
setelah hari itu,Wawan dan Leni tak berhubungan lagi dan saling menghubungi karena Wawan telah mengganti nomor ponselnya.
Dan Hardi yang menerima laporan dari Wawan juga tak mau ikut campur lagi,toh dia sudah muak dengan keluarga itu.
Jadi kini dia akan mengawasi, terlebih sekarang dia harus fokus pada Feby dan Vina yang sedang ujian akhir sekolah demi kelulusan.
Pasalnya Hana sangat keras pada dua adiknya itu, "mas aku capek," protes Vina yang sudah dua jam mengerjakan soal itu.
"sudah kerjakan saja,kamu mau jika nanti nilai mu buruk, katanya mau masuk ke universitas negeri Surabaya," kata Hardi yang tak ingin adiknya itu kecewa.
"memang bisa, jika aku di lamar apa tak akan menikah dengan pemuda itu," kata Vina dengan lirih.
melihat adiknya yang seperti itu membuat hati Hardi terluka, "ya sebenarnya mas ingin kamu ada yang menjaga saat kuliah di sana,karena tak baik jika kamu kos sendiri, dan jika kamu tak menerimanya juga tak masalah nanti mas bisa mengirim seseorang untuk menjaga ku selama di sana," kata Hardi lebih lanjut
__ADS_1
"jadi mas tak memaksa ku menikah?" tanya Vina memastikan.
"aku tak pernah memaksa mu menikah, karena itu pilihan mu, jika kamu tak yakin dengan pernikahan itu, jangan di lanjutkan, lebih baik raih cita-cita mu, dan mas yang akan menjelaskan semuanya pada keluarga Amir," jawab Hardi.
"terima kasih mas, aku akan memikirkannya lagi, karena aku ingin menjadi pengusaha sukses, jika memang bisa aku akan mencari kampus terbaik untuk mengambil jurusan kedokteran," kata gadis itu dengan senang.
"terus kamu Feby,mau mengambil jurusan kuliah apa?" tanya Hardi yang ingat dengan adiknya yang satu lagi.
"aku akan mengambil jurusan agama Islam jika tidak ekonomi,karena itu bisa membuat ku membuka bisnis, dan yang pasti aku tak bisa mengikuti jejak mbak Hana," kata Feby.
"setelah aku pertimbangkan aku memilih kuliah di universitas di kota ini saja, ya tidak buruk juga di tambah aku bisa melihat dan dekat dengan orang tua ku,"
"ah itu memang bagus," jawab Vina yang tau jika orang tua itu penting.
__ADS_1
Tapi dia tak mau seperti katak dalam tempurung selamanya tak tau dunia luar.
Jadi dia akan berusaha keras dan jika bisa dia ingin kuliah di luar negeri tapi dia masih berusaha untuk mencari beasiswa.
Sedang wawan kini di buat dilema atas permintaan dari Hardi yang ingin mengusungnya untuk maju menjadi lurah melawan lurah Aris yang maju lagi dalam pemilihan.
Pasalnya desa butuh tangan muda untuk membuat gebrakan yang lebih baik dan hebat.
bukan lurah Aris tak becus dalam menjalankan tugasnya sebagai lurah, melainkan selama dua tahun ini tak ada perubahan yang signifikan di desa.
Itu yang membuat Hardi butuh gebrakan, dan jika dia yang menjadi lurah bisa di rujak istrinya.
Karena Hana menentang hal itu, entahlah apa yang membuat wanita itu tak mengizinkan Hardi maju.
__ADS_1
Mungkin karena takut waktu dari suaminya itu habis karena dengan kesibukan yang begitu banyak, bisa di pastikan jika mereka dkan sendkin sulit bertemu