Cinta Itu Sederhana

Cinta Itu Sederhana
pak Lurah


__ADS_3

Setelah acara pelantikan yang di lakukan di kecamatan, semua di minta untuk melakukan sapa dan perkenalan dengan semua pegawai kecamatan.


bahkan tak menduga para lurah baru ini terlihat sangat percaya diri, terutama Wawan.


Bukan hanya memiliki istri yang paling muda di antara yang lain, tapi pria itu memang masuk jajaran lurah paling di segani.


Setelah acara di kecamatan, mereka semua pulang ke desa untuk melakukan beberapa sambutan di kelurahan.


Semua orang sudah menunggu kedatangan dari lurah baru dan tentu saja Vivi sudah mengikuti mobil Wawan dari kecamatan untuk menunjukkan kegiatan ibu lurah yang baru itu


Tak butuh waktu lama, saat keduanya sampai, Hardi dan Hana sudah mengalungkan karangan bunga pada keduanya.


Bahkan Aira Feby terus terlihat begitu bahagia, selama mendampingi suaminya itu.


"terima kasih mbak,"

__ADS_1


"hus... Tak usah berterima kasih Bu lurah," kata Hana yang membuat Feby malu.


Akhirnya pesta penyambutan itu berlangsung lancar, tanpa terduga seseorang melemparkan telur ke arah Wawan saat menyapa para orang.


Wawan tak terkejut, karena dia tau siapa yang melemparkannya.


Ya itu adalah salah satu warga yang tak mendukungnya dari awal, dan terus menghinanya sebagai pria brengsek dan tak terhormat.


"mas," kata Feby yang langsung membersihkan wajah suaminya itu.


Guntur dan Geno langsung menangkap orang itu yang ternyata seorang ibu-ibu.


"lepaskan, aku tak masalah," kata Wawan yang terlihat santai.


"ku kira siapa ternyata Bu Nanik lagi,apa anda tak puas telah menyebarkan omong kosong selama ini, bahkan anda terus membenci Wawan tanpa ampun," kata pak Sodikin yang tak terima menantunya di hina di hari spesialnya.

__ADS_1


"dia itu cuma andk mantan narapidana, dan tak pantas menjadi lurah,dia bahkan pernah di hukum, dan juga tak punya keluarga baik seperti lurah Aris," kata wanita itu.


"lurah Aris lagi!!" marah Hardi


Tapi Wawan menahan kakak iparnya itu, "apa aku pernah melakukan hdl buruk pada keluarga anda, hingga anda begitu membenciku, toh yang terjadi di masa lalu juga semua orang tau dengan benar, siapa yang sebenarnya berbohong ayah ku atau suami anda, hanya karena ayah ku menerima hukuman demi menolong suami anda, sekarang anda bilang aku tak pantas dan anak narapidana, kalau begitu bagaimana dengan anda, yang membutakan mata dari kesalahan suami anda yang telah banyak membuat orang terluka, dan lagi aku sela diam bukan karena aku takut, tapi aku hanya tak ingin mengorek luka lama karena ayah ku juga sudah mati," kata Wawan yang membuat semua orang ingat kejadian yang sebenarnya.


Ya semua orang di desa tau bagaimana ayah Wawan harus berkorban karena permohonan gila pria itu.


Yang mengatakan jika anaknya tak bisa menjadi anak narapidana lantas pria itu menjebak ayah Wawan.


tanpa di duga, Bu Sonya mendengar itu, "bahkan karena hal itu, aku di buang oleh ibu yang melahirkan ku, apa salah ku sebagai anak yang tak tau permasalahan orang tua ku,bahkan aku harus tetap menderita saat sudah dewasa, dan untuk kasus yang membuat ku di penjara, bukankah hakim sudah memutuskan aku tak bersalah,jadi tak ada tuduhan lagi," kata Wawan.


Bu Sonya pun merasa malu, dia tak seharusnya datang dan melihat putranya itu lagi-lagi di permalukan seperti ini.


"ibu..." lirih Feby melihat Bu Sonya.

__ADS_1


Kondisi wanita itu sangat buruk,luka memar di wajahnya membuktikan wanita itu sedang terluka.


Bu Sonya memutuskan untuk pergi, tapi tanpa terduga Feby berlari dan segera menghentikan wanita itu.


__ADS_2