Cinta Itu Sederhana

Cinta Itu Sederhana
anak tak tau diri


__ADS_3

Pukul dua siang, Hana sudah selesai mengajar dan datang ke rumah Bu RT untuk menjemput wanita itu.


terlihat Bu RT sudah siap dan menyambut kedatangan istri dari juragan kaya di desanya itu.


Di tambah dia selalu berdoa agar bisa berbeda dengan Hardi, bukan aoa dia sangat menyukai Vina yang memang di kenal sebagai gadis baik dan sangat pintar dalam melatunkan sholawat nabi, itu menjadi poin plus yang dia inginkan untuk menantunya.


"kok sendirian,saya kira Vina akan ikut mbak," tanya Bu RT.


"itu ya bu, dia sedang mempersiapkan untuk pertandingan di tingkat provinsi dan minta doanya agar bisa menang ya bu,"


"amiin... Tapi jika boleh saya di ajak saat dia bertanding Bu, saya ingin lihat bagaimana dia berjuang di lapangan," kata Bu RT.


"insyaallah ya Bu, mari kita ke rumah Mak Ina," kata Hana yang tak ingin pulang terlalu sore.


mereka berdua pun pergi bersama, dan Bu RT sudah menelpon salah satu tetangga wanita itu yang bisa di percaya.


Dan nanti akan membantunya menurunkan barang yang pasti di bawa oleh Hana karena itu sudah menjadi kebiasaan saat ada warga yang meninggal dunia.


Di rumah Helmi, wanita itu juga bersiap untuk pergi, ya siang itu dia juga skan melayat untuk memberikan sedikit bantuan atas permintaan suaminya.


"mas tak ikut?" tawar Helmi.


"tidak dek, kamu saja bersama satria, aku ada pekerjaan yang penting," kata lurah Aris mencium tangan istrinya itu.

__ADS_1


"baiklah mas, dan tolong jangan membuat ku kepikiran ya," kata Helmi yang tiba-tiba mencium kening suaminya itu.


Entahlah dia merasa jika akan ada masalah besar yang akan menghantam rumah tangganya, atau mungkin itu hanya ke khawatiran nya saja.


"aku janji padamu,karena di hatiku saat ini hanya kamu seorang, dan jika ada sepuluh wanita di depan ku pun, kamu adalah wanita yang cantik bagiku," kata lurah Aris.


"kamu tau, ucapan mu ini yang membuat ku malah semakin takut, karena bisa membuai siapapun yang mendengarnya," kata Helmi yang kemudian pergi bersama putranya.


Dan tanpa terduga, dia dan Hana hampir datang bersamaan, jadi mereka masuk Bersamaan.


para warga pun tak percaya dengan apa yang mereka lihat, pasalnya dua istri dari orang paling kaya di desa datang.


Orang yang membantu membawa barang Hana sudah meletakkan semuanya,mulai dari beras satu karung,minyak goreng satu kardus, dan kebutuhan dapur yang lain.


"iya Bu juragan," tangis nak Ina yang begitu tak menyangka akan di kelilingi para orang baik.


Helmi juga memeluk Mak Ina, dan dia mengucapkan berduka, dan dia juga membawakan beberapa kue dan buah untuk jaminan para pria yang datang tahlilan.


Mereka pun berbincang bersama di ruang tamu, tiba-tiba seorang wanita datang dengan ketus tanpa tau sopan santun.


"makna yang belanja, aku harus belanja untuk acara tahlilan," kata wanita itu yang memang putri dari Mak Ina.


"nak tidak ada yang nduk, Jan kemarin yang selawatan kamu pegang," kata wanita sepuh itu.

__ADS_1


"kenapa harus beli, saya tadi bawa kue untuk seminggu pun cukup karena cukup banyak,dan bisa membuat kue dari tepung beras,"kata Helmi yang marah melihat itu.


"eh Bu lurah, memang semua yang di rumah ini tak boleh makan, dasar kalau mau ngasih itu yang ikhlas dong," ketus wanita itu.


"tolong yang sopan ya, dia ini istri pak lurah," kata Bu RT yang merasa malu.


"memang urusannya dengan ku, toh dia masih gadis kemarin sore, dan lagi aku tak menyangka jika dia tak tau malu dengan berteman dengan istri mantan kekasihnya yang selama ini selalu di hina ayahnya dengan buruk," kata wanita itu.


"cukup!! Jangan sampai saya bertindak kasar," kata Hana yang tak tahan lagi mendengar semua hinaan untuk temannya itu.


"wah istri juragan Hardi marah, takut... Ha-ha-ha,"kata wanita itu.


Tanpa dia duga, Hana langsung mengeluarkan ponselnya dan menelpon pak Sardi, "assalamualaikum pak Sardi, tolong mulai sekarang aku ingin apapun usaha milik suamiku yang berhubungan dengan keluarga pak Yono dan istrinya, batalkan," kata Hana tegas.


"baik ibu juragan," jawab pria itu.


mendengar itu wanita terdiam,"kamu itu cuma istri dari juragan Hardi,jangan sok berkuasa ya," kata wanita itu.


Tanpa dia kira, suaminya masuk kedalam ruang tamu dan langsung menamparnya.


"sudah ku katakan untuk menjaga mulut mu, kenapa kamu membuat usahaku bermasalah dengan juragan Hardi, brengsek!!" marah pak Yono yang membuktikan jika sosok Hana bukan hanya istri.


Tapi dia juga bisa bertindak sebagai pemilik usaha seperti halnya suaminya, "sekarang kamu tau,siapa istri juragan Hardi sebenarnya," kata Hana yang menunjukkan taringnya.

__ADS_1


__ADS_2