Cinta Itu Sederhana

Cinta Itu Sederhana
bertemu guru lama


__ADS_3

Di sebuah rumah di desa yang cukup dekat sebenarnya dari desa keduanya.


Mereka mengantar Bu Lilik ini, saat mobil berhenti, terlihat seorang gadis lari dengan membawa helm motor.


Dati dalam rumah seorang pria keluar dengan membawa kemoceng, "dasar anak kurang ajar," kata pria itu dengan sangat kencang.


Ya dia adalah putri pertama Bu Lilik dan suaminya pak Suroso, guru SMA yang selalu menjadikan Hardi kesayangannya.


Hardi turun di dan kemudian mengandeng Hana, pria itu berhenti dan begitu senang melihat sosok murid kesayangannya itu datang.


"Hardi!!!"


"assalamualaikum pak Suroso, bagaimana kabar bapak?"


"Alhamdulillah baik, Kirana, lihatlah siapa yang datang," kata pak Suroso yang merangkul Hardi.


Hana pun harus menepi sebentar karena dia tak mau menganggu reuni antara guru dan murid ini.

__ADS_1


"ini mas Hardi yang bapak sering ceritakan, dan mas Hardi kamu harus menikah dengan ku, karena aku punya standar tinggi untuk memilih suami,dan itu terjadi karena ayah yang selalu bilang, tak ada pria sebaik Hardika," kata gadis itu dengan senang.


Hana terkejut, hatinya terasa sesak, tiba-tiba kepalanya pusing dan berputar bahkan wajah wanita itu memucat.


"maaf, aku tidak bisa menikahi mu, karena aku sudah menikah, dan dia istriku," kata Hardi yang melepaskan rangkulan pak Suroso dan merangkul Hana.


perlahan Hana menguatkan dirinya, entahlah dia memang tak tau dengan perubahan dirinya akhir-akhir ini.


"Kirana jangan keterlaluan, mas Hardi sudah menikah, kamu bisa mencari pria lain di luaran sana,"


"sayang sekali, padahal keinginan bapak dulu, ingin menjodohkan mu dengan Kirana," kata pak Suroso.


"maaf pak Suroso, anda bisa saja meminta apapun, tapi untuk satu itu, maaf... Saya tidak bisa melukai wanita yang selalu ada saat saya terpuruk,"


"aku bisa jadi istri kedua mu," kata Kirana yang memang menyimpan perasaan karena dari kecil dia selalu di cekoki jika hanya Hardi pria yang pantas di jadikan suami.


"sayangnya aku tak berminat melakukan itu, dan sepertinya pertemuan ini cukup sampai di sini,karena saya kecewa, karena aku yang awalnya ingin menjalin silaturahmi dengan guru yang sangat aku hormati, tapi sekarang aku tak mau melakukan itu, karena ada pikiran buruk yang mengancam istri dan keluarga ku, jadi saya permisi, ayo sayang..." Hardi merangkul Hana dsn mengajaknya pergi.

__ADS_1


Bu Lilik tak mengira dua orang itu sudah gila dengan mengatakan itu semua, padahal dia sudah senang bisa mengajak murid yang selalu di rindukan suaminya itu.


"ayah kenapa bilang begitu, sekarang lihat Hardi pergi dengan marah bukan," kata Bu Lilik.


Sedang pria itu tau jika putrinya itu kecewa, "aku tak sangka, dia putus dari Helmi, malah menikahi gadis lain, maafkan ayah Kirana, sepertinya kamu harus cari pria lain,"


"tidak mau,aku harus mendapatkan apa yang diinginkan, termasuk pria itu, karena bagiku dia itu sudah sangat sempurna," kata gadis muda itu.


Sedang Hana tampak lemas, Hardi menghentikan mobilnya dan menyentuh wajah istrinya itu.


"kamu kenapa sayang, Sakit? apa ada yang tidak nyaman,"


"aku tidak tau mas, kepala ku pusing dan tubuhku terasa begitu lemas," jawab Hana.


mendengar itu,Hardi bergegas membawa istrinya ke rumah sakit, tapi saat di dokter umum.


malah kini mereka di arahkan ke bagian spesialis kandungan. Dan di sana mereka kaget saat di lakukan USG ternyata haba sudah hamil.

__ADS_1


Padahal baru sebulan menikah, Hardi tak mengira rezeki itu akan datang secepat ini pada keluarga kecil mereka.


__ADS_2