Cinta Itu Sederhana

Cinta Itu Sederhana
Kabar gembira


__ADS_3

Helmi pun pulang tapi memilih ke balaidesa dulu,dan ternyata sudah di siapkan sambutan kecil-kecilan oleh ibu mertuanya.


"ibu ini apa, kenapa ada acara seperti ini," tanya Helmi yang terkejut.


"hanya pesta kecil nak, selamat atas kesuksesan mu membantu suamimu, kamu tau ibu selama ini tak bisa seperti mu saat membantu putra ku melakukan tugasnya," kata ibu Sari.


"ibu sudah tua, urus ayah saja," kata lurah Aris.


"kamu gila hah," kesal Bu Sari yang langsung memukul putranya itu.


Helmi pun tak menyangka akan mendapatkan cinta sebesar ini dari mertuanya yang terkenal sangat jahat.


tapi yang tak terduga semua orang adalah menantunya malah jadi kesayangan wanita itu.


Akhirnya semua orang pun makan-makan bersama di kelurahan,bahkan tak ada yang menduga jika ibu dari lurah Aris dan ayah pria itu yang langsung datang merayakan.


Setelah acara itu, Helmi mengirimkan pesan pada Hana dan meminta saran untuk perlombaan tingkat provinsi.


Tentu saja video promosi harus lebih menarik dan tak perlu memakai artis karena mereka punya warga yang begitu ekspresif.


"sayang minum ini,bukankah ini hari pertama ku mens," kata lurah Aris ydng memberikan air hangat yang di campur madu dan jahe.


"mas, kenapa mengira jika hari ini aku mens?" tanya Helmi heran.


"karena tanggalan di kamar tadi ada tulisan waktu ovulasi dan juga awal mens, jadi aku mengira hari ini kamu kedatangan tamu,"


"ah tidak kok, itu sudah biasa jika mundur beberapa hari jadi tak usah bingung begitu ya, aku sering mengalaminya," kata Helmi.


Tapi dia merasa senang karena suaminya itu begitu peduli dengan dirinya.


Bahkan sampai hal sekecil itu di perhatikan oleh pria itu. "begitu rupanya, seharusnya tadi pagi aku minta cas sampai penuh," kata lurah Aris


"mas... malu ih,"


Lurah Aris pun hanya tertawa saja mendengar ucapan istrinya, dia tak mengira akan benar-benar mencintai istrinya itu.


meski awalnya mereka di persatukan dalam perjodohan, tapi akhirnya dia dan Helmi sudah menjadi keluarga yang baik.


Bahkan kini mereka juga berteman dengan mantan orang yang di sukai, dan membuat keluarga bahagia untuk satria.

__ADS_1


Setelah semua acara,mereka pun pulang untuk istirahat, dan Helmi harus memikirkan bagaimana cara memperkenalkan desa tanpa mencolok.


Atau lebih tepatnya dengan sebuah drama keseharian di kampung yang menunjukkan kegiatan para ibu di desa.


Dia akan membahasnya lebih jauh nanti bersama Hana, sesampainya di rumah, dia langsung memasak untuk makan siang.


tadi pagi putranya itu sudah request untuk membuat udah saus asam manis tapi dia harus membuat dua macam.


Yang satu di pakaikan tepung yang satu tanpa tepung, tapi itu mudah baginya karena dia terbiasa masak seperti itu.


Helmi yang penasaran pun mengambil tes kehamilan di lemari dan mulai memeriksanya sendiri.


Dia pun khawatir, karena takut dia kecewa, itulah kenapa dia melakukan tes sendiri..


Ternyata benar, hanya ada satu garis dan satu garis sangat sangat, itu membuatnya sangat lemas.


Dia tak boleh kecewa, jadi dia harus tetap semangat, dan dia melanjutkan memasak karena karena putranya itu sudah pulang.


Helmi pun membuang tes kehamilan itu di tong sampah begitu saja, karna dia tau jika itu akan melukai suaminya jika di lihat oleh pria itu.


