Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)
Ceo Cantik


__ADS_3

~aku pernah berteman dengan putus asa saat bebanku terlalu berat, tapi beruntungnya aku cepat sadar bahwa Tuhan memberikan kita keluarga; agar berusaha demi mereka~Manda


********************


memasuki lobi perusahaan, Manda di sambut hormat oleh para karyawan yang kebetulan berada di lobi seperti. biasanya


"selamat pagi, bu"


tersenyum sebagai balasan, Manda melanjutkan langkah kaki jenjangnya menuju lift khusus Ceo yang akan mengantarnya pada ruangan pribadinya di lantai tertinggi gedung pencakar langit ini.


saat Manda akan mendudukan bokongnya di kursi kebesarannya, rentetan pesan masuk di ponselnya


tlingk


tlingk


tlingk


Manda meraih ponselnya dan membuka pesan itu


Daddy Twins (7 pesan baru)


'aku udah sampai dirumah sakit' isi pesan pertama yang Manda baca sirat akan pelaporan seorang pria agar wanitanya tahu dimana posisinya


'gimana anak anak? udah sampai kelaskan?'


'maaf nggak bisa nganter sampai twins masuk kelas'


'jangan terlalu capek yah ibu Ceo'


'nanti siang kita makan di tempat biasa bareng twins oke!'


'aku kerja dulu sweethear, banyak pasien mengantri nih'


'love you mommy twins 💖'


isi pesan dari Jefry, pria yang berprofesi sebagai dokter psikiatri itu adalah pria yang biasa twins panggil Daddy.

__ADS_1


Jefry tadi buru buru hingga tak sempat menunggu twins memasuki kelas karna tiba tiba rumah sakit menghubunginya bahwa ada pasiennya mendadak membutuhkan dirinya saat itu juga.


Jefry Ivan Munta, Sp.Kj adalah dokter yang membantu Manda keluar dari permasalahan mentalnya beberapa tahun lalu, Jefry juga masih dalam kerabat dekat dengan keluarga Ivander sekaligus teman seperjuangan Mario saat mereka berada di universitas hingga meraih gelar dokter spesialis tapi di ahli yang berbeda. jika Mario adalah dokter yang senang berkutat dengan pisau-pisau bedah, ahli organ dalam, maka Jefry lebih memiliki kemampuan untuk mendiagnosis dan menangani gangguan mental pada pasien, ahli kejiwaan.


Manda tersenyum membaca rentetan pesan dari daddy si kembar, tanpa mengurangi garis lengkung di bibirnya, jari lentik itu dengan lihai mengetik balasan di layar ponselnya


'aku juga udah di kantor'


'Twins udah di kelas bermainnya'


'5 menit dari sekarang aku ada meeting dengan perusahaan fight club'


'oke, kami menunggumu untuk makan siang'


'selamat bekerja 💪 '


send to Daddy Twins


"sekarang waktunya, bu" ucap Jeal, sekertris Manda


"baiklah" Ceo muda cantik itu melangkah keluar setelah mempelajari berkas mengenai Fight Club, perusahaam yang meminta kerja sama dengan perusahaan Ivander. Manda akan menanam modal pada perusahaan mereka.


Manda hanya tersenyum tipis menanggapi


"Dokter Jefry beruntung memiliki wanita seperti anda" Ucap Malik, CEO Fight Club


Manda menaikan satu alisnya mendengar ucapan rekan bisnis barunya


"oh, saya sama dokter Jefry berteman dari kecil, hanya saja, saya 4 tahun terakhir menetap di Madrid untuk menyelesaikan kuliah s2 saya, dan baru bulan kemarin saya kembali dan langsung menggantikan posisi Daddy saya" jelas Malik panjang lebar karna melihat kebingungan Manda


"oh" Manda hanya ber oh menanggapi


"dan darimana saya tahu tentang anda, itu dari grup chat kami" lanjut Malik mencoba mengakrabkan diri


"kalian membicarakan saya dibelakang heh? " Manda menyipitkan mata menuntut jawaban


"oh, eh, eng,, enggak!" sela Malik gelagapan

__ADS_1


"kami ini meski berjarak namun kami selalu berkabar, komunikasi kami tak pernah terputus, karna prinsip kami meski raga tak dapat berjumpa setidaknya ada ponsel yang bisa menyatukan kami, dan begitu juga dengan kabar bahagia dari sahabat kami si Jefry" jelas Malik takut Manda salah paham


Manda kembali mengangguk menanggapi


"oh ya, gimana kabar kedua keponakanku?" tanya Malik lagi saat melihat Manda hendak beranjak


"keponakan?" tanya Manda lagi-lagi dengan sebelah alis terangkat


"Zafier dan Zaafira. mereka adalah anak anak Jefry jadi mereka adalah keponakanku kan?" jawab Malik cepat. memang ia tak pernah ketemu langsung dengan twins, tapi ia beberapa kali melihat foto maupun video mereka di postingan-postingan sosial media milik Jefry


"oh, twins baik" jawab Manda


"kalau ***..."


"saya masih ada meeting setelah ini, mohon maaf tidak bisa menemani anda lebih lama" ucap manda memotong ucapan Malik, sambil melihat jam yang melingkar elegan di pergelangan tangganya


"baiklah, sekali lagi terimakasih bu" ucap Malik kembali formal


Manda hanya tersenyum tipis dan melangkah lebar meninggalakan Malik yang masih berdiri disana


"wanita yang menarik" gumam Malik menatap punggung Manda yang semakin menjauh


"cukup dingin dan tak tersentuh"


"beruntungnya si Jef dapat wanita sepertinya, cantik, muda, pintar dan enerjik"


"ahh si Jefri itu, mulutnya bilang jomblo eh tindakannya ternyata membuahkan anak, pintar sekali dia menyembunyikan wanitanya selama bertahun tahun dari kami" monolog Mario sambil geleng geleng mengingat kelakuan Jefri.


ya, para sahabat Jefry taunya, twins adalah milik Jefry. karna memang sedari awal Jefrylah yang selalu ada di samping Manda sampai bayi kembar itu tumbuh sebesar sekarang.


bersambung...


#######


makasih sudah mampir


makasih banget bagi yang sudi like, komen dan vote cerita aku ini

__ADS_1


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu


__ADS_2