
"Apapun yang di lakukan dengan hati ikhlas, akan membuahkan hasil yang memuaskan."
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Kringg..... Kringg... Kringg...
Bel istirahat pun berbunyi, anak-anak mulai berdesakan untuk balapan pergi ke kantin.
Riska terlihat masih murung di mejanya
"Heh kutu, ngelamun terus. Kesambet baru tau rasa lu" Kaget dari Mario.
"Apaan sih yo, ke kantin sana. Ngapain sih masih di sini ganggu aku aja lagi berimajinasi" Jawab dari Riska, sambil sesekali membenarkan posisi duduknya.
"Imajinasi ? Mau jadi spongebob lu. Yok kantin aku teraktir bakso mbak minah, gimana?" Jawab Mario dengan menaikkan alisnya.
"Enggak ah, gak laper yo" Jawab Riska masih memalingkan muka, dan tiba-tiba terdengar suara aneh
"KRUKKK... KRUKKK.. KRUKKK.."
ternyata itu adalah suara dari perutnya Riska, yang belum makan dari kemarin malam.
"Nahloh, suara cacing siapa tuh. Dah lah yok buruan kasian cacing lu, belum Bulan puasa malah disuruh Puasa ahahahaha" Jawab Mario sambil tertawa receh.
Tanpa menunggu jawaban Mario langsung menarik tangan Riska untuk pergi ke Kantin.
"Eh yo, pemaksaan ini namanya. Tolong.. Saya di culik tolong.. Hahaha" Canda Riska sambil sok-sokan berteriak seakan-akan meminta bantuan.
"Berisik kutu, lebay banget hmmmm..." Jawab Mario sambil mendekap mulut Riska yang terus berteriak. Mario pun sangat malu sekali dilihatin oleh orang-orang di sekitarnya. Tatapan sinis di dapatkan Mario.
"Dikira gue beneran mau nyulik apa ya ? Kesel liatnya" Batin mario.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Bu Bakso 2 ya bu, satunya pedes banget pakai toge yang banyak. Sama es tehnya 2 ya bu" Kata Mario sembari matanya mencari tempat duduk yang kosong.
Akhirnya Riska dan Mario pun duduk di bangku paling belakang. Dekat dengan parkiran. Mereka masih sama-sama diam, tidak ada topik pembicaraan yang keluar dari mulut masing-masing.
"Ris..." Panggil Mario memecahkan keheningan di antara mereka.
"Hmmm" Jawab Riska dengan datar.
"Gimana saran ku tadi ? Kamu mau ?" Tanya Mario.
Riska masih terdiam, tidak menjawab apa-apa.
"Ris gimana ?" Tanya Mario sekali lagi.
__ADS_1
"Emm...Sepertinya aku setuju yo sama saranmu tadi. Tapi aku mau nitip kue aja, buat ke warung-warung atau kantin sekolah" Jawab Riska
"Terus rencana selan..." Jawab dari mario belum selesai.
"Mas mbak Ini baksonya, ini yang pedas banget toge banyak buat mas Mario, ini buat mbak Riska. Sama ini Es Tehnya 2" Tiba-tiba Bu kantin pun datang membawakan pesanan mereka.
"Terima kasih bu" Jawab dari Riska dan Mario.
"Aku lanjutin, terus gimana rencana selanjutnya. Kamu sudah ada modalnya ?" Tanya Mario lagi.
"Rencana mulai besok yo, mau Jual donat sama Brownis. Masalah modal ada sih, aku masih ada tabungan sekitar 200.000. Tinggal alatnya yang aku gak punya, alat-alat dirumahku kan udah habis di gadai sama abangku" Jawab Riska sambil menuangkan Saus ke dalam mangkuk baksonya.
"Gini aja Ris, nanti aku pinjemin mamiku alat-alatnya mamiku kan juga suka bikin kue tuh. Tapi semenjak aku punya adik bayi mami jadi gak pernah bikin kue. Bisalah kamu pakai dulu" Jawab Mario sembari memasukan bakso kedalam mulutnya.
"Eh serius Rio, wah boleh tuh. Nanti pulang sekolah aku sempetin ke rumahmu dulu ya sebelum berangkat ke cafe" Jawab Riska dengan antusias.
"Tapi BTW kamu kapan bikin kuenya ? kan pulangnya dari Cafe tengah malem gitu" Tanya Mario lagi.
"Itu ya, hmm bisalah.. nanti aku atur waktu. kan ada Risna juga pasti mau ngebantu lah" jawab Riska sambil menggigit baksonya.
"Tapi aku kan pulang sekolah langsung ke cafe, gimana dengan alat-alatnya. kamu mau nganter kerumahku rio ?" tambah dari Riska
"Iya gampang lah, makan dulu. Kalau mau nambah bilang ya" Jawab Mario.
"Iya bawel, terima kasih ya bantuannya sahabat ku yang ganteng" Goda Riska dengan suara manjanya.
"Hah.. Gak denger gue, baksonya terlalu enak" Jawab mario sambil menutup telinganya.
Mereka pun melanjutkan makan sembari di selingi canda tawa.
"Yah, akhirnya Riska gak bingung lagi yah. Doain Riska ya yah semoga bisa" Batin dari Riska
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"Assalamualaikum mi, Mario pulang" Kata Mario sambil membuka pintu.
"Iya Waalaikumsalam. Eh ada Riska masuk nak udah lama ya gak main kesini kamu" Jawab dari mami Mario.
"Dia sombong mah, sok sibuk dia. Lagi ada kerjaan ngecat langit jadi warna kuning hahaha" Goda dari Mario.
"Ehhh enggak tante. Ish mario apa sih, itu tante Riska sekarang lagi sibuk kerja hehe" Jawab dari riska, sambil mencubit lengan Mario.
"Sudah.. Sudah... Kok malah berantem. Ayah kamu bagaimana kabarnya nak ? Sudah sembuh ?" Tanya dari mami Mario.
"Belum tante, ayah sekarang lagi di Rumah sakit" Jawab Riska.
"Mamahmu udah pulang kerumah ?" Tanya mamah Mario lagi
"Hehe belum tante" Jawab Riska.
__ADS_1
"Yang sabar ya nak, kamu dan saudara-saudaramu pasti bisa menjalani ini semua" Balas dari Mami Mario sambil mengelus kepala Riska dengan lembut.
"Ohya Mi, Riska mau pinjam alat Roti. Dia mau jualan brownis mi. Buat uang saku tambahan katanya" Sahut dari Mario dari dalam kamarnya.
"Ehh iya tante, riska mau pinjem mixer dan alat-alat lainnya. Apa boleh tante ?" Tambah dari Riska.
"Boleh dong, nanti biar di antar sama Mario ya Ris kerumah kamu" Jawab Mami Mario
"Wah terima kasih ya tante" Jawab Riska dengan wajah yang sangat senang.
"Sama-sama nak. Makan dulu yuk tante tadi masak sayur sop sama perkedel kentang" Balas Mami Mario sambil mengajak Riska masuk ke dalam.
"Eh maaf tante, Riska tidak bisa lama-lama soalnya riska harus kerja di Cafe. 20 menit lagi masuk tante" Jawab riska sambil melihat jam tangannya.
"Kamu kerja di cafe mana ? Kamu gak mau makan dulu. Biar tante bungkusin ya" Tanya Mami Mario.
"Di cafe 7 lorong tante, di depan Indomart. Tidak udah repot-repot tante soalnya di Cafe tidak boleh membawa makanan dari luar" Jawab Riska.
"Yaudah kalau gitu, hati-hati ya nak. Nanti habis magrib biar di antar Mario Alat-alatnya" Ucap mami Mario
"Iya tante, Riska permisi dulu ya tante" Jawab Riska sambil mencium punggung tangan Mami Mario
"Heh mau kemana lu, cepet-cepet amat" Tanya Mario yang baru saja keluar dari kamarnya
"Mau ke jepang ketemu doraemon, mau ikut?" Jawab Riska sambil cengengesan.
"Halu lu kutu" Jawab Rio sambil menoyor kepala Riska.
Mami Rio sudah terbiasa melihat mereka berdua berantem seperti ini.
"Bodo amat Rio, aku berangkat dulu ya. Sini salim dulu" Jawab Riska sambil menaikkan tanggannya.
"Ogah... Pergi sana bau koran kebakar lu" Goda Mario sambil tertawa kencang.
"Ish... Dasar tutup kecap. Tante Riska pergi dulu ya. Assalamualaikum" Pamit Riska sambil naik ke atas motornya.
"Iya hati-hati riska, waalaikumsalam" Sahut mami Mario.
"Salam buat Doraemon ya kutu, bilangin dari Mario ganteng" Sahut Mario sambil belagak sok keren di depan pintu.
"Hmmm dahlah males" Jawab Riska sambil menaikkan alisnya.
Riska pun melaju menuju tempat kerjanya. Dengan hati yang sudah lega, karena dia sudah mendapatkan solusi dari semua masalahnya.
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Akhirnya Riska mendapatkan solusi atas masalahnya.
Bagaimana dengan Episode kali ini temen-temen ?
__ADS_1
Terima kasih untuk Like Dan Commennya ya ♥