
Ayahku selalu bilang "Harus berusaha jika menginginkan sesuatu, Karena apapun yang dibeli dengan hasil usaha sendiri Rasa puasnya itu beda"
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Cafe hari ini lumayan sepi, suasana ruangan terasa lengang, Riska mengisi waktu luangnya dengan mengerjakan PRnya.
"Hmm ini gimana sih ngerjainnya" Batin Riska sambil menggaruk kepalanya.
Riska sedang mengerjakan PR Fisika, pelajaran yang paling dia tidak suka, entah kenapa Riska lebih tertarik ke Matematika. Padahal, Fisika dan Matematika adalah pelajaran yang sama-sama menggunakan cara berhitung rumus.
Di saat Riska serius mengerjakan Tugasnya tiba-tiba hpnya berbunyi. Nama Mario yang ada di layar Hpnya.
Mario adalah sahabat terbaik untuk Riska. Dari kecil Riska selalu berdua dengan Mario, Dari SD, SMP sampai SMA, dan menyebalkannya mereka selalu Satu kelas. Tak heran jika mereka selalu menghabiskan waktu mereka berdua. Tidak jarang juga selalu berantem, karena hal-hal sepele.
"Untung aku punya sahabat baik seperti dia. Walaupun terkadang sedikit menyebalkan" Gumam dari Riska.
Seketika, Riska teringat sesuatu. Dia langsung bergegas untuk ke Ruangan Bu Dira untuk meminta izin membeli bahan-bahan kue ke toko bahan kue di depan Cafenya.
"Permisi bu.. " Riska mengetok pintu ruangan Bu Dira.
"Iya masuk" Jawab Bu Dira.
"Oh kamu Riska, ada apa Ris ? " Tambah Bu Dira.
"Bu Dira, Riska mau minta izin bu. Mau ke toko depan beli bahan kue" Ucap Riska.
"bahan di dapur sudah habis ya, boleh ini uangnya" Jawab bu Riska, sambil mengambil uang di dompetnya.
"Eh bukan bu, ini untuk Riska sendiri kok, bukan untuk cafe" Jawab Riska.
"Kamu mau bikin kue ? Buat apa Ris ? Temenmu ulang tahun ? Atau keluarga kamu ? " Tanya bu Riska dengan pertanyaan yang sangat banyak.
"Tidak bu, mau saya jual bu besok. Hehe.. Buat nambah uang saku bu" Jawab Riska sambil meringis.
"Oh begitu, kalau gitu kamu tidak udah beli bahan kuenya ya, nanti biar di ambilin bahan kue di dapur sama Amir" Ucap bu Riska dengan tersenyum manis.
"Eh jangan bu, Riska ada uang kok bu" Jawab Riska tidak enak hati.
"Sudah tabung aja ya uangnya. Kamu butuh apa aja, nanti bilang sama amir" Jawab bu Dira.
"Beneran bu ? Ya Allah, Alhamdulillah" Ucap Riska dengan mata yang mulai berbinar dengan air mata yang mulai keluar.
"Iya Riska, ibu suka dengan anak-anak yang semangat kerja seperti kamu ini. Mengingatkan ibu dengan masa kecil ibu. Yasudah, kamu lanjutin kerjanya ya" Jawab bu Riska, dengan senyum manis terlukis di wajah cantiknya.
"Baik bu, sekali lagi terima kasih ya bu" Jawab Riska sambil mencium tangan ibu Nadira.
Riska pun bergegas kembali ke Dapur untuk melanjutkan pekerjaannya.
"Semangatmu membuat semua orang kagum kepadamu nak" Batin Bu Nadira
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Assalamualaikum, Risna.. Risna... " Ucap Mario sambil mengetok pintu rumah Riska.
__ADS_1
"Waalaikumsalam, eh Rio ada apa ? Riska belum pulang kerja" Sahut dari Risna.
"Tidak kok Na, ini aku mau anter pesenan dari Riska" Jawab mario sambil memberikan 2 kardus barang kepada Risna.
"Apa ini Rio, kok Riska gak bilang apa-apa? "
Tanya Risna keheranan.
"Alat kue Na, katanya Riska Mau bikin kue buat di jual di sekolahan besok" Jawab dari Mario.
"Oh gitu, yasudah makasih ya rio. Oh ya kamu mau minum ? Aku buatin teh ya" Jawab Risna sambil menaruh barangnya di atas meja.
" Eh gak usah repot-repot aku langsung balik aja Na, sudah malam juga" Jawab dari Mario.
"Terima kasih ya Mario, repot-repot sampai di antar begini" Sahut dari Risna.
"Iya.. Santai aja. Ya udah duluan ya. Assalamualaikum" Pamit Mario sambil menstater motornya.
"Waalaikumsalam" Sahut dari Risna
"Riska, teteh gak nyangka kamu sampai memikirnya seperti ini. Teteh akan bantuin kamu Ris" Batin dari Risna sambil melihat barang-barang dari Mario.
Risna pun mengeluarkan semua barang-barang dari kardus. Dan ia mulai mencari buku resep kue milik mamahnya.
"Kira-kira Riska mau bikin kue apa ya" Batin dari Risna.
"Sepertinya donat gampang bikinnya. Dan tahan lama" Sambun dari Risna.
