BERIKAN AKU CAHAYAMU

BERIKAN AKU CAHAYAMU
Sendiri


__ADS_3

Malam hari chika keluar kamar mandi dengan dress indah yang ia kenakan, terlihat begitu anggun dan elegan berjalan kearah cermin untuk merias diri.


Klukk..


Pintu kamar terbuka, yang mana shena baru saja pulang mengerjakan tugas kampus dirumah salah satu teman ceweknya (nesa).


Berjalan lemas dengan raut wajah lelah menaruh sembarang tasnya diatas kasur langsung berbaring.


"Duhh.. capek juga." Lirihnya mengelap wajah dengan kedua telapak tangan.


Sambil merapikan rambut dengan sisir, chika bertanya pada shena apakah tugasnya sudah selesai. Shena menjawab sudah dengan nada lemas menoleh chika bertanya akan kemana ia pergi.


"Cantik banget."


Chika salah tingkah, berbalik badan bicara malu-malu.


"Aaa.. makasih.. Janrang-jarang deh lo muji gue, jadi malu."


Tarik nafas shena mengerutkan bibir, "Lebay deh lo. Gue tanya, lo mau kemana sih?."


Shena berbalik badan menatap kaca, "Gue.. mau jalan dong. Diner.."


"Enak banget sih.." Lirik shena.


Chika mengambil tas, menghampiri shena mengejeknya.


"Uhh.. kacian, ajak ayang garil dong."


"Ayang ayang.. ayang goreng?."

__ADS_1


"Itu ayam goreng." Tawa chika.


Tin tin..


Klakson mobil berbunyi, chika segera turun dengan melempar ejekan pada shena.


"Dadah.." Membuka pintu kamar.


Shena menatap lesu, "Punya temen gitu banget (memegang kepala), sendirian deh gue."


"Duh.. capek banget gue, mana tugas masih ada beberapa yang belum gue kerjain." Lanjutnya memejamkan pelan mata.


30 menit kemudian, karena lelah dan posisi tidur yang sembarang shena tidur ditepi kasur dengan sedikit gerakan membuatnya jatuh tengkurap dengan mata yang masih terpejam.


"Aduhh!. Dasar kasur." Membuka perlahan mata.


Sejenak menatap dengan tatapan kosong, mengedipkan mata dan segera bangun. Kembali duduk diatas kasur dan membaringkan badannya yang masih lemas, maraba-raba tas yang ada disampingnya mencari ponsel.


Segera bangkit menuju kamar mandi untuk mencuci muka, "Cuci muka dulu deh."


Garil keluar dari kamar mandi tanpa memakai baju sambil mengelap rambutnya yang basah dengan handuk.


"Exel nggak ada, dirumah sendiri. (Tersenyum) mending gue video call shena aja." Mengambil ponsel, menaruh handuk diatas kasur dengan sembarang dan mengambil ponsel di kasur.


Shena keluar dari kamar mandi mengelap wajahnya dengan handuk kecil. Tiba-tiba..


Klung klung..


Ponselnya berbunyi dan segera mengambil ponselnya diatas kasur.

__ADS_1


"Siapa sih.."


"Garil?. Tumben video call." Lanjutnya menerima panggilan.


Senyum garil melihat shena duduk dikasur dan menyapa, sementara shena melihat garil yang tidak memakai baju dengan terkejut menutup mata dengan sebelah telapak tangan.


"Ihh lo!.. kenapa nggak pakek baju sih?."


"Lah kenapa?. Biasa aja lah."


"Nggak nggak, sana pakek baju dulu!. Kalo nggak mau gue matiin nih."


"Eh jangan dong. Iya iya gue pakek baju dulu, tunggu bentar." Menaruh ponsel berjalan mengambil baju.


"Iya.. lo sudah menodai mata gue (lirih shena).


"Udah kan." Lanjut garil.


Shena mengangguk, "Lagian lo tumben banget sih video call gue."


"Ya nggak papa. Kangen gue."


"Basi deh lo (senyum malu-malu shena). Lagi kesepian aja kan lo, makannya vc gue. Kalo nggak, ya nggak bakal lo mau vc gue."


"Kenapa sih, sensi banget. Jadi lo mau gue kabarin terus, yaudah nanti bakal gue kabarin lo terus."


"Ya-ya.. nggak gitu. Maksud gue, pasti lo kesepian kan, karena exel keluar jalan sama chika." Gugup shena duduk dikasur.


"Iya sih. Artinya lo juga kesepian dong karena temen lo lagi keluar. Pasti lo nunggu banget kabar dari gue ya, pasti lo kangen berat kan sama gue tapi lo malu mau ngabarin gue. Untung aja gue ngabarin lo."

__ADS_1


Shena menaikan sebelah bibir, "Dihh.. siapa juga yang nungguin kabar dari lo, kangen juga nggak. Nanya sendiri, jawab sendiri (lirih berbisik).


Next👇.


__ADS_2