![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Reza menutup teleponnya setelah menerima laporan pengajuan cuti kuliah adiknya, Ameera.
Pria berjas hitam itu memainkan ballpoint nya di atas meja sambil berfikir, bukan ia tak tahu kelakuan Si bungsu cuma ia belum terlalu yakin apa saja yang di lakukan Ameera akhir-akhir ini
"Gak ada laporan check-in hotel atau pesawat"
"Gak ada laporan penarikan uang juga"
"Mau kemana dia?"
"Cuti Kuliah seenaknya, kapan mau lulus kalo jalan-jalan terus"
Semua nampak stabil dan tak ada yang mencurigakan, orang suruhan Reza pun hanya memberi laporan jika adiknya itu sedang bersama Bella atau menginap di apartment gadis yang sudah di anggapnya adik juga.
Dewi Fortuna memang sedang bersama pasangan Meera dan Ricko karna sampai saat ini hubungan mereka belum sampai di telinga Reza, ada saja urusan lain yang membuat bodyguard Meera lengah saat pasang itu sedang bertemu.
Tapi serapat apapun mereka menyembunyikannya Akan ada BAB dimana keduanya harus tercyduk oleh Reza nantinya.
****
"Kalau pulang nanti Mommy gak boleh masuk. Kata nenek Daddy gak boleh bawa wanita lain kerumah!!"
Ricko dan Ameera saling pandang dan diam begitu pun dengan Bella yang duduk di kursi belakang.
"Nenek ngomong gitu sama Tata?" tanya Ricko sedikit kesal.
__ADS_1
"Iya, kata nenek mama Tata cuma mama Bunga" ucap Mitha lagi menirukan ucapan wanita yang disebutnya nenek itu.
Ricko membuang nafas kasar, rasa kesal dan tak enak hati bercampur jadi satu, setidaknya ia menaruh harapan pada gadis pirang di sisinya itu.
"Mama Tata memang cuma mama Bunga, gak mungkin ada yang gantiin sampai kapanpun. Tata harus inget itu, ok" ucap Ameera, Mitha hanya mengangguk dengan wajah datar
"Tapi kalo Mitha sama Daddy mau nambah mama boleh juga tuh, Mommy mau daftar, boleh?" Ameera tertawa begitu pun dengan Ricko, pria itu tersenyum lebar dengan wajah merah.
"Asyiiik, Tata mau.. mau" sorak bocah cantik itu sambil memeluk Ameera.
"Daddy, boleh kan Mommy jadi mama Tata?" tanya Mitha dengan binar mata penuh harap.
Ricko yang di tembak pertanyaan oleh anaknya tentu langsung tersentak kaget, Ia hanya melirik kearah Ameera yang terlihat santai menanggapi Mitha.
"Boleh, tapi nanti ya" jawab Ricko, ia bingung harus bagaimana menyampaikannya.
"Tiga, tapi yang dua di luar kota ada beberapa villa juga sama apartemen" sahut Ricko.
"Kenapa?" tanya Ricko.
"Gak apa-apa, kan kamu gak boleh bawa wanita lain kerumah yang kalian tinggali saat ini, jadi nanti kamu mau bawa aku kemana?" tanya Ameera.
PLAAAKKK
Bella yang sedari tadi diam ternyata tak tahan lagi dengan obrolan kedua orang tersebut, ia memukul kepala Ameera dengan sendal jepit yang ia kenakan .
"Sakit, Bell" ucap Ameera mengelus kepalanya sendiri.
__ADS_1
Ricko dan Mitha tampak terkejut dengan serangan dadakan Bella dari kursi belakang.
Gadis berponi itu sudah terlihat jengkel dengan Ameera yang seakan memberi kode tak jelas pada Duda beranak satu itu
"Sakit?, biar Lo sadar woy!" sentak Bella.
"Apa sih, Lo mendingan tidur deh" Ujar Ameera.
"Lo tuh ya, makin sekarang makin gada akhlak dan gak otak!" sungut Bella pada sahabatnya itu.
Ameera menoleh ke belakang lalu tersenyum lebar pada Bella sampai gadis itu mengernyitkan dahi nya
.
.
.
.
.
Iya, Gue sekolah tinggi-tinggi pas ketemu dia mendadak gak ada akal..
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦***
Akalnya di karungin ya Mom? 😂😂😂😂
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan ♥️🤗