Cinta Terpendam

Cinta Terpendam
Mengantar ke Bandara


__ADS_3

*Kali ini ibu Bunrekeh tidak memasak sarapan, karena mereka semua sedang bersiap-siap untuk mengantar ibu Banggulung yang akan kembali ke kota asalnya...


Tiket pesawat mereka memang masih jam 11.15 siang..


Tapi mereka mau berangkat lebih awal biae bisa singgah untuk sarapan bersama dahulu di salah satu rumah makan yang sejalan dengan arah bandara..


Jam di dinding menunjukkan pukul 07.00, ibu Bunrekeh pun sudah siap dan mulai mengajak anak serta menantunya untuk segera berangkat..


Tokk..tokk.. ibu Bunrekeh mengetuk pintu kamar anak dan menantunya..


Nak.. kalian sudah siap-siap*?? tanya ibu


Iya bu, ini kami sudah siap-siap, sebentar lagi kami keluar.. jawab Bunrekeh


Ibu tunggu kalian di ruang tamu.. jangan terlalu siang nak.. ucap ibu lagi


Iya buu... jawab Bunrekeh sambil berjalan merapihkan handuk dan baju-baju yang kotor untuk dimasukkan ke keranjang pakaian kotor..


*Kurang lebih 10 menit kemudian, Banggulung dan Bunrekeh sudah keluar dari kamar nya, dan langsung menghampiri ibunya..


Ayo bu, kami sudah siap*.. ucap Bunrekeh


*Ibu Bunrekeh langsung berdiri dan mengikuti langkah anak dan menantunya menuju garasi dimana mobil mereka terparkir..


Mereka langsung masuk mobil..

__ADS_1


Bangulung menghidupkan mesin mobil dan memacunya dengam kecepatan sedang..


40 menit telah berlalu, dan mobil mereka sudah masuk di parkiran hotel..


Setelah mobil terparkir sempurna, mereka berjalan bersama-sama, ternyata keluarga Banggulung sudah menunggu di lobby hotel..


Tak perlu buang waktu, Banggulung dan Bunrekeh yang melihat barang bawaan mereka langsung mengangkat dan memasukkannya ke bagasi mobil, setelah semua selesai, semua keluarga langsung masuk mobil dan meninggalkan hotel..


Banggulung mulai memacu mobilnya lagi..


Ditengah perjalanan menuju bandara, tiba-tiba Banggulung menghentikan mobilnya dipinggir jalan, mereka semua kaget lalu bertanya kepada Bunrekeh..


Nak, kenapa mobilnya berhenti tiba-tiba? apa ada masalah*?? ucap paman


Tidak ada masalah paman, kak Bang memang sengaja memarkir mobilnya karena ingin mengajak kalian semua sarapan bersama.. jawab Bunrekeh


Okey kita sudah sampai.. ayo kita turun*.. ajak Banggulung


*Mereka mulai turun satu persatu dan melangkah menuju pintu masuk rumah makan, di dalam Bunrekeh sudah memesan beberapa menu makanan dan meminta meja yang luas untuk keluarga nya..


Mereka langsung duduk di kursi yang sudah disediakan, tidak perlu menunggu terlalu lama, pelayan mulai bergantian mengantar makanan sesuai pesanan Bunrekeh..


Setelah semua makanan selesai disiapkan dan para pelayan mulai meninggalkan tempat, mereka mulai mengangkat piring dan menaruh nasi serta lauknya, setelah itu mulai menyuapkan nasi ke mulut..


Setegah jam berlalu...

__ADS_1


Mereka mulai selesai makan..


Bunrekeh dan Bangulung berjalan kearah kasir untuk membayar tagihan setelah itu mereka kembali ke kursi makan dan mengajak keluarganya untuk segera meninggalkan rumah makan..


Sudah selesai semua? kalau sudah ayo kita berangkat*.. tanya Banggulung


Mereka lalu berdiri dan melangkahkan kaki meninggalkan rumah makan menuju parkiran mobil..


Setelah semua dirasa sudah lengkap dan masuk mobil semua Banggulung memacu lagi mobilnya ke arah Bandara..


30 menit sudah, mobil mereka mulai memasuki kawasan bandara, Banggulung mencari parkiran yang dekat dengan pintu masuk bandara..


Setelah mobil berhenti, Bunrekeh turun terlebih dahulu untuk mengambil trolley, setelah itu mendorong trolley nya kearah mobil, sesampainya di parkiran mobil, Banggulung langsung menaikkan barang-barang keluarganya keatas trolley dan mendorong nya sampai di pintu masuk bandara, keluarga yang lain mengikuti dibelakang..


Di depan pintu masuk mereka berpamitan..


Ibu Banggulung dan Bunrekeh saling berpelukan dan menitipkan anak mereka..


Suara tangis pun pecah..


Setelah itu Bunrekeh dan Banggulung bergantian untuk berpamitan dengan ibu, mertua, dan keluarga yang lain, setelah itu mereka masuk ke pintu keberangkatan..


Hati-hati dijalan bu, kami pasti akan merindukanmu.. jangan lupa kasih kami kabar kalau kalian sudah sampai.. ucap Banggulung


Iya nak, ibu pergi dulu.. kalian kalau ada waktu sering-sering datang ya.. *ucap ibu sambil mengusap air mata yang sedikit menetes di pipinya..

__ADS_1


Pasti bu, pasti kami akan sering-sering datang kalau ada waktu luang*.. ucap Bunrekeh dan Banggulung..


Setelah dirasa mereka sudah masuk dan sudah tidak terlihat lagi, ibu Bunrekeh, Bunrekeh dan Banggulung pun melangkahkan kaki menuju parkiran mobil dan segera meninggalkan bandara..


__ADS_2