![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Tapi Daddy mau ketemu Taaaaaa!!!!!
Ricko menjerit kesal dalam hatinya sendiri, wajah polos Ameera seketika buyar dari pelupuk matanya.
"Kita tanya Tante Mommy dulu apa bisa temenin Tata main, kalau gak bisa kita pergi berdua, Ok" Ricko masih mencoba merayu Anaknya agar mau meneruskan rencana jalan-jalannya hari ini.
"Tapi kata mama Tata gak boleh ganggu yang lain belajar dan sekolah" ucapnya lirih, karna tak jarang Bunga menolaknya jika ingin sedang ingin bermain bahkan tanpa sepengetahuan Ricko istrinya itu kerap kali memarahi Mitha jika terus merengek.
"Lalu Tata mau dirumah aja?"
Gadis cantik itu menggeleng tanpa senyum yang tadi terus menghiasai wajah manisnya.
"Ya udah, kita ke sekolah tante mommy dulu ya"
Ricko kembali menggandeng tangan Mitha menuju pintu utama, langkahnya berhenti di depan mobil sedan mewah berwarna hitam metalik miliknya.
Kereta besinya ia jalankan dengan kecepatan sedang, meski Mitha tak seriang tadi tapi setidaknya ia sudah mau bercerita selama perjalanan menuju campus Ameera.
"Wah, sekolahnya besar ya, Daddy" seru Mitha penuh antusias saat Ricko memarkirkan mobilnya di area parkir campus.
"Iya, Nanti Tata sekolah disini juga ya"
Mitha mengangguk dengan mata masih memandang Takjub bangunan besar dan mewah di depannya.
"Yuk, kita masuk" ajaknya sambil meminta Ricko membuka setbelt.
"Nanti ya, Daddy hubungi Tante mommy dulu" jawab Ricko sembari merogoh kantong celananya untuk meraih ponselnya
satu detik dua detik tiga detik ia masih menatap layar ponselnya, keraguan tiba-tiba muncul begitu saja.
'Demi Mitha...'
.
.
.
Ricko langsung mengirim chat ke salah satu sosial media milik Ameera, dengan hati berdebar ia menunggu balasan dari gadis yang berada di dalam bangunan mewah tersebut.
__ADS_1
*Ricko
{ Siang, Meera! Maaf lancang menghubungimu }
Ricko mendesah karna sudah delapan menit chatnya tak kunjung di balas.
"Tante mommy ada gak?" Rengek Mitha tak sabar.
"Nanti ya sayang, Tante mommy lagi jalan kesini" jawab Ricko asal karna ia pun mendadak merasakan keresahan yang luar biasa bahkan lebih resah dari pada menunggu hasil rapat saat harus bersaing memenangkan proyek besar bersama Reza.
"Lama!!"
TRIIIING...
Seperti baru mendapatkan job besar mata Ricko langsung mengarah ke layar pipih ponselnya.
*Ameera
{ Aku mimpi apa ya semalem?,,}
Ricko mengernyitkan dahinya bingung saat membaca balasan pesan dari Ameera
' Lah, mana gue tau! Lo mimpi apa, ckck'
"Daddy kenapa?" tanya Mitha yang aneh dengan sikap Daddy-nya.
"Hem, enggak sayang!" sahutnya di sela gelak tawa.
Setelah puas tertawa Akhirnya Ricko mencoba membalas pesan chat Ameera meski bingung harus membalas apa.
*Ricko
{ Aku dan Mitha sudah ada di parkiran kampus mu, bisa kamu datang kemari?, Mitha ingin bertemu denganmu sekarang}
Ricko memutar ponselnya menjadi mainan sambil menunggu balasan.
*Ameera.
{ Aku gak mimpi kan?}
.
__ADS_1
.
Ya Tuhan.. jangan sampai gue khilaf ya Meer!!
*Ricko
{ Cepat kemari, aku dan Mitha sudah menunggu lebih dari satu jam, Apa kamu tega membiarkan kami menunggu lebih lama lagi? }
Ricko menyeringai puas setelah mengirim pesan pada Ameera
*Ameera.
{ Wait, Sampe aku bisa jalan ya, kaki ku gemetaran }
*Ricko
{ Apa perlu aku gendong sekarang ala bridal style?,}
Entah kenapa Ricko justru senang menggoda Ameera, baginya ia gadis yang sangat terbuka dengan hatinya. Bahkan tak merasa malu untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan.
*Ameera.
{No.. nanti aja kalau..... }
*Ricko
{ kalau apa?}
*Ameera
{ otewe }
Ricko mengulum senyum, Meski ia di buat penasaran dengan pesan yang di gantung oleh Ameera
"Kalau apa?, apa maksud nya? atau mungkin nanti aja kalau sudah ku nikahi? ckckck"
🍁🍁🍁🍁🍁***
...Pede amat Lo bang🤔🤔🤔🤔...
like komen nya yuk ramai kan buat 3 bab ini
__ADS_1