Dinikahi Berondong Saleh

Dinikahi Berondong Saleh
Bab 23


__ADS_3

"Karena aku tidak suka dengan pengkhianatan. Walaupun pernikahanku dengan Zaidan sebatas pernikahan sah di atas buku nikah!" tekan Delmira.


Meilin sontak terdiam.


"Kamu... berkata begitu, kaya pernah dikhianati," ucap atau tepatnya tanya secara tidak langsung dan wajah Meilin terlihat gusar.


Delmira menyunggingkan senyum, "Hanya lihat sebuah drama tentang pengkhianatan dan entah kenapa kebawa perasaan gitu. Kamu tahu sendiri, selama ini, Mas Raffat begitu cinta aku dan anakku. Jadi, mana mungkin dia... selingkuh ndi belakangku," ujar Delmira lalu mengempas napas kasar.


"Kamu yukin itu?" telisik Meilin.


Senyum mengembang di wajah Delmira dan sebuah anggukan keras menyertainya.


Meilin menarik satu sudut bibirnya.


Drt


drt


drt.


Satu panggilan masuk dari Tania teman kerja Delmira.


"Ada apa Tan?"


"Mbak Del dimana?"


"Oh... masih makan siang," jawab Delmira tanpa menyebut nama tempat, "ada apa Tan?"


"Berkas perjanjian kontrak dengan CV dealer AZM dimana Mbak? Ini ditanyakan bu Aisyah," jawab Tania.


'Duh! Mati aku! Berkasnya belum ditandatangani! Aku lagi marahan dengan itu orang lagi!' gerutu batin Delmira.


"Mbak, Mbak Del, Mbak...," panggil Tania berulang kali karena yang dipanggil tetap saja tidak menyahut.

__ADS_1


"Eh, apa Tan?"


"Ya Allah Mbak, kenapa malah tanya kenapa. Berkasnya mana?!" tekan Tania.


"E... nanti sore sebelum pulang aku serahkan langsung ke bu Aisyah."


"Beneran loh Mbak. Seharusnya kan kemarin, kalau sore ini belum di meja Bu Aisyah reputasi bagian humas bisa tercemar gara-gara Mbak," sungut Tania.


"Iya, iya. Aku pastikan sore ini sudah selesai," jawab Delmira langsung memutus sambungan teleponnya.


"Kenapa Del?" penasaran Meilin.


Delmira nyeringis, "Ada urusan kantor yang harus cepat diselesaikan."


"Oh... ya sudah kamu pergi duluan," ujar Meilin.


"Ok, sorry Mei aku duluan." pamit Delmira.


Gegas Delmira melajukan mobilnya. Di dalam mobil, pikiran Delmira berkecamuk. Pertemuan dengan Zaidan akan seperti apa dalam situasi yang sekarang.


Kakinya kini melangkah ke bagian informasi untuk memberinya akses menemui Zaidan. Walaupun seyogyanya tidak perlu izin karena si resepsionis sudah mulai mengenal wajah Delmira, istri dari pemilik dealer tersebut.


Tok


tok


tok.


Pintu dibuka oleh orang yang sangat tidak asing bagi Delmira, dia asisten Zaidan. Sosok yang selalu menguntit kemanapun Zaidan pergi.


"Non Delmira," sapa Fernando.


"Hai Fernando," balas Delmira, kakinya langsung melangkah masuk dan duduk di kursi tepat meja kerja Zaidan.

__ADS_1


Sedangkan Fernando lebih memilih untuk keluar ruangan. Memberikan kesempatan pada dua insan yang sedang dimabuk prasangka dan curiga.


Mata Delmira menatap tajam ke arah Zaidan yang sedikitpun tidak bergeming salam atau sekedar say hello, hai. Zaidan tetap fokus pada laptop atau tepatnya pura-pura menyibukkan diri.


"Aku mau mengambil berkas kemarin," ujar Delmira membuka kebisuan di antara mereka.


"Aku tahu, kamu pura-pura tidak mendengar ucapku!" kesal Delmira karena Zaidan sama sekali tidak menyahutinya.


"Hai," panggil Delmira.


"Zaidan!" ulang Delmira dengan menyebut nama Zaidan.


"Aku suami kamu. Walaupun aku lebih muda dari kamu apa tidak ada panggilan yang lebih baik dari sekedar namaku? Misal Mas, Abang, Sayang, Beb, Darling atau_"


"Mr.Z! Mana berkas perpanjangan kontraknya? cekat Delmira.


Zaidan tersenyum mengejek.


"Maaf soal kemarin," timpal Zaidan di luar pembicaraan awal.


"Aku ke sini untuk mengambil berkas kerja, bukan masalah lainnya!"


"Aku tidak akan berikan berkas itu sebelum kamu memaafkanku."


"Dasar laki-laki! Semuanya egois! Minta dimaafkan tapi tidak mau memberi penjelasan!"


"Aku dan Khanza akan menikah sebelum aku memutuskan untuk menikah dengan kamu. Jadi wajar saja kalau aku belum siap semuanya."


"Termasuk belum siap untuk membuang cincin itu?!"


"Mungkin itu salah satunya," sahut Zaidan.


"Salah satunya," lirih Delmira dengan suara bergetar mengulang ucapan Zaidan.

__ADS_1


malam menyapa 🤗 selamat hari raya idul Adha bagi yang merayakan.


__ADS_2