Rak buku milih mamahnya sudah berantakan, karena Risna dengan semangat mencari Buku-buku resep dari mamahnya. Riska dan Riska mempunyai keahlian memasak dari mamahnya. Mamah riska dan risna adalah pembuat kue yang handal. Apapun bisa di buat oleh mamahnya, jadi tidak heran kalau anak kembarnya juga memiliki hobby yang sama seperti mamahnya.
"Nah ini dia bukunya" Ucap Risna.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Dek Riska bahan-bahan yang kamu butuhin sudah abang masukkan kardus ya" Ucap bang Amir.
"Iya bang Amir, terima kasih ya bang" Sahut Riska yang masih sibuk mencuci piring-piring kotor.
"Yoi" Jawab bang Amir sekenanya.
Riska melanjutkan semua pekerjaannya dengan semangat. PRnya pun sudah selesai dia kerjakan. Dia mengatur waktunya dengan sedetail mungkin. Riska dari kecil selalu di ajarkan oleh ayahnya. Untuk fokus mengerjakan satu pekerjaan, lalu baru melanjutkan pekerjaan yang lainnya.
Jam menunjukkan pukul 22.50 WIB. Saatnya untuk Cafe tutup, terlihat semua pekerja yang ada di cafe itu saling membantu untuk membereskan cafe. Ada yang menyapu, mengepel, menutup gerbang sampai membersihkan piring dan gelas kotor yang tersisa. Riska sedang fokus mengerjakan tugasnya yaitu meletakkan piring dan gelas bersih ke tempatnya.
"Ris, jangan lupa buang sampah ya" Teriak iche teman kerjanya
"Oke teh Iche" Sahut dari Riska.
Setelah semua pekerjaan selesai. Satu persatu pekerja berpamitan untuk pulang. Riskapun segera menuju ke motornya sambil membawa kardus yang isinya adalah bahan-bahan kue.
"Ris abang duluan ya" Sapa dari bang Aldi
"Iya bang hati-hati ya" Sahut dari Riska.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
__ADS_1
Sesampainya dirumah Riska langsung bersih bersih badannya. Dan makan malam bersama Risna. Karena abangnya dirumah sakit untuk menunggu ayahnya.
"Dek tadi Mario kesini bawa alat kue" Kata Risna.
"Iya teh, tadi Rio udah chat Riska kok" Jawab dari Riska sambil menyendokkan nasi ke mulutnya.
"Kamu dapat uang dari mana dek, kok beli bahan kue banyak sekali ? " Tanya dari Risna.
"Dikasih Bu Dira teh, bosnya Riska" Jawab Riska
"Alhamdulillah, banyak orang-orang baik yang membantu kita ya dek" Jawab Risna.
"Iya teh alhamdulillah" "Ohya teh nanti jam tiga pagi Riska mau bikin kue rencana mau bikin donat sama brownis. Teteh mau bantuin gak ? " Tambah dari Riska.
"Boleh dek, teteh sudah siapin resepnya juga. Tadi teteh cari resep donat andalan mamah" Kata dari Risna.
"Wah... Makasih ya teh. Yasudah habis makan kita istirahat ya teh. Lumayan ada waktu tidur tiga jam" Jawab dari riska.
Jam menunjukkan pukul 03.00 pagi, alarm hp Riska dan Risna berbunyi bersamaan.
Dengan sekuat tenaga membuang rasa kantuknya. Risdan Risna mulai mengerjakan tugasnya. Terlihat Riska sudah mulai mengocok telur dan gula untuk bahan brownis. Dan Risna terlihat sudah mulai membuat adonan donat. Mereka bekerja sama dengan baik dalam menjalankan pekerjaan ini.
Rasa kantuk tidak menyurutkan semangat mereka.
"Teh ini udah jadi, tinggal di kukus aja brownisnya" Kata Riska sambil menuangkan adonan brownis ke loyang.
"Iya dek ini juga teteh udah selesai. Tinggal nunggu 30 menitan habis itu gitu kita goreng" Jawab dari risna sambil menutup adonan donat dengan kain.
Mereka terlihat sangat bersemangat. Ini semua mereka lakukan demi kesehatan ayahnya. Bagi mereka rasa kantuk dan lelah yang mereka rasakan sekarang tidak sepadan dengan pengorbanan ayah mereka selama 15 tahun ini. Mungkin ini hanya se ujung kuku dari pengorbanan ayah.
Jam menunjukkan pukul 05.00.
"Teh sholat dulu yuk" Ajak dari Riska. Merekapun berdua sholat shubuh berjamaah.
Setelah selesai sholat mereka melanjutkan untuk mengemas kue mereka.
"Wahh enak banget ya teh kelihatannya" Ucap riska.
"Alhamdulillah kita berhasil dek, nanti kita bagi dua ya kuenya. Nanti teteh bantu jual ke temen-temen kelas teteh juga" Jawab dari Risna.
Mereka sangat puas dengan hasil kerja mereka pagi ini.
Kue-kue mereka berhasil tanpa gagal, brownisnya lembut dan nyoklat banget. Donatnya juga lucu-lucu dengan toping yang sangat menggiurkan.
"Alhamdulullah, donat pertama kita sukses" Jawab mereka berdua dengan kompak sambil menepukkan tangan tanda TOS.
"Ayah bertahan ya yah" Batin dari Risna
"Yah, anak-anak ayah akan selalu semangat untuk kesembuhan ayah" Batin dari riska.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Terima kasih sudah membaca 💕
__ADS_1
Jangan lupa Klik Favorite ya, agar tidak ketinggalan Episode selanjutnya.
terima kasih juga like dan komennya 💕