
Keesokan Harinya
Pukul 06.15, Boy dan teman-temannya telah sampai di jalanan dekat rumah Vina, tempat Luna selama ini tinggal. Boy tahu bahwa sebentar lagi Luna akan berangkat bekerja karena pukul 07.00 Luna sudah harus sampai ke rumah atasannya.
Tak berapa lama menunggu, akhirnya Boy dan temannya pun melihat Luna yang keluar dari gerbang rumahnya. Namun, kali ini Luna tidak menggunakan mobilnya sendiri, melainkan dijemput oleh sebuah mobil yang cukup
mewah. Dan Boy pun hanya bisa mengikuti mobil tersebut dari jarak yang cukup jauh.
Semua kegiatan Luna hari ini, tidak luput dari pengawasan Boy dan teman-temannya. Namun, agar tidak menimbulkan kecurigaan, Boy dan teman-temannya memang mengambil jarak yang cukup jauh dari mobil yang
digunakan oleh Luna untuk berkeliling seharian ini.
Namun, rasanya hari ini dewi fortuna sedang tidak berpihak kepada Boy dan kawan-kawannya. Pasalnya, ketika mereka hendak melakukan aksinya di malam hari ketika Luna pulang bekerja, gadis itu ternyata tidak terlihat keluar dari rumah yang terakhir di datanginya. Entah apa yang sedang dilakukan oleh gadis itu. Dan Boy beserta kawan-kawannya yang sudah menunggu hingga lewat tengah malam pun memutuskan untuk kembali kekediaman
__ADS_1
masing-masing untuk beristirahat. Mereka akan kembali melakukan aksinya di keesokan harinya.
Sementara itu, di rumah Bunda Nadia, Luna dan Lino terus mengawasi mobil yang sedari pagi mengikutinya. Bukannya mereka tidak mengetahui bahwa ada seseorang yang mengikuti semua kegiatan mereka hari ini.
Namun, karena dirasa mobil yang mengikuti tidak semakin mendekat, maka Luna dan Lino pun memutuskan untuk membiarkannya saja. Mereka juga ingin mengetahui apa yang akan dilakukan oleh mobil itu dan kenapa terus mengikuti kegiatan mereka meskipun dari jauh.
“Lebih baik kamu menginap disini, Luna.” ucap Bunda Nadia setelah mengetahui kejadian bahwa mobil Lino dan Luna diikutin oleh mobil asing seharian ini.
Lino pun menyetujui usulan Bunda Nadia. Karena mereka masih belum mengetahui apa motif dari mobil tersebut mengikuti kegiatan mereka seharian ini. Dan daripada terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan, terlebih kepada asisten pribadinya yang bisa mengakibatkan terbengkalainya pekerjaan, maka Lino pun langsung menyetujui tanpa banyak berpikir.
tersebut seringkali tidak terlihat dan tertutup mobil yang lainnya.
Namun, setelah pertemuan ketiga, kecurigaan Lino pun bertambah. Pasalnya, kemana mobil Lino melaju, mobil tersebut terus mengikuti meskipun sangat menjaga jarak. Selain itu, dimana Lino berhenti, mobil tersebut juga ikut berhenti meskipun dari jarak yang cukup jauh.
__ADS_1
Dari situlah kecurigaan Lino semakin menjadi. Baginya, diikuti oleh orang sudah menjadi suatu kewajaran. Musuhnya dalam berbisnis cukup banyak. Dan tidak menutup kemungkinan juga salah satu dari mereka berniat untuk berbuat jahat kepadanya. Oleh karena itu, Lino memiliki kewaspadaan yang cukup tinggi. Gelagat yang aneh pun bisa langsung memancing sisi kecurigaannya.
Namun, berbeda dengan Luna. Gadis ini masihlah sangat polos. Dia tidak tahu akan adanya bahaya yang mengancam. Bahkan gadis ini cenderung menghindari sebuah konflik. Oleh karena itu, pastinya gadis ini juga
tidak memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi. Hal ini terbukti juga dengan ketidaksadarannya ketika ada sebuah mobil yang terus mengikuti mereka entah darimana. Bahkan, Luna pun tampak bingung ketika Lino membawanya ke rumah Bunda Nadia karena memang mereka tidak memiliki jadwal untuk berkunjung ke tempat itu.
Luna pun terlihat cukup terkejut dan sedikit ketakutan ketika mengetahui cerita yang sebenarnya. Dan karena belum mengetahui motif terselubung dari mobil asing tersebut, maka diputuskan Luna dan Lino akan menginap di rumah Bunda Nadia. Karena di rumah inilah dirasakan aman oleh penjagaan yang cukup ketat sejak dahulu. Disini juga Luna tidak perlu bolak balik ke rumahnya sendiri. Lino pun tidak perlu tinggal sendirian di rumahnya sendiri.
Jadi akhirnya disinilah kedua orang yang berstatus atasan dan bawahan itu. Terjebak di rumah Bunda Nadia, dimana mereka harus berpura-pura menjadi sepasang kekasih yang tampak mesra agar tidak meninggalkan
kecurigaan bagi orang tua itu.
***************
__ADS_1
-Bersambung-