Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 38 – Bertemu Bunda (1)


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu tanpa ada kejadian yang berarti diantara Luna, Lino, dan ketiga sahabat Lino. Pekerjaan Luna pun berjalan seperti biasanya. Lino pun menghadiri meeting yang sangat banyak. Hingga akhirnya, tiba juga pada penghujung hari kerja.


“Besok bersiaplah. Kita akan ke rumah Bunda. Saya akan menjemputmu di rumah sahabatmu pukul enam sore.” ucap Lino sore itu memberitahukan jadwal yang telah dibuat oleh Bunda Nadia untuk dipertemukan dengan wanita pilihan Lino.


“Baik.” jawab Luna dengan datar seperti biasanya ketika dia menerima perintah dari atasannya.


“Kamu tidak perlu datang ke rumah pada pagi harinya. Gunakanlah untuk mempersiapkan dirimu. Mungkin Bunda akan bertanya banyak hal padamu.” ucap Lino kembali.


Ya, memang hampir setiap Sabtu, Luna dipanggil datang oleh Lino untuk melakukan beberapa pekerjaan. Memang tidak bekerja secara full day, tetapi tetap saja cukup menyita waktu Luna untuk bersantai di akhir minggu.


Namun, atas nama profesionalitas, Luna tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Luna tahu bahwa Lino adalah orang yang cukup gila kerja. Jadi bekerja sebagai asisten peribadinya pastinya akan dituntut untuk bekerja lebih dari karyawan yang lainnya.


“Baik.” jawab Luna kembali


“Kamu pulanglah. Semua pekerjaan telah selesai.” ucap Lino kembali setelah menyelesaikan berkas terkahir yang ada di hadapannya.


“Baik, Pak. Saya permisi.” jawab Luna setelah membereskan semua berkas beserta tas yang akan dibawanya.


**************

__ADS_1


Hari Sabtu pun tiba. Luna masih tampak bersantai di rumah tersebut setelah sarapan tadi. Pemandangan yang cukup langka untuk para asisten rumah tangga di rumah tersebut. Dan tentunya pemandangan yang sangat


jarang Vina temui juga.


“Kamu gak kerja? Tumben.” tanya Vina kepada Luna yang masih tampak bersantai sambil menikmati buah sebagai cemilannya di pagi ini.


“Nanti malam baru aku akan pergi, Vin. Kenapa kamu aneh sekali melihat aku pagi ini sih?” jawab Luna  menanggapi perkataan Vina.


“Ya gimana gak aneh, Lun? Biasanya kamu sepagi ini pasti udah tidak ada disini. Bahkan sejak kamu bekerja di tempat itu, bisa dihitung jari kita bertemu di awal weekend seperti ini.” jawab Vina kemudian.


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk bercerita, bercengkerama, hingga tak terasa jam pun telah menunjukkan waktu untuk makan siang. Dan setelah menikmati makan siang bersama, Luna dan Vina pun memutuskan untuk beristirahat di kamarnya masing-masing.


***************


Sabtu sore pun tiba. Luna telah siap untuk bertemu dengan Bunda Nadia. Meskipun ia juga tidak tahu apa yang akan dikatakan dan ditanyakan nantinya. Namun, Luna akan tetap berusaha untuk yang terbaik sesuai dengan perjanjian antara dirinya dan Lino.


Tak berapa lama kemudian, Vina pun memanggil Luna di kamarnya.


“Ada seorang pangeran yang sudah menunggu di bawah. Dan kali ini, pastikan kamu untuk menceritakan semuanya padaku. Aku tidak mau ada yang ditutupi.” ucap Vina sambil meninggalkan sahabatnya setelah

__ADS_1


memberitahukan kedatangan Lino.


Luna pun hanya tersenyum menanggapi ucapan Vina. Luna tahu, Vina meninggalkannya dengan segera bukan karena marah kepadanya. Tetapi lebih pada tidak ingin membiarkan Lino menunggu terlalu lama. Keberadaan


Vina dan Luna dalam satu kamar, tentunya bisa membahayakan orang yang menunggu. Karena bisa dipastikan orang tersebut akan berlumut sebab terlalu lama menunggu.


Luna pun segera turun untuk menemui atasannya itu.


“Saya sudah siap, Pak. Kita bisa berangkat sekarang.” ucap Luna yang telah tiba di hadapan Lino.


“Oke” jawab Lino setelah terpana beberapa saat memandang penampilan Luna yang sangat berbeda dari hari-hari biasanya.


Lino pun segera melajukan mobilnya untuk menuju ke rumah Bunda Nadia malam ini. Dan perjalanan yang akan mereka tempuh adalah sekitar 60 menit atau bisa lebih.


**************


Siapa nih yang pernah di posisi Luna untuk jadi pacar pura-pura? Bagaimana rasanya ketika harus bertemu anggota keluarga dan "mengaku" sebagai pacar? Takut atau senang?


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya.

__ADS_1


****************


-Bersambung-


__ADS_2