Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)

Buah Hatiku (Zafier Dan Zaafira)
ingatan Jefry


__ADS_3

"apaan?" tanya Jefry to the point saat dirinya sudah duduk di sofa depan Mario. sehabis makan malam Mario memang meminta Jefry menemuinya di ruang baca


Mario segera merogoh kantung celana pendeknya dan mengeluarkan benda berkilauan yang ia temukan 3 hari lalu di jas Jefry namun Mario baru sempat membahasnya karna kesibukan masing-masing.


sebuah liontin berbentuk hati yang dibelakangnya tertulis inisial M&R. Mario dan Raina?


apakah kalung ini milik Rain? tapi bisa jadi liontin ini milik orang lain yang memiliki inisial yang sama dengan mereka, ya kemungkinan. apalagi kalung ini pasti banyak orang yang memilikinya. pikir Mario


"ini milik kamu?" tanya Mario, namun yang ia lihat Jefry malah menaikan sebelah alisnya menelisik benda kecil ditangannya itu


"ini liontin kalung" jelas Mario sambil menyerahkannya pada Jefry


"aku tidak pernah memilikinya" jawab Jefry saat ia tak menemukan ingatan jika ia memiliki benda yang khas dimiliki wanita itu. toh ia baru sekali dalam hidupnya membeli sebuah kalung dan itu ia berikan pada Manda saat calon istrinya itu diresmikannya jadi Ceo Ivander Corp 2 tahun lalu.


"aku menemukannya di jas mu" ungkap Mario membuat Jefry kembali berfikir


di jas? oh "aku ingat, aku menemukannya di Jerman" ucap Jefry setelah mengingat dimana ia menemukan benda berwarna putih itu


"jerman? kamu bertemu seorang wanita?" cercah Mario dengan tatapan menyelidik


"ck! yaiyalah. kamu pikir yang hadir seminar cuman lelaki doang" balas Jafry mendengus kesal akan sikap curiga sahabat yang sebentar lagi akan menjadi kakak iparnya. tatapan Mario layaknya seorang ayah yang tengah menghakimi calon menantunya karna salah paham


"kamu tahu maksud aku" desak Mario tajam


"nggak ada seperti yang kamu pikir. kamu tahu bagaimana rasaku pada Manda. tidak ada wanita lain yang mampu memikatku selain mommy twins itu" jawab Jefry tanpa keraguan


"lalu itu?" Marva menunjuk dengan dagunya kearah liontin yang ada di tangan Jefry


"aku menemukan ini di depan pintu kamar hotel saat aku hendak cekout setelah selesai seminar di jerman. awalnya aku nggak tertarik, tapi setelah kupikir-pikir, dibuang sayang, harganya lumayan mahal dilihat dari berlian yang mengelilingi liontin ini" jelas Jefry sesuai apa yang ia ingat

__ADS_1


namun kilasan balik membuat Jefry berpikir keras, sebelum keluar kamar hotel apa sebenarnya yang terjadi? terbangun dengan keadaan pusing, pakaian berserakan di lantai, tubuh polosnya hanya terbungkus selimut. itu bukan kebiasaannya saat tidur. ia bukan lelaki jorok. tapi kenapa pagi itu ia terbangun dengan keadaan se-membingungkan itu? lebih jauh lagi ia mencoba mengingat, namun ingatannya hanya sampai pada saat ia menghadiri undangan pelepasan angkatan mahasiswa sebuah universitas kedokteran di Jerman, setelah itu ia tak mengingat lagi hingga ia bangun di pagi hari tau-tau sudah di sebuah kamar hotel dengan keadaan linglung


"sebenarnya liontin itu mirip sekali dengan milik seseorang yang aku kenal" ucap Mario membuat Jefry tersentak dari lamunannya


_ _ _ _ _ _


di kamar twins, Manda tengah membacakan dongeng untuk kedua buah hatinya yang sudah siap di atas ranjang masing-masing. wanita itu duduk diantara ranjang twins dengan buku ditangannya sedang tangan satunya tengah mengelus lembut kepala si bungsu sesuai permintaan anak itu.


"Afi mau di elus juga, sayang?" tanya Manda menoleh ke arah si sulung yang tengah berbaring miring menghadapnya dengan tatapan lurus ke arah Zaafira


"mommy?" panggil Zaafira mengalihkan atensi Manda dari Zafier


"ya, princess?"


"kalau mommy nikah sama daddy Jef, apa kami akan memiliki adik?" pertanyaan Zaafira membuat elusan tangan Manda di kepala si bungsu terhenti


kenapa anaknya ini berpikiran sejauh itu? ia saja yang akan menjalani belum memikirkan hal demikian.


