![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️
Setelah dua kali pertemuannya dengan Ricko hidup Ameera lebih berwarna, ada saja yang membuatnya lebih bersemangat Setiap pagi sampai membuat Mama dan papa keheranan dengan sikap anak bungsunya itu.
"Pagi, mah, Pah" sapa si cantik kepada orangtuanya.
"Pagi sayang"
Ameera Langsung menarik kursi meja makannya, melahap Langsung sarapannya yang sudah terhampar di meja makan.
"Dek, kamu punya pacar?" tanya mama langsung karna saking penasarannya melihat perubahan Ameera yang luar biasa.
"Enggak, Aku masih jojoba" Jawabnya dengan mulut penuh makanan.
"Apaan tuh?" tanya papa bingung, pria paruh baya yang masih terlihat gagah itu mengernyitkan dahinya.
"Jomblo jomblo bahagia, Pah" kekeh Ameera sampai menyipitkan matanya yang lentik.
Mama dan papa saling pandang tertawa kecil, sifat Ameera yang memang ceria Selalu membuat kedua orang tuanya merasa gemas.
"Kalau udah punya pacar, kenalkan dengan papa" pinta papa pada si bungsu.
"Hem, iya pah nanti aku akan kenalkan ke papa" jawab Ameera setelah meneguk air putih hangat.
"Atau mau papa Carikan kaya kakakmu?" goda papa yang di rasa tak pernah sekalipun mendengar anak perempuannya itu berpamitan dengan seorang pria.
"Wih, enak aja! aku tuh gada kisah masa lalu yang menyakitkan, hahaha" tawa Ameera.
"Papa cuma mau yang terbaik untuk kalian, Dek"
Ameera menghela nafas, ia tersenyum kepada papanya sambil memegang punggung tangannya.
"Akan ada saatnya nanti, Pah. doakan saja yang terbaik untuk Adek" ucapnya tampak serius.
.
.
__ADS_1
.
*******
Lain lagi halnya di rumah Ricko, di ruang makan yang cukup besar sudah ada tiga orang yang siap menyantap makanannya, Bunga yang sudah menyiapkan semuanya kini sudah duduk di sisi Ricko yang masih sibuk membaca surat kabar.
"Kak, sarapan dulu" ucapnya pada sang suami.
"Hem, iya"
Mitha si gadis cilik yang hanya mengaduk-aduk makanannya pun kini mencari perhatian Ricko
"Daddy, Tata mau ikut ke kantor, boleh?" tanya Mitha.
"Mau apa?, Daddy kan mau kerja" ucap Ricko dengan mengelus kepala anak perempuannya.
"Tapi Daddy janji, kalau nanti malam pulang kesini ya" pintanya polos tapi seakan langsung menghujam hati kedua orangtuanya.
Ricko hanya tersenyum getir, di raihnya tubuh mungil itu ke atas pangkuannya, menciuminya secara bertubi-tubi untuk menutupi rasa bersalahnya.
"Daddy pulang, kok. Tata aja yang gak tau" ucapnya pada Mitha bocah itu menatap tak percaya pada papanya.
" Hem, iya. Makanya Tata bobo nya jangan malam-malam ya, biar kalau Daddy pergi Tata jadi tau"
Gadis cantik itupun mengangguk mengiyakan semua perkataan pria yang kini memeluknya dengan erat.
Dalam hati Ricko dan Bunga terselip ribuan kata maaf untuk putri tercinta mereka.
.
.
.
**
Ameera melenggang santai setelah turun dari mobil barunya, setelah sebulan lalu mobilnya hancur karena menabrak trotoar dan pohon di komplek perumahan temannya saat seekor anak anjing tiba-tiba berlari menyebrang jalan.
__ADS_1
Ia Masuk kedalam kelas yang masih nampak sepi hanya ada beberapa mahasiswa yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, termasuk Bella.
"Bell, Lo tau gak?" tanya Ameera saat duduk di sebelah Bella yang masih fokus dengan Ponselnya.
"Mana gue tau, Lo cerita aja belom" jawabnya tanpa menoleh.
" Gue serius!" Ameera yang tak suka di acuhkan merebut Paksa ponsel Bella.
"Ih, balikin"
"Gue mau cerita, dengerin dulu" ucap Ameera memaksa.
" Ya udah cepetan ada apa?"
"Gue mau bilang sama papa kalo gue lagi jatuh cinta sama Ricko" ucapnya serius yang langsung membuat Bella membulatkan kedua matanya.
"Serius Lo?" tanya Bella tak percaya.
"Iya, gue serius!" ucapnya penuh keyakinan.
"Lo harus siap-siap kalo gitu" kata Bella yang tak kalah serius bahkan ia sudah duduk lebih dekat dengan Sahabatnya.
"Siap siap buat apa?" tanya Ameera yang bingung.
.
.
.
.
"Siap siap hubungin pihak rumah sakit, pesen kamar buat bokap Lo, Meer"
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Kalo gue jadi Bella ges hayang nakol si Ameera 😂
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan ❤️