
Pagi ini wanita cantik itu lagi-lagi dihadapkan dengan tingkah gemas salah satu bocah ciliknya, siapa lagi kalau bukan si bungsu, Zaafira Scout Ivander
Pagi ini gadis nakal yang biasa dijuluki oleh Zafier ratu drama itu membuat mommynya mengurut pangkal hidungnya berulang kali. Bagaimana tidak? Dimulai dari susah dibangunin sampai acara mandi yang terlihat ogah-ogahan, gadis cilik berlesung pipit itu bahkan menghabiskan hampir satu jam berada di kamar mandi, layaknya seorang wanita dewasa yang tengah memakai segala rangakain perawatan tubuhnya yang bermacam-macam rupa itu.
Zaafira perawatan? Oh tentu tidak. Batita 3 tahun itu hanya tahu sabun tubuh dan shampo yang sama merek dengan bedak bayinya sebagai serangkaian wajib yang harus ia pakai setiap harinya. Memang diusianya yang masih kecil ia sudah diajarkan untuk mandiri, melakukan hal-hal yang memang bisa dilakukan kedua anak kembar itu seorang diri, termasuk mandi sendiri.
Lalu apa yang dilakukan Zaafira di dalam kamar mandi hingga selama itu? Jawabannya, Zaafira tertidur di bathup.
Anak perempuan Manda itu sengaja berlama-lama di dalam sana sebagai bentuk ke malasan-nya pagi ini.
Membuat Zafier memberenggut sebal karna menunggu sang adik yang mode iblisnya sedang on. Zafier bahkan sudah rapi sebelum adiknya itu memasuki kamar mandi
Dan lihat sekarang? Makhluk mini yang keluar dari kamar mandi dengan tubuh dibaluti handuk jubah ping bergambar Minnie Mousenya malah kembali menaiki ranjang dan menenggelamkan tubuh kecilnya di springbed dengan seprai yang bermotif sama dengan jubahnya
Manda yang mengerti kekesalan sang jagoan hanya bisa mengelus kepala Zafier, menenangkan anak itu yang terduduk diam menekuk wajahnya di atas ranjang merah Mickey Mouse-nya
"Fira, buruan pakai seragamnya, nanti telat" peringat Manda. Tapi gadis kecil itu tidak bergeming, dia malah tiduran tengkurap dengan nyaman di pembaringannya
"Fira dengar mommy ngomong nggak sih?" gerutu Manda mendekati bungsunya
"dengel,,," Jawab Fira tak bersemangat
"kasihan kak Afi sedari tadi nungguin Fira, nanti Fira di tinggal loh" bujuk Manda berusaha sabar. Kasihan juga dengan anak lelakinya karna anak perempuannya yang terlalu drama
"mom, Fiya mau naci goyeng cocic,,," nah, kaaan
"iyaaa, mommy akan buatkan, sekarang bangun yah anak cantik, anak baik, anak pintarnya mommy" rayu Manda manis
"tapi buatan daddy"
Nyes
Manda mendengus kesal
Jadi rupanya princessnya itu tengah merajuk karna merindukan Jefry
__ADS_1
"Fiya lemecs mom" lirih Zaafira
Manda buru-buru menaruh telapak tangannya di dahi Zaafira. Keningnya mengkerut, tidak panas kok.
"jadi? Kamu mau sekolah atau nggak" Tanya Manda curiga
"nggak. Bu guyu-nya aja suyuh datang ke sini" Manda mendelik, apa penyakit malas princess nakalnya kambuh lagi?
"kak Afinya udah siap sayang. Masa iya Fira tega kecewain kakaknya,," ujar Manda sambil ngelirik Zafier yang berwajah datar
Beranjak turun dari ranjangnya, kaki kecil Zaafira mengayun ke arah ranjang Zafier yang bersebelahan dengan ranjangnya
"kak Afi ku yang baik, tampan, bait, cupel hilonya Cafiya, maafin Fiya yah kak. Fiya sayang sama kakak. Tapinya, Fiya mayas datang ke cekolah. Fiya ndak cemangat" rayu Zaafira sambil duduk di samping Zafier dengan mengerjab-erjabkan matanya, memohon pada Zafier.
"kita boyos aja hayi ini yah?" usul Zaafira merayu
"siapa yang mau bolos?" suara berat yang entah sejak kapan berada di ambang pintu kamar twins mengalihkan atensi ketiga ibu dan anak itu
"daddy?!"
"Jef"
Kedatangan Jefri memang sengaja ia rahasiakan, tujuannya tentu adalah sebuah kejutan untuk twins Z. Harusnya ia datang weekand, 2 hari lagi sesuai janjinya pada twins namun karna rasa rindunya yang tak terbendung membuatnya lebih awal berkunjung, tentu setelah ini ada waktu yang harus ia bayar.
"loh loh, my princess kenapa nangis, hm?" ucap Jefry merasakan tubuh Zaafira bergetar. Dan sepersekian detik selanjutnya isakan mulai terdengar dari bibir kecil Zaafira yang wajahhnya tenggelam di pundak Jefry.
