Berhak Bahagia

Berhak Bahagia
Episode 59 – Mencari Suruhan


__ADS_3

Sepeninggal Felix, Rianti pun segera menyusun rencana dengan baik. Terlebih dengan uang yang cukup banyak ditangannya. Maka dia bisa melakukan berbagai macam hal agar memenuhi perjanjiannya dengan pria


tersebut. Persetan dengan yang namanya surat perjanjian. Buat Rianti, yang terpenting dia akan mendapatkan uang dalam jumlah cukup banyak secara teratur jika bisa mendapatkan kembali anak perempuannya.


Rianti pun segera menghubungi Jordan, anak sulungnya, untuk meminta bantuan. Rianti sangat tahu bahwa Jordan memiliki banyak teman-teman yang bisa diandalkan untuk menjalankan misinya saat ini.


“Jo, Ibu perlu satu atau dua orang temen kamu yang bisa dipercaya untuk mencari tahu keberadaan adik kamu.” ucap Rianti ketika sambungan telponnya diangkat oleh Jordan, si anak sulung yang entah saat ini sedang berada dimana dan sedang apa.


“Besok orangnya akan menghubungi Ibu. Tunggu aja.” jawab Jordan singkat dan mematikan sambungan telponnya.


Ya, begitulah Jordan. Anak laki-laki pertama yang sangat disayangi oleh Rianti karena perasaan bersalah telah mengabaikannya selama masa kehamilan yang sulit. Anak itu tumbuh menjadi seorang yang kurang memiliki sopan santun. Kerjaannya saat ini hanyalah membentuk otot-otot tubuhnya di gym yang cukup ternama serta bersenang-senang dengan para wanita yang mampu membayarnya. Hidup bebas tanpa memikirkan dosa-dosa yang dibuatnya. Baginya, surga dunia adalah salah satu kesenangannya.


Penyesalan Rianti selama ini pun tidak pernah membuat Jordan menjadi sadar dan berubah menjadi lebih menyayangi ibunya. Dia hanya akan bersikap baik dengan sang ibu apabila ada yang diinginkannya. Karena


Jordan tahu bahwa Rianti memiliki perasaan bersalah yang besar sehingga apapun yang diinginkannya pasti akan dipenuhi.


Baru kali ini Rianti membutuhkan pertolongan dari Jordan. Karena biasanya Jordan yang selalu mencarinya, terlebih jika anak sulungnya itu sedang kekurangan uang untuk menjalankan kesenangannya. Dan mendapati sikap Jordan yang terlalu cuek dan dingin itu, Rianti hanya bisa menghela nafasnya berat. Anak yang dibela-belanya sampai membuang anak perempuannya pun tidak bisa memperhatikan dirinya. Sunggu Rianti pun merasa

__ADS_1


sepi dalam hidupnya.


Dan Rianti pun segera memasukkan smartphone nya kedalam tas, menyeka sedikit air matanya yang hampir lolos, dan berlalu dari tempat tersebut. Ia tidak ingin memikirkan lagi tentang sifat anak sulungnya. Rianti memutuskan untuk lebih focus dengan misinya kali ini untuk mendapatkan sumber uang kembali.


********


Keesokan Harinya – Pukul 10.00


Kringg.. Kring.. Kring..


Waktu yang cukup pagi untuk ukuran seorang Jordan bersama teman-temannya. Biasanya, jam segini, Jordan entah masih berada di alam mana karena terlalu lelah bergadang menyenagkan wanita-wanita yang haus akan


belaian.


“Selamat pagi, Boy. Kamu sudah tahu apa tugasmu? Saya rasa seharusnya Jordan sudah memberitahumu sebelum merekomendasikanmu, bukan?” tanya Rianti to the point. Sejujurnya, Rianti sangat malas dengan


orang-orang di sekeliling Jordan yang memang sering melihat wanita hanya sebagai objek saja. Meskipun sebenarnya yang terjadi ada simbiosis mutualisme antara Jordan dan wanita-wanita itu, tetapi tetap saja sedikit banyak membuat Rianti cukup jijik dengan kegiatan itu.

__ADS_1


Rianti dan Boy pun melanjutkan pembicaraan tentang pembayaran yang akan diberikan oleh Rianti. Dan wanita itu juga menjelaskan semua yang diketahuinya tentang Luna kepada laki-laki yang akan ditugaskannya untuk mencari anak perempuannya itu. Dan setelah semua disetujui oleh kedua belah pihak, Rianti pun berjanji untuk mengirimkan foto terbaru Luna yang dimilikinya. Ya, Rianti memang telah mendapatkan foto Luna ketika bertemu di


mall kala itu. Dan memang Luna tidak banyak berubah, sehingga foto-foto yang ada di media sosialnya pun masih bisa digunakan untuk mempermudah pencarian.


“Saya akan kirimkan kamu foto Luna segera. Dan saya harap kamu bisa menemukan anak itu segera. Paling lama, saya kasi kamu waktu satu bulan. Jika memang kamu bisa menyelesaikan sebelum waktu itu, saya akan memberikan bonus untukmu.” ucap Rianti sebelum akhirnya mengirimkan foto Luna dari beberapa sudut yang diambilnya dari beberapa halaman social media miliknya.


Transaksi pun kini selesai. Dan Rianti bisa sedikit bernafas lega karena sebentar lagi ia akan semakin dekat dengan uang yang akan di dapatkannya. Rianti pun merasa Felix adalah orang yang cukup baik. Jadi tidak akan masalah jika Luna menikah dengan laki-laki itu.


*************


Apakah Luna akan ditemukan oleh Rianti? Sedangkan kota tempat tinggal Luna sendiri bukanlah kota kecil yang dapat dengan mudahnya dikelilingi.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya. Jangan lupa like, komen, dan vote nya.


************


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2