
Setelah Garil dan Exel pulang, Shena dan chikat langsung masuk ke kamar meletakkan badan diatas kasur. Chika yang sudah sangat mengantuk, mengucapkan selamat tidur pada Shena. Begitupun Shena bersiap-siap untuk tidur dan memejamkan mata, karena belum mengantuk Shena bangun dan mengambil segelas air putih.
Lirih Shena, "Duhh, nggak ngantuk lagi gue."
Shena menghidupkan lampu meja dan mencoba membaca buku untuk meletihkan matanya.
Lirih Chika, "Lo, nggak tidur Sen."
Balas Shena, "Gue belum ngantuk, lo tidur aja dulu."
Sahut Chika mengambil posisi nyaman untuk tidur, "Yaudah deh.."
Membaca setiap lembar buku, Shena melihat jam dimana menunjukkan hampir pukul 3 pagi. Shena mengusap wajah bicara lirih pada diri sendiri kenapa dia sudah membaca berlembar-lembar buku tapi belum mengantuk juga.
Garil yang sudah sampai dirumah, tiduran dikasur sambil bermain ponsel. Sementara Exel sudah tertidur duluan, iseng Garil memainkan ponsel dengan melihat profil whatsapp Shena dan tidak sengaja melihat whatsapp Shena yang masih aktif.
Dengan senyum tipis mencoba memberi pesan pada shena, "Belum tidur?, tumben masih aktif."
Shena mendengar ponsel yang berbunyi, dengan sedikit lemas mengusap mata mengambil gadgetnya, "Siapa sih. Hah, Garil (bisiknya)."
Shena hanya membaca dan tidak membalas, Garil yang melihat kembali mencoba menyepam.
__ADS_1
Shena merasa risih dan memberi balasan, "Apasih lo, ganggu aja."
Garil tersenyum dan mencoba melakukan vc pada Shena, kerut alis Shena melihat Garil video call dan menolak. Tidak berhenti dari situ, Garil kembali menghubungi Shena berkali-kali. Hingga akhirnya Shena pun mengangkatnya, dan bertanya dengan wajah sedikit kesal.
"Kenapa sih lo, vc vc terus."
Garil menjawab dengan senyum, "Mm, gue kangen."
Sahut shena dengan muka datar, "Apaan sih."
"Apaan sih" cibir Garil dengan senyum.
"Ikut-ikut aja deh."
"Hem" jutek Shena.
Garil mencoba sedikit menghibur Shena, beranjak dari tempat tidur menuju sofa, "Tunggu ya."
"Mau ngapain lo."
Sahut Garil, "Udah tunggu aja."
__ADS_1
Garil mengambil gitar sambil berbaring diatas sofa, meminta Shena untuk request lagu kesukaannya.
Dengan canggung shena menolak, "Apaan sih, nggak mau ah. Gue mau tidur."
Tekan Garil, "Eh, jangan gitu dong. Jarang-jarang kan kita ngobrol seakrab ini, seenggaknya kita kan bisa berteman. Udah buruan, jarang-jarang juga lo ngedenger gue nyanyi."
Lirih shena menghelakan nafas, "Yaudah terserah lo."
Dengan senyum menatap mata Shena dari vc, Garil mengatakan padanya kalau jika dia mendengarkan lagu ini maka moodnya akan lebih baik.
"Buruan, kalau nggak gue matiin ini."
"Iya iya" balas Garil.
Garilpun mulai menyanyikan lagu yang romantis namun berkesan dengan suara merdunya, Shena memandang Garil dari layar ponsel. Tak disangka lagu itu benar-benar bisa mengubah moodnya menjadi lebih baik, pelan-pelan mata Shena mulai letih dan membuatnya tertidur dengan vc yang masih menyala. Setelah selesai bernyanyi, Garil membuka mata dan mengambil ponselnya. Melihat Shena yang sudah tertidur, Garilpun tersenyum lebar dan menangakap gambar (screenshot) Shena.
Garil segera mematikan vc nya lalu mengirim foto screenshot Shena yang tertidur dan mengucapkan selamat malam dan bermimpi indah dengan emoticon tersenyum.
Kringg..
Suara jam berbunyi yang menunjukkan pukul 07:00 WIB. Shena terbangun dengan mata yang masih tertutup mematikan jam. Membuka dan mengusap mata yang masih sayup, kaget Shena yang teringat vc dari Garil. Langsung melihat ponselnya, dengan lega melihat vc nya sudah dimatikan. Lalu Shena melihat notifikasi dari Garil yang ternyata itu fotonya saat tertidur dan membuat Shena tersenyum lebar.
__ADS_1
***