"bunda!!" teriak satria yang mengeluarkan piala yang cukup besar


"aku menang menjadi juara pertama cerdas cermat dan juga debat bahasa inggris tongkat kabupaten bunda," kata bocah itu senang.


"apa!! selamat nak," kata Helmi memeluk satria erat.


Lurah Aris yang baru keluar dari kamar mandi heran mendengar suara ribut itu, "ada apa sayang?" tanya pria itu.


"lihatlah putra kita menang juara pertama kejuaraan cerdas cermat dan debat bahasa inggris mas," kata Helmi yang sangat bangga.


Lurah Aris tak menyangka jika kedua orang tercintanya itu sangat berbakat, bahkan dalam satu hari mereka mendapatkan berbagai kabar bahagia.


"sekarang kita berfoto dulu," kata lurah Aris yang mengambil foto Selfi,dan meng-upload foto itu ke media sosialnya.


mulai dari foto kemenangan istrinya dan tim PKK, dan sekarang foto putranya yang tak kalah jenius darinya.


Keluarganya benar-benar sangat senang karena hal itu, karena tak akan terjadi jika satria tak mendapatkan perhatian khusus dari bundanya yang tiada duanya.


Hardi yang melihat kabar itu pun menunjukkan pada istrinya, ya mereka sedang ada di sekolah karena belum jam pulang sekolah.

__ADS_1


"kita cari jadi untuk mereka, dan lagi mbak Helmi juga sudah menghubungiku untuk meminta bantuan masalah lomba tingkat provinsi,"


"itu bagus dong, bantu tapi jangan sampai kamu kelelahan dan membuat mu kenapa-kenapa, tapi kita cari kado apa ya untuk mereka berdua," kata Hardi yang bingung.


"sepertinya untuk satria saja deh,mungkin kalau mbak Helmi yang di kasih di kura mas masih suka, takutnya lurah Aris berpikiran yang tidak-tidak lagi nanti," kata Hana.


"kamu masih cemburu, bukti cinta kita belum kuat, kamu bisa membelah dadaku dek," kata Hardi.


"hentikan mas,kamu membuat ku malu," kesal Hana pada suaminya itu.


keduanya pulang, tapi mereka mampir ke toko elektronik untuk membelikan hadiah spesial.


yaitu sebuah iPad yang bisa di gunakan untuk belajar karena memiliki ram paling besar


Hardi tak masalah dengan harganya, setelah memasukan barang aman, mereka pun membungkusnya dan langsung menuju ke rumah keluarga lurah Aris.


Kedatangan keduanya pun di sambut hangat, dan ternyata semua keluarga ada di sana, "wah ada angin apa ini yang membawa juragan sukses main ke rumah pak lurah kecil ini," kata lurah Aris.


"kamu kumat mas, kenapa mengatakan hal seperti itu," kata Hardi yang membuat semua orang tertawa.


"maaf bercanda juragan," kata lurah Aris


"tak lucu, aku mengantarkan istriku yang ingin mengucapkan selamat untuk satria," kata Hardi


"Satria selamat ya le atas kemenangannya, bahkan tadi di situs resmi juga di umumkan loh, dan ini hadiah kecil untuk pria pintar ini," kata Hana.


Satria melihat ke arah Helmi dan lurah Aris ayahnya, "tidak usah takut satria, itu hadiah mu terima saja,dan tak usah pedulikan ayah dan bunda mu,"kata Hardi.


"terima kasih Tante dan om," kata bocah itu yang dengan semangat membukanya.


Dia mengira itu mainan canggih, tapi saat membukanya ternyata itu sebuah iPad yang terbilang sangat mahal.


bahkan lurah Aris berpikir tiga kali untuk membeli itu untuk putranya.


"itu berlebihan," kata lurah Aris.


"tidak kok, Satria tolong di gunakan untuk belajar ya nak, Tante mau lihat satria jadi seorang jenius yang hebat," kata Hana.


"baik Tante," jawab bocah itu.

__ADS_1


__ADS_2