Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 151 – Masa Lalu Retha


__ADS_3

Retha Kumala adalah anak dari Yoris Kumala dan Cerelia Kumala. Mereka adalah keluarga yang sangat pekerja keras. Bahkan seringkali menggunakan akhir pekannya untuk bekerja.


Bagi Yoris, kebahagiaan keluarganya adalah ketika memiliki banyak uang tanpa memikirkan bahwa sang anak juga membutuhkan kehadiran dirinya dan sang istri, terutama ketika masa tumbuh kembangnya.


Sedangkan bagi Cerelia, membantu serta mendampingi Yoris adalah tugas dan kewajiban seorang istri. Oleh karena itu, sudah bisa dipastikan bahwa ia pun jarang berada di rumah dan selalu mengikuti jadwal suaminya.


Lalu bagaimana dengan Retha? Gadis itu terbiasa hidup dengan pengasuh dan asisten-asisten rumah tangganya saja. Ia hanya diberi banyak uang tanpa perhatian dari kedua orang tuanya itu. Ia sendiri sebenarnya tidak tahu apa yang dicari oleh kedua orang tuanya hingga mereka bekerja dengan sangat keras seperti itu.


Masa kecil Retha selalu diisi dengan keirian ketika melihat teman-temannya diantarkan dan dijemput oleh kedua orang tuanya, minimal oleh ibunya. Dan iri hati itu pun semakin bertambah setiap penerimaan rapot dan


kedua orang tuanya pun tidak menyempatkan diri untuk hadir ke sekolah. Kehadiran kedua orang tuanya selalu digantikan oleh sang pengasuh.


Hingga akhirnya Retha pun bertemu dan berteman dekat dengan Lino. Dari pertemanan itu, Retha mengenal Bunda Nadia dengan baik. Retha yang sering main ke rumah Lino dan Lino pun sering bermain di rumah Retha.


Lino memang jarang sekali bertemu kedua orang tua Retha. Namun, pertemuan-pertemuan kecil antara Lino kecil dan kedua orang tua Retha pun pasti ada. Entah ketika mereka akan berangkat atau ketika mereka


pulang.

__ADS_1


Meskipun tanpa banyak kasih sayang orang tuanya, yang tentunya anak kecil tidak akan mengerti dan memendam sakit hatinya itu, Retha tetap tumbuh menjadi anak yang manja. Bahkan seriring pertumbuhannya, ia menjadi gadis yang haus akan kasih sayang.


Namun, dibalik kehausannya akan kasih sayang, Retha juga menanamkan cinta yang kuat untuk Lino Damaresh, entah sejak kapan. Retha pun sempat beberapa kali menyatakannya kepada Lino, tetapi Lino selalu


menolaknya. Bahkan Retha juga menyingkirkan gadis-gadis yang mulai menunjukkan sikap tertarik kepada Lino.


Retha bertahan dan terus bertahan meskipun Lino berulang kali menolaknya. Namun, Lino tidak menolak kedekatannya sebagai teman. Lino tetap membantunya jika memang dibutuhkan.


Hingga suatu ketika, Lino tahu bahwa Retha pun terus bergantung kepadanya. Bahkan seringkali ia menggunakan nama besar Damaresh untuk kepentingannya. Oleh karena itu, Lino pun mulai dingin dan menjauhinya.


Sampai akhirnya Lino pun harus pergi keluar negeri untuk melanjutkan sekolahnya. Disitulah masa titik kelam Retha. Harapannya seolah pupus. Ia pun memutuskan untuk mencari kesenengan lain.


pun mengincarnya.


Akan tetapi, Retha bukanlah seorang kupu-kupu malam. Ia tidak mau berganti om setiap malamnya. Oleh karena itu ia lebih memilih menjadi sugar baby daripada harus melayani orang yang berbeda setiap malamnya.


Toh, bukan uang yang dicarinya, bukan?

__ADS_1


Dan dari om-om itulah akhirnya dia bisa meniti karirnya. Menjadi salah satu bintang yang memiliki nama dan diperhitungkan. Namun, semua itu ditinggalkannya ketika mengetahui bahwa Lino kembali ke tanah air. Bahkan pada akhirnya Bunda Nadia hendak menjodohkan mereka.


Retha pun berjanji akan berubah. Berubah menjadi wanita yang baik, berkelas, dan mengabdikan dirinya pada sang suami, meskipun jiwa sosialitanya tetap tidak bisa dihilangkan. Namun, tidak masalah bukan, selama dia masih bisa memenuhi keinginannya tanpa harus berhutang ke kanan dan kekiri?


Masa kelam retha yang kedua adalah ketika setelah acara makan malam itu, Bunda Nadia membatalkan perjodohannya. Meskipun hanya berbicara kepada kedua orang tuanya, tetapi samar-samar Retha mendengarnya. Dan yang membuatnya semakin hancur, kedua orang tuanya malah menyetujui pembatalan


itu tanpa memikirkan dirinya.


Kali ini rasanya bukan saja dijatuhkan dari langit ketujuh, tetapi dijatuhkan, diinjak, dan diremukkan hingga tidak berbekas lagi. Sedih dan hancur, itulah Retha saat itu. Dan Retha pun memilih untuk kembali menghubungi om-om yang pernah menyimpannya dahulu.


Demikianlah akhirnya Retha kembali lagi ke dunianya yang gelap tetapi gemerlap. Dan Retha pun kembali menggeluti pekerjaannya meskipun tidak seserius sebelumnya.


**********


Mendampingi suami memang menjadi kewajiban istri. Namun, ketika kita sudah memiliki anak, entah itu seorang, dua orang, tiga orang, ataupun lebih, berarti tugas wanita bukan hanya sebagai istri tetapi juga sebagai ibu.


Dan jika demikian, maka sebagai wanita, harus pandai membagi waktu antara anak dan suami. Karena tumbuh kembang anak tentunya dimulai dari lingkungan keluarga.

__ADS_1


**********


-Bersambung-


__ADS_2