
14 hari hari di kota
keesokan hari, keluarga ovi siap siap pulang kampung, mas bambang membeli banyak oleh oleh untuk di bawa pulang keluarga ovi.,
setelah semua siap mereka berpamitan,
' ndok ibuk pulang dulu ya, kamu baik baik di sini jaga kesehatan, dan taat pada suami kamu ya, pokok ya kamu harus hati hati karna di sini kamu baru jangan pergi jauh sendiri nanti kamu hilang ini kota besar ndok, pokok nya kalo kemana mana sama suami ya ndok, nasehat ibuk sambil ber kaca kaca karna akan berpisah dengan ovi,
'ya buk jawab ovi sambil mengangguk lalu memeluk ibu, setelah itu bergantian dengan bapak nya ovi di susul keluarga yang lain, sambil memberi nasehat buat ovi,
' nak bambang tolong jaga ovi ya bapak titip dia , perlakukan dia dengan baik, tuntun dan ajari dia karna dia masih belia,. bila suatu saat nanti nak bambang marah dan tidak mau lagi dengan ovi, kembalikan dengan baik kerumah bpk, jangan sampai nak bambang menggunakan kekerasan atau kata kata kasar,. ' pinta bapak kepada mas bambang , tak terasa sudut netra bapak mengeluarkan air mata, entah kenapa perasaan bpak dan ibuk tidak enak meninggalkan ovi di kota metropolitan ini, ovi semakin tergugu mendengar nasehat bpak ibu nya,
__ADS_1
setelah semua masuk mobil dan pergi, ovi masuk kedalam rumah bersama suami nya,
setelah membersihkan ruang tamu dan lainya ovi sama suami mandi setelah itu solat dhuhur, selesai berdo'a ovi dan suami pergi ke kamar untuk istirahat, sebelum pergi ke alan mimpi mereka melakukan ibadah yang membuat mereka berkeringat,
pukul 3 sore mereka bangun mandi dan solat asyar , mas bambang akan mengajak ovi ketempat saudara sekaligus jalan jalan, setelah mereka siap ovi dan suami masuk mobil, dan pergi ke tempat saudara mas bambang.
sesampai nya di tempat saudara nya mereka masuk, rumah mewah dan luas itu sempat membuat ovi minder, tapi dia berusaha bersikap yang wajar..,
'mas anto kenal kan ini ovi istri saya' mas bambang memperkenalkan ovi pada saudara nya,
mangga di minum, istri mas anto menawarkan dengan ramah setelah tadi berkenalan, ovi dan suami pun meminum nya setelah itu mereka tampak akrap, tidak berselang lama ovi dan mas bambang pamit, mereka lanjut jalan jalan ke mall besar yang ada di kota itu,
__ADS_1
ovi dan suami memilih belanjaan, ada kebutuhan dapur dan lain lain, satu jam kemudian selesai dan menuju kasir.,
saat ini mereka dalm perjalanan pulang mereka ngobrol ala kadarnya, karna ovi memang masih irit bicara nya hhh,
setelah sampai rumah mereka menata belanjaan dan bersih bersih, solat lalu istirahat karna sudah malam sangking capeknya mereka langsung pules tidur nya,
tak terasa ovi sudah dua minggu hidup di kota ikut suami nya, entah kenapa hari hari ovi di rumah ini tidak tenang, dia tidak nafsu makan karna teringat orang tua dan adik adik nya di kampung , di sini ovi makan enak segala macam makanan ada tapi di kampung lebih sering ikan asin dan sambal, suami ovi setiap hari pergi mengawasi tenaga yang sedang memasang gipsum yang borong di tempat nya, di rumah ovi sendiri karna memang belum terlalu membutuhkan ART, ovi sering merinding disetiap ruangan, makanya ovi lebih betah di teras sambil beli jajan dari penjual keliling, ada cilok, cimol, lutis dll. maklum lah ya masik kekanak kanakan hhh
kalau masalah uang selalu full tapi dasar ovi orang kampung ya gitu, uang nya hangat di dompet dan tas, uang belanja juga selalu ada di toples dapur, setiap hari di isi sama suami ovi, maklum di sini ovi emang kuper ya, nggak tau atm nggak tau hp dan nggak pengalaman apapun, cuma denger denger saja, maklum di kampung tv pun ovi nggak punya,.
sebenarnya sering ada kejanggalan di rumah ini, kadang tiba tiba ada ular kecil lewat, bikin kaget, kadang suara berisik dari arah pabrik, entah lah apa karna ovi yang parno apa memang ada sesuatu yang tidak beres, ovi juga jarang tanya sama suaminya, ahir ahir ini juga suami nya pulang nya malam karna kerjaanya agak jauh kata nya,
__ADS_1
sebenarnya ada apa dengan ovi, atau ada cerita apa di rumah suami ovi????
tunggu kelanjutanya ya sai😘😘😘