Cinta Itu Sederhana

Cinta Itu Sederhana
membujuk suami


__ADS_3

Helmi sudah memakai lingerie paling seksi yang dia miliki, dan dia memamerkannya untuk tidur karena suaminya itu sedang ada di ruang kerja.


saat lurah Aris masuk kedalam kamar dia kaget melihat istrinya itu sudah terlentang sambil mengenakan lingerie yang paling tak mungkin di kenakan.


"kamu tak akan bisa membujukku dengan cara itu," kata pria itu tetap dalam pendiriannya.


Akhirnya Helmi terpaksa bangun dan melihat kearah suaminya itu, "aku tadi hanya keceplosan,ya mau bagaimana pun aku dulu pernah bersama dengannya, tapi nyatanya aku tak tau apapun yang dia sukai," kata Helmi dengan sedih.


Lurah Aris berbalik setelah melepaskan bajunya untuk berganti baju tidur.


"benarkah, tapi kenapa bukankah satu dulu kdlian bersama bahkan dari SMP?" tanya pria itu.


"karena dia selalu saja melakukan kesukaan ku, itulah kenapa aku kira dia juga menyukai semua makanan yang aku sukai, tapi ternyata salah, dan sekarang aku tak peduli lagi,karena bagiku hanya kamu," kata wanita itu menggoda lurah Aris.


Tanpa basa-basi,pria itu menarik tangan istrinya dan membawanya ke dapur,setelah itu keduanya pun bermain di sana dengan sangat kasar.

__ADS_1


Keesokan harinya, Hardi merasa jika dia begitu mual dan merasa pusing, jadi terpaksa Hana menelpon pak Pardi dan Dedi untuk mengawasi gudang dan beberapa pekerja Hardi yang lain.


dia tak bisa libur karena siang itu ada rapat, tapi dia tak bisa meninggalkan suaminya yang sedang sakit seperti ini.


"kamu berangkat saja dek, toh nanti ada Mak Sumi dan pak Tono," kata Hardi mencoba membuat istrinya itu tak khawatir.


"tapi mas, aku tak bisa meninggalkan mu seperti ini, kamu bahkan hanya makan bubur dan air madu hangat," kata Hana sedih.


"tapi kamu punya tanggung jawab besar dek, tenang saja kamu bisa pulang saat sudah selesai semua pekerjaan mu ya, dan aku titip somay ya, bumbu pisah minta jeruk yang banyak,"


"baiklah mas,aku berangkat ya, maaf..."


Untungnya dia tak separah abdi yang harus di rawat di rumah sakit, karena dia cukup makan bubur beras dan air madu itu cukup.


Hana melakukan pekerjaannya dengan sesegera mungkin, bahkan Vina yang melihat bagaimana cara mengajar kakak iparnya itu terkejut.

__ADS_1


Pasalnya semua soal yang sangat sulit berubah menjadi sangat mudah dan juga gampang untuk di ingat.


Pukul sebelas siang,jam mengajar Hana selesai dan dia tak ada pekerjaan,jadi dia pamit pada Waka kesiswaan untuk pulang.


Tak lupa dia juga membeli apa yang di inginkan suaminya yaitu somay, untungnya masih dapat, dia membeli enam porsi dengan semua bumbu di pisah.


Saat sampai di rumah, ternyata Hardi sedang duduk dengan tenang menonton Marsha.


"astaghfirullah, amit-amit..."gumam Hana mengusap perutnya yang masih rata.


"mama cantik sudah pulang, mau somay dengan jeruk banyak," kata Hardi yang langsung memeluk istrinya.


"iya kita ke dapur ya mas, tapi tumben mas suka nonton kartun itu, bukannya dulu mas sangat membencinya," kata Hana heran.


"ya karena dia lucu dan berani, bagaimana bisa seorang gadis kecil berteman dengan beruang," kata Hardi yang sudah menambahkan dua jeruk ke somay miliknya.

__ADS_1


Hana hanya mengeleng pelan dan memberikan dua bungkus untuk pekerja di rumahnya.


Dan sisanya di taruh kulkas untuk Vina jika pulang atau Hardi ngidam lagi, sedangkan dia memilih untuk makan somay pare yang tadi di pesan khusus.


__ADS_2