
“Saya serius tapi dengan syarat.” ucap Luna setelah mengaggukan kepalanya sebagai tanda keseriusan atas jawaban yang diucapkannya itu. Ya, Luna memang akan mengajukan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh
Felix jika memang ia harus menikah dengan laki-laki itu. Dan Luna tidak akan segan-segan untuk membatalkan pernikahan itu jika Felix menolak semua persyaratan darinya.
“Katakan syaratmu.” ucap Felix dengan perasaan bahagia yang tidak dapat ditutupinya lagi. Rasanya kini ada kebun bunga yang tumbuh di dalam hatinya. Bibirnya pun tidak bisa menghapus lengkungan yang tercipta
dari bibirnya.
“Pertama, saya tidak ingin ada hubungan badan, meskipun kita telah menjadi sepasang suami istri.” ucap Luna memberikan syarat pertama agar ia teap mau menikah dengan Felix. Dan syarat dari Luna ini berhasil membuat mata Felix hampir melompat keluar. Bagaimana mungkin mereka menikah tanpa melakukan hubungan tersebut? Dan lebih gawatnya lagi, jika Felix tidak melakukannya maka mereka tidak akan memiliki anak. Dengan tanpa anak,
maka bisa dipastikan Luna akan dengan mudah pergi dari kehidupannya setelah dengan susah payah ia dapatkan.
“Bahkan saya sudah melihat dan merasakan semua yang kamu miliki, Lun. Jadi syarat itu tidak masuk akal. Saya menolaknya. Karena saya ingin punya anak dari kamu.” ucap Felix mencoba untuk membuat Luna menghilangkan
syarat pertama yang diberikannya.
__ADS_1
“Saya akan menyerahkan diri saya seutuhnya ketika saya sudah bisa meyakinkan hati saya. Jadi jika memang Bapak mencintai saya seperti yang Bapak katakan, saya rasa Bapak akan mau dengan setia menunggu saat
itu datang.” ucap Luna kembali dengan santai dan masih mempertahankan pendiriannya. Luna masih menginginkan syarat itu ada karena ia ingin melakukannya dengan orang yang dicintainya dengan penuh perasaan.
“Oke. Ada lagi?” tanya Felix yang telah pasrah dan menerima alasan yang Luna berikan. Memang melakukan hubungan tersebut akan terasa lebih nikmat jika dilengkapi dengan perasaan saling mencintai, bukan
dari sebuah keterpaksaan.
“Kedua, saya ingin pernikahan ini disembunyikan. Biarkan hanya kita yang mengetahui tentang pernikahan ini.” ucap Luna kembali. Sejujurnya, Luna juga tidak tega memberikan syarat ini kepada Felix. Namun Luna juga terus berpikir jikalau mereka pada akhirnya harus berpisah. Dengan menyembunyikan pernikahannya, maka ia tidak perlu menjelaskan kepada banyak pihak tentang alasan perceraian mereka.
Dan lagi-lagi syarat dari Luna ini membuat Felix harus membelalakan matanya. Felix menikahi Luna agar tidak ada laki-laki lain yang mendekati gadis pujaannya itu, termasuk Lino. Jadi bagaimana jika pernikahan ini disembunyikan? Tentunya tidak akan ada efek apapun dan masih akan banyak laki-laki yang mendekati gadis yang akan berstatus sebagai istrinya itu.
“Tentunya saya yang akan memproklamirkan status saya nantinya ketika memang saya telah bisa memantapkan hati saya sendiri. Saya hanya tidak ingin orang memandang Anda sebagai seorang pemaksa karena memaksakan kehendak untuk menikah dengan saya ataupun memandang saya sebagai seorang yang memanfaatkan kesempatan.” jelas Luna dengan penjelasan yang memang masuk akan karena memang telah dipikirkannya dengan sangat matang.
Dan lagi-lagi, Felix hanya bisa menganggukan kepalanya tanda menerima persyaratan dari Luna. Karena memang apa yang dikatakan oleh Luna cukup masuk akal menurut Felix. Ia pun tidak ingin nantinya istrinya itu dipandang sebelah mata oleh masyarakat.
__ADS_1
“Oke. Tapi saya akan tetap memberitahukan kepada seluruh sahabat saya karena mereka termasuk orang yang penting bagi kehidupan saya.” ucap Felix kemudian karena ia masih tidak ingin Luna terlalu dekat dengan Lino, terlebih karena Felix merasa Lino memiliki perasaan lain terhadap Luna.
Luna pun hanya menggedikkan bahunya tanda tidak terlalu mempedulikan hal tersebut. Bagi Luna, selama status hubungannya tidak tersebar luas, maka tidak akan menjadi masalah bagi dirinya.
“Yang ketiga, saya hanya minta untuk tolong lepaskan saya jika memang setelah setahun pernikahan ini, saya tidak bisa mencintai Anda atau Anda tidak bisa membuat saya memiliki perasaan lebih. Atau mungkin Anda memiliki wanita lain yang bisa membuat Anda saling mencintai.” ucap Luna kemudian
Dan sekali lagi, Felix harus membelalakan matanya mendengar syarat yang dikeluarkan oleh Luna. Melepaskan gadis itu setelah semua perjuangan yang dilakukannya selama ini rasanya sangat tidak mungkin.
“Tidak mungkin, Luna. Saya telah berusaha hingga titik ini dan kamu dengan mudahnya meminta saya untuk melepaskan kamu? Jangan gila kamu! Saya tidak akan pernah sudi melepaskan kamu kembali. Dan saya pastikan kamu akan mencintai saya!” ucap Felix yang sudah tidak bisa menahan emosinya.
Memang sedari tadi, sejak Luna memberikan syarat pertamanya, sedikit demi sedikit emosi Felix mulai merangkak naik. Terlebih ketika mendengar syarat demi syarat yang dikeluarkan oleh Luna.
“Saya hanya ingin bahagia dalam hidup saya. Karena hingga saat ini, saya tidak pernah merasakan kebahagiaan.” ucap Luna sambil menundukkan kepalanya karena merasa bersalah dan takut dengan teriakan Felix.
“Baik! Saya rasa, syarat dari kamu cukup hanya tiga saja. Dan sekarang, permintaan saya, ubah panggilan kamu. Kita bisa memulai dengan panggilan ‘aku-kamu’ atau mungkin panggilan sayang.” ucap Felix menutup pembicaraannya dengan Luna hari itu.
__ADS_1
************
-Bersambung-