"shut shut, apa ada yang nakalin princess dan jagoan-nya daddy sampai bersedih begini, hm? bilang sama daddy sayang, biar daddy hukum" tanya Jefry sambil mengelus lembut kedua punggung kecil twins. Jefry tahu walau Zafier tak menangis seperti Zaafira, tapi batita lelaki itu memeluk lehernya kuat menandakan jika Zafier juga tengah bersedih
Manda yang melihat itu, perlahan mendekat. Saat ia hendak meraih Zaafira, Jefry menggeleng. Lelaki dewasa itu kemudian beranjak dengan twins berada dalam gendongannya sekaligus
"ada apa, hm?" tanya Jefry setelah mendudukan dirinya di ranjang Zafier, ia memberikan senyuman manis pada Afi saat bocah lelaki itu mengelus punggung Zaafira yang masih sesegukan dengan menyembunyikan wajahnya di dada lelaki yang tengah memangku mereka
"Fila jangan nangis, Afi ikutan sedih. kan daddy udah datang,,, tapi Fila tetap halus ke sekolah temanin Afi, soalnya Afi ndak mau tanpa Fila,, tapinya Afi juga ndak mau bolos sekolah" ujar Zafier menenangkan sang adik, lelaki kecil itu berucap sambil memeluk adiknya sekaligus daddynya
Mengehela napas, Manda ikut duduk di samping mereka, memberikan senyuman pada Jefri dan beralih menatap anaknya bergantian sambil mengelus kedua punggung kecil twins bergantian
__ADS_1
"mom, dad?" panggil Zaafira lirih
"ada apa sayang?"
"kita kapan bayik ke ameyika sih?" tanya Zaafira yang kini mengurai pelukannya dari dekapan Jefry, ia menatap mommy dan daddynya bergantian yang saling memandang itu, alis Zaafira terangkat menanti jawaban dari keduanya saat tatapan mereka beralih padanya
"Fiya ndak suka disini. Sepi. Ndak ada ancel, mami cama momma" ucap Zaafira tak sepenuhnya berdusta
Tak sepenuhnya? Ya, batita perempuan itu memang merindukan suasana mansion Ivander di Amerika, momma Caroline, mami Aline, dan paman Mario-nya. namun kesedihannya bukan semata karna hal itu, tetapi kenyataan bahwa ia tengah memendam sesuatu dalam hatinya yang ia sendiri tak pahami
Ia merindukan seorang pria dewasa yang 3 hari lalu memeluk dirinya juga memeluk kakaknya. Aneh. pelukan sesaat itu menghadirkan candu. Ia bahkan bermimpi ketemu dengan ayah salah satu teman sekolahnya itu, lelaki dewasa yang pernah mendorongnya hingga dahinya membentur etalase mainan di mall beberapa minggu lalu, pelukan lelaki yang juga pernah membentaknya itu menghadirkan rindu di benak Zaafira
Bahkan pelukan daddy-nya tak juga mampu membuatnya melupakan hangatnya pelukan papa dari Vino itu.
Dan alasan itulah yang membuatnya malas ke sekolah. 3 hari ini ia selalu celingak celinguk mencari sosok yang tak lagi pernah muncul di sekolahnya. Ia hanya ingin melihat dari jauh, karna Zaafira takut jika ia mendekat dan Vino liat, Vino akan mengira Zaafira akan merebut papanya. Sungguh Fira tak ingin merebut sesuatu hal yang bukan miliknya, termasuk papa vino itu, ia sudah memiliki daddy tampan dan baik, namun hati gadis kecil itu entah mengapa ingin dekat dengan lelaki yang memiliki kemiripan dengan mata kakaknya, Zafier Cooper Ivander
"Fiya mayas ke cekolah" ungkapnya memelas
Ia lirik Zafier di sebelahnya yang juga tengah menatapnya, mereka saling menatap.
Entah Zaafira tahu atau tidak, tapi faktanya Zafier juga mengalami apa yang Zaafira alami. Namun Zafier pandai menutup diri, ia tak memberontak seperti Zaafira yang melakukan banyak drama. Zafier tak mau mommynya keropatan karnanya.
Apalagi Zafier tahu, lelaki yang memeluknya erat namun menimbulkan kesan hangat 3 hari lalu itu kini tengah terbaring di salah satu rumah sakit.
Bagaimana ia bisa tahu? Batita laki-laki itu bertanya pada salah satu teman kelas Vino. Zafier yang melihat Vino tak bersemangat 2 hari lalu di sekolah mencari tahu, sebab lelaki dewasa yang sering mengantar dan menjemput Vino tak datang padahal sudah 2 hari ia tunggu-tunggu. Sama seperti Zaafira, Zafier juga hanya ingin melihat dari jauh untuk menuntaskan rasa asing dalam hatinya.
"jadi kapan kita balik ke Amelika?" tanya Zafier mengulangi pertanyaan Fira, menurutnya pergi jauh dari sini bisa membuatnya tak berharap dengan lelaki asing itu.
Zafier kembali menghambur memeluk Jefry.
Zafier merasa bersalah karna merindukan papa orang lain, meski ia juga merindukan sosok Jefri. ia merasa berdosa pada daddynya yang rindunya ia bagi dengan pria asing.
Bersambunggg....
######
__ADS_1
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu