![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
Ameera yang kesal tak langsung bangun ia malah mengeratkan pelukannya pada Mitha yang masih terlelap.
"Makan siang dulu, mumpung Tata tidur"
Ameera tetap diam bahkan menoleh pun tidak, Ricko yang tak peka malah menganggap sikap Ameera sangat menggemaskan.
Cup
Bibirnya mendarat di pipi gadis pirangnya, bukan sekali bahkan sudah tiga kali ia mencium.
"Kok malah keterusan?" ucap Meera dengan nada ketus.
"Ya kamunya diem aja, aku kira masih mau nambah" goda Ricko sambil tersenyum membuat kedua lesung pipinya jelas terlihat semakin menambah ketampanannya.
"Aku gak mau makan"
"Kenapa, aku udah pesen banyak banget loh. Yuk terserah kamu mau apa, ada ice cream juga"
Meera menoleh, dengan pelan ia melepas pelukan Mitha dari atas perutnya, turun dari ranjang dan berjalan menuju sofa.
Ricko pun terkekeh saat Meera benar-benar meninggalkannya.
"Dimakan dulu nasinya, baru ice-creamnya"
"Aku cuma mau ice-cream" lagi-lagi Meera menjawab dengan ketus.
Ricko tak ambil pusing dengan keputusan kekasihnya itu ia melahap makanannya sendiri sedang Ameera menghabiskan satu cup besar ice-cream.
"Yakin gak mau makan, enak loh ini di tempat yang biasa kita makan"
__ADS_1
Ameera menggeleng kan kepalanya, kemudian meraih salad buah berukuran kecil.
"Kamu haus banget ya?" tanya Ricko, ia mulai aneh dengan sikap diamnya Meera.
"Enggak, biasa aja"
"Jangan makan yang dingin-dingin dulu, nanti kamu sakit perut"
Ricko menarik cup salad kemudian menggantinya dengan sayur yang masih hangat.
"Gak usah pake nasi juga gak apa apa"
Ameera mencebikkan bibirnya, masih enggan menerima sendok yang di berikan Ricko.
"Hati aku tuh lagi hot, masa iya di suruh makan sayur yang masih ada asapnya gitu" cetus Meera, gadis itu malah menyandarkan tubuhnya ke punggung sofa.
"Kamu kenapa?, bosen disini?" tanya Ricko yang hanya mendapat jawaban gelengan kepala.
"Gak mau aku mau disini"
"Ya udah kalo gitu aku yang pindah"
Ricko bangkit dari duduknya, meraih bahu Ameera agar masuk dalam dekapannya.
"Ada masalah yang aku gak tau?" Ricko mencium pucuk kepala Ameera.
"Siapa wanita tadi, dan ini... kapan kamu ganti baju?" tanya Ameera sambil menarik kaos yang di kenakan Ricko.
"Oh, Wanita tadi" Ricko justru terkekeh.
"Jelaskan atau aku akan marah padamu!" ancam Ameera, bukannya takut pria tampan itu malah menghujani kedua pipinya dengan ciuman.
"Kamu lucu, aku suka dan makin cinta"
__ADS_1
Biasanya Ameera akan tersipu malu jika mendengar kata cinta dari Ricko, tapi kali ini ia malah ingin mencakar wajah tampan itu dengan kuku tajamnya.
"Namanya Intan, dia sekertaris baru ku, Mom. Baru tiga hari ini tapi kami udah kenal lama karena dulu dia adik kelas ku saat di sekolah menengah, Reza juga mungkin masih ingat kalau bertemu karna ia termasuk siswi populer dulu" jelas Ricko membuat Ameera semakin gusar.
"Bukannya udah ada Danish?" tanya Ameera
"Ia akan menikah bulan, pastinya aku sudah tidak bisa mengajaknya untuk bekerja extara sampai lembur, Mom"
"Ooooooh, jadi Daddy mau ngajakin tuh cewek lembur?" Ameera menarik tubuhnya lalu berdiri di depan Ricko dengan berdecak pinggang.
.
.
.
.
.
.
"Eh... gak gitu sayang!!"
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
Tabok Mom 😂😂😂😂
Apa perlu kita bantuin dari sini buat lempar sendal sapu panci tabung gas batako sama......... hatiku juga deh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Like komen nya yuk ramai kan ❤️
Banyak yang komen makin semangat up loh 🥺🥺
__ADS_1