Cinta Terpendam

Cinta Terpendam
Pernikahan


__ADS_3

Semua persiapan sudah terpasang, dekorasi yang indah, tenda berisi kursi tamu, dan tenda berisi aneka hidangan juga sudah tertata rapih..


*Bunrekeh yang sudah siap dari tadi pagi masih di sembunyikan dikanar sampai acara ijab kabul selesai dibacakan..


Setelah penghulu tiba, acarapun dimulai..


Calon mempelai pria dan orang taunya sudah duduk di hadapan penghulu untuk menjadi saksi dalam pernikahan anaknya.. begitupun perwakilan dari keluarga Bunrekeh juga sudah duduk di tempat nya masing-masing, untuk wali nikah Bunrekeh, keluarga menggunakan wali hakim, mengingat ayah dari Bunrekeh sudah tiada*..


Bagaimana, saudara Banggulung apa sudah siap? tanya pak Penghulu..


Dengan perasaan yang tidak karuan Banggulung pun memjawab, "Iya, saya siap..


Baiklah kalau begitu, nanti setelah saya selesai mengucapkan kata-katanya, dan mengayunkan tangan anda, langsung saudara lanjutkan kata-katanya sesuai apa yang saya ucapkan, apa sampai disini saudara mengerti? tanya pak Penghulu


i..Iya.. saya mengerti.. jawab Banggulung sambil sedikit terbata-bata


Dengan bacaan Bismillah, pak penghulu memulai prosesi ijab kabul antara Bunrekeh dan Banggulung..


Bismillahirahmanirohim... Saudara Banggulung Bin Arris saya kawinkan engkau dengan putri saya yang bernama " Bunrekeh putri widiastuty Binti Soetanto dengan mas kawin emas 10gram dan uang tunai sebesar Dua juta delapan ratus ribu rupiah dibayar tunaaai.. ucap pak Penghulu..


Lalu dengan cepat di sambut dengan jawaban Banggulung dengan tegas..


Saya terima nikah dan kawinnya Bunrekeh putri widiastuty dengan maskawin tersebut dibayar tunai..


Bagaimana para saksi?? ucap pak Penghulu..


SAH...!!! *para saksi pun menjawab serempak.. lalu pak penghulu menutupnya dengan membacakan doa..


Setelah itu Bunrekeh keluar dan duduk disamping Banggulung, mereka pun menanda tangani berkas-berkas, setelah semua beres, mereka mulai memasangkan cincin secara bergantian di jari manis kedua nya, lalu Bunrekeh salim dan Banggulung membalas dengan mencium kening nya..


Selesai sudah acara ijab kabul antara Bunrekeh dan Banggulung,, mari kita semua berdoa untuk mereka semoga mereka menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah..

__ADS_1


Acara dilanjutkan foto-foto bersama sang mempelai, dan sebagian undangan dipersilahkan untuk menikmati hidangan sambil menunggu acara foto sang mempelai selesai, untuk mengucapkan selamat dan foto bersama..


Setelah selesai semua, Bunrekeh, Banggulung dan keluarga langsung masuk ke kamar untuk mengganti pakaian mereka dan bersiap-siap untuk melakukan acara resepsi di gedung yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Bunrekeh*..


Di tempat lain (gedung) pun dekorasi sudah siap..


*Setelah beberapa jam Bunrekeh, Banggulung dan keluarga sudah berganti pakaian..


Banyak mata yang terpesona melihat kecantikan dan aura yang terpancar sangat cerah di wajah Bunrekeh..


Mereka pun bergegas pergi ke gedung tempat acara mereka..


Di tempat lain pun Banggulung juga sudah siap dengan setelah baju adat jawanya..


Mereka pun berangkat bersama-sama namun ketika sampai di tujuan mereka harus berpisah dahulu sementara karena ada prosesi yang harus mereka lakukan*..


*Sesampainya disana, perias pengantin sudah mempersiapkan dan memberikan pengarahan apa yang harus dilakukan oleh kedua nya..


*Waktu yang di tunggu-tunggu telah tiba..


Alunan musik "kebo giro" pun sudah mulai terdengar*..


*Dari ujung yang berlawanan, r*ombongan keluarga Banggulung sudah mulai memasuki ruangan dengan membawa sepasang domas yang membawa kembang mayang ditangannya..


Perlahan namun pasti mereka berjalan setapak demi setapak, dan di tengah jalan sudah ada Bunrekeh yang menunggu dengan sepasang domas yang juga membawa kembang mayang ditangan, yang nantinya kembang mayang itu akan di tukarkan..


*Setelah mereka berhadapan, kembang mayang pun di tukar,,


Perias pengantin pun memberikan satu ikat sirih untuk Bunrekeh dan Banggulung, dan mereka harus saling melemparkan secara bergantian..


Setelah itu, perias meyiapkan saru buah telur dan satu kuali air yang di hiasi rontokan bunga mawar..

__ADS_1


Banggulung menginjak telur dan dengan sabar Bunrekeh membersihkan telapak kaki Banggulung dengan air yang sudah disiapkan,,


Setelah selesai, mereka berjalan bersama ke arah pelaminan diikuti kedua domas..


Sesampainya dipelaminan, masih ada acara suap-suapan dan kucur beras(yang di percaya sebagai rejeki pernikahan)..


Lalu dilanjut dengan acara sungekeman yang dilakukam oleh kedua mempelai kepada kedua orang tua baik orang tua Bunrekeh dan Banggulung secara bergantian..


Setelah itu mereka duduk di pelaminan dengan menerima para undangan yang akan mengucapkan selamat dan berfoto ria..


Empat jam sudah berlalu tetapi para tamu undangan masih nampak ramai.. karena memang diundanagan acara berkahir jam 19.00..


Jam menunjukkan pukul 18.45 undangan pun mulai meninggalkan tempat resepsi pernikahan...


Setelah di rasa sepi, mereka pun duduk-duduk sebentar untuk beristirahat lalu bersiap pulang meninggalkan tempat acara..


Jam 20.30 mereka baru sampai di rumah..


Mereka langsung membuka pakaian mereka lalu pergi membersihkan badan..


Bunrekeh pun di bantu perias untuk membuka sanggul dan baju nya karena agak sedikit susah dan memakan waktu jika dibuka sendiri..


Setelah selesai, sanggul dan baju terlepas, Bunrekeh melangkah ke arah kamar untuk membersihkan badan..


Sementara perias mengumpulkan baju-baju dan langsung berpamitan karena sudah malam..


Keluarga yang lain pun juga sudah masuk ke kamar masing-masing yang sudah disiapkan untuk beristirahat karena sangat capek..


Diakamar Bunrekeh dan Banggulung sudah selesai membersihkan badan dan memakai baju tidur mereka, tanpa basa-basi merekapun langsung merebahkan badannya diatas tempat tidur karena kelelahan dan merekapun tertidur..


Mereka tidak memikirkan malam pertama dihari pertama pernikahan mereka, karena sebelum acara ini mereka sudah menikah walaupun secara siri, dan mereka sudah pernah malam pertama sesekali*..

__ADS_1


__ADS_2