
Hari yang dinantikan oleh Felix, Rianti, dan Surya pun tiba. Hari dimana Felix akan menikahi gadis yang selalu dipujanya belakangan ini. Hari dimana Felix akan memiliki Luna seutuhnya tanpa ada yang berani mengusik karena statusnya telah jelas dimata agama dan hukum. Dan hari ini juga hari yang dinantikan oleh Rianti dan Surya. Karena mulai hari ini, mereka tidak perlu lagi susah-susah bekerja untuk mendapatkan uang yang banyak.
Menatu laki-laki mereka ini akan memenuhi kebutuhan mereka akan uang.
Namun hal itu berbanding terbalik dengan Luna. Meskipun telah menyetujui pernikahan ini, tetapi Luna tidak bisa membohongi hati kecilnya, dimana disana terdapat teriakan-teriakan yang menolak pernikahan ini. Entah kenapa dan apa buruknya Felix, tetapi rasanya Luna masih sangat tidak nyaman berada disamping laki-laki itu. Rasanya akan ada sesuatu hal buruk yang akan diterimanya jika berada disamping laki-laki yang sebentar lagi akan
menjadi suaminya.
Meskipun demikian, Luna sudah tidak bisa mundur lagi. Oleh karena itu, ia pun pasrah ketika sejak pagi telah ada tim make up artis yang datang ke kamar tersebut untuk memake over dirinya. Walaupun senyum terlukis pada wajahnya, tetapi Luna pun tidak bisa menyembunyikan kegalauan dan kesedihannya.
Make up pun selesai tepat waktu. Kini saatnya Luna menggunakan gaun yang telah disediakan. Dengan dibantu oleh orang-orang butik yang telah disewa oleh Felix, Luna berhasil menggunakan dress panjangnya dengan
__ADS_1
sempurna. Jika dibayangkan saat ini, penampilan Luna memang sudah bagaikan Cinderella di negeri dongeng. Dengan dress berwarna putih, veil yang mencapai lantai, rambut yang digulung dengan cantik, dan mahkota ala kerajaan yang melengkapi penampilan Luna di hari bahagianya ini.
Felix pun tidak kalah tampan hari ini. Dengan kemeja, vest, dan jas yang serba putih, Felix tampil dengan senyum yang tidak pernah pudar. Meskipun tanpa ditemani oleh keluarga ataupun sahabatnya, tetapi Felix tidak akan pernah menyesal untuk menyambut datangnya hari ini.
Dan waktu yang dinantikan pun tiba. Kini saatnya rombongan Felix bergerak menuju salah satu Catedral yang ada di negara tersebut. Meskipun menempuh jarak yang cukup jauh, tetapi Felix tidak mempermasalahkannya. Kenapa Felix memilih Catedral tersebut? Karena menurutnya, tempat ini memiliki kesan yang sangat sakral dan pemandangan yang sangat indah. Sangat cocok jika digunakan untuk menyambut awal hidup baru.
Setelah rombongan Felix berangkat, tidak berapa lama, Luna beserta keluarganya pun mengikuti dibelakang. Untuk pernikahannya, Felix dan Luna memilih untuk bertemu di altar. Oleh karena itu, merekapun
30 menit perjalanan, akhirnya rombongan Felix pun telah sampai di Catedral. Ia pun segera memasuki tempat tersebut hingga bertemu dengan sang pendeta di depan altar. Dan kini saatnya ia untuk menunggu
pengantin wanitanya memasuki gereja tersebut.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama, Luna pun sampai di pelataran Catedral. Dengan didampingi oleh Surya yang memegangnya dengan sangat erat, Luna berjalan memasuki Catedral dan melewati karpet merah yang akan membawanya menuju ke altar.
Langkah demi langkah yang terasa berat bagi Luna pun akhirnya selesai. Kini, Surya pun menyerahkan tangan anak perempuan satu-satunya ke tangan pria yang akan menjadi pendamping hidupnya untuk kini dan selamanya. Surya pun menyerahkan anak gadisnya itu dengan senyum yang terus merekah karena memang hari ini dia merasakan kebahagiaan yang hampir tidak pernah dirasakannya sebelumnya. Dan setelah menyerahkan anak gadisnya, Surya pun berlalu untuk duduk di tempat yang telah disediakan pihak gereja bagi orang tua kedua mempelai.
Kini, saatnya Felix membimbing gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya tersebut untuk membacakan janji suci pernikahan mereka secara bergantian. Dengan dipandu oleh pendeta yang ada dihadapan mereka, Felix pun dengan lantang membacakan janji-janjinya untuk terus setia kepada wanita dihadapannya dalam keadaan apapun.
Dan ketika kini giliran Luna untuk membacakan janji suci pernikahannya, tiba-tiba..
“TUNGGU!!!” teriak seseorang dari balik pintu Catedral.
***************
__ADS_1
-Bersambung-