dengan laki-laki kaya, terutama para bos.


Meskipun banyak pertanyaan di kepalanya, namun di hati Felix juga terselip perasaan kesal kepada sahabatnya itu. Bagaimana tidak kesal jika dia merasa ditikung dan disalip oleh Lino? Bahkan Lino juga sebenarnya tahu bahwa Felix sedang dalam misi untuk mendekati Luna. Namun jika Lino mendekatinya, jalan  Felix rasanya akan semakin tertutup. Dan jika demikian, dia hanya bisa mengandalkan Rianti sebagai satu-satunya jalan untuk mendapatkan Luna, jika tidak menggunakan cara yang lebih kotor.


Malam hari pun rasanya sangat lama untuk Felix, terlebih keesokan harinya adalah hari Minggu dimana dia tidak bisa menumpahkan semua emosi dalam hatinya kepada Lino.

__ADS_1


Dan karena begitu tidak sabarnya menunggu, hari Senin pagi-pagi sekali Felix telah sampai ke rumah Lino. Ya, Felix tahu bahwa Luna dan Lino telah pulang dari kediaman Bunda Nadia juga tentunya dari mata-mata yang disewanya itu.


Felix pun menggedor pintu kamar Lino seperti orang kesetanan. Meskipun ia tahu bahwa jam 05.00 pagi adalah bukan waktu yang tepat untuk bertamu, tetapi ia tidak peduli. Felix lebih mempedulikan penjelasan yang akan keluar dari mulut sahabatnya dan emosi yang akan diluapkannya. Dan terjadilah apa yang di rumah Lino.


***********


Wah..wah.. Ada apa dengan Felix? 


Sudah 3 episode nih untuk hari ini. Jangan lupa like, komen, dan vote nya ya.


***********


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2