"kalau mommy dan daddy Jef punya bayi nanti kami di lupakan" cicit Zaafira dengan wajah sedihnya


"astaga sayang, nggak mungkin mommy sama daddy lupain kalian, kalian tetap baby twins kami yang berharga dan tak tergantikan" ujar Manda menenangkan kegelisahan hati sang anak yang merasa posisinya akan terancam


"itu kata mommy, bagaimana dengan daddy Jef? kami bukan anak kandungnya, kalau nanti ada adik bayi pasti daddy akan lebih sayang sama dia" kali ini si pendiam Zafier ikut menyuarakan isi hatinya. anak batita yang memiliki pemikiran diatas usia mereka itu sudah memikirkan hal-hal yang akan membuat posisi mereka terasingkan dikemudian hari


"iya, kami akan sepelti Ion nanti, mommy daddynya tidak sayang lagi sejak adik bayi datang" Lyon Geronimo adalah salah satu teman play grup mereka yang baru saja mendapatkan adik baru setelah mommynya Ion (biasa anak-anak cadel memanggilnya) melahirkan. Lyon selalu bersedih karna perhatian kedua orang tuanya teralihkan pada bayi itu.


Manda dibuat mendesah panjang akan pemikiran kedua buah hatinya yang ternyata sudah berpikir jauh.


"sayang, dengar mommy" ujar Manda memegang kedua tangan twins setelah menyimpan buku dongeng di atas nakas sementara twins masih berbaring miring menghadapnya "tak ada satupun orang tua yang mengabaikan anaknya karena anak yang lain. bagi orang tua seorang anak adalah permata hati dan itu sama berharganya mau berapa pun anak yang dimiliki" lanjut Manda memberi pengertian, berharap otak jenius anaknya akan memahami.

__ADS_1


"tapi daddy Jef bukan..." cicit Zaafira yang dipotong Manda


"Fira meragukan daddy Jef?" tanya Manda yang dijawab gelengan oleh batita perempuan itu "Afi meragukan daddy Jef?" Manda bertanya hal yang sama dengan anak lelakinya yang di jawab gelengan juga


"lalu kenapa kalian berfikiran daddy Jef akan melupakan kalian jika sudah punya bayi?" tanya Manda membuat twins saling melempar tatapan "oke karna kalian sudah tahu kalau daddy Jef bukan ayah kandung kalian, tapi apa selama ini apa Daddy Jef pernah marahin kalian? bentak kalian? tidak kan. jawabannya karna daddy Jef menyayangi kalian melebihi sayangnya pada mommy. jadi jangan berfikiran tidak-tidak lagi yah, kasihan daddy Jef kalau dengar ia diragukan sama baby twins-nya yang berharga ini" tutur Manda selembut mungkin, wanita itu menyungingkan senyum hangat kala kedua buah hatinya mengangguk kecil


"maaf mommy" ucap keduanya


"nggak papa sayang. jangan takut lagi yah, kalian akan tetap jadi anak-anak berharga mommy" ucap Manda setelah mendaratkan kecupan di dahi masing-masing kedua buah hatinya


"sekarang lanjut tidur yah" Manda memperbaiki selimut keduanya dan melanjutkan membaca dongeng pengantar tidur twins


"maafin mommy juga karna membuat kalian tak bisa bertemu papa kalian" gumam Manda dengan mata berkaca-kaca menatap iba pada twins yang sudah terlelap.


Manda bukannya tak tahu jika sikap uring-uringan twins belakangan karna merindukan sosok pria yang telah hilang kabar selama sepuluh hari ini. ia tahu itu, hanya saja egonya menekannya untuk pura-pura tak tahu. bagaimana mungkin ia bisa berdamai kalau kesakitan itu masih sering membuatnya sesak dan menjelma ke dalam mimpi buruknya walau tak sesering dulu. 4 tahun berlalu tapi sakit hatinya nyatanya belum sembuh sepenuhnya walau telah melihat bagaimana perjuangan lelaki itu meminta maaf dan mengakui semua kesalahannya.


pendendam. sepertinya Manda akui itu yang tengah ia alami. kesakitannya harus berbalas kesakitan juga.


tapi apa dengan begitu ia bisa benar-benar puas dan bahagia? entahlah karna sekarangpun ia masih bingung akan mau hatinya.


Bersambunggg.....


bingungkan mau mihak siapa?


iya, si Jef itu korban juga. mana ingat dia saat alkohol bercampur obat perangsang memasuki tubuhnya.


cuman mau bilang, si brengsek yang sebenarnya itu datang dari Maya kemudian menjerumuskan Marva karna atas dasar cinta buta atau bisa dibilang obsesi sampai tega melukai Bila dan berakhir mengorbankan beberapa orang polos didalamnya, termasuk Jef, Rain, Mario bahkan twins suatu hari nanti. mungkin...


kalau bosan dengan masalah yang ribet nggak kelar-kelar silahkan minggat.

__ADS_1


jika suka, jangan lupa like, follow, favoritkan, share, bagi tahu teman, kakak, adik , tante, om, istri, suami yang suka baca novel online gratis dan satu lagi, jangan lupa tinggalkan jejak, komen sebanyak-banyaknya. heheheh


__ADS_2