Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]

Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]
bab 78


__ADS_3

❣️❣️❣️❣️


"Iya atuh hayu Daddy juga ikut!"


Bella menepuk keningnya sendiri saking kesalnya dengan tiga orang di depannya itu.


Umpatannya dalam hati kini sudah tumpah ruah tak tertahankan lagi


"Daddy.. mommy dan Baby, Apa kita bisa jalan sekarang?, kalian gak liat no langit udah mendung kaya hati gue!" sungut Bella kesal.


Ameera tertawa sedangkan Ricko hanya tersenyum simpul sambil meraih tubuh sang anak dari Pangukan Ameera.


Semuanya beranjak meninggalkan restaurant cepat saji menuju parkiran, tapi Ricko langsung menarik tangan Ameera saat gadis itu melangkah menuju mobilnya.


"Naek mobil aku aja!" pintanya pada si gadis pirang.


"Aku gak mungkin ninggalin mobil aku disini" kata Ameera.


"Nanti biar aku suruh orang buat bawa kerumah kamu"


Ameera mengerutkan alisnya sambil berfikir jalan tengahnya.


" Hem, gak usah deh aku taro mobil di apartemen Bella aja, kita kesana dulu gimana?"


"Ok,. kasih kunci mobil ke Bella, kamu ikut mobilku" titah Ricko pada Ameera.


Bella yang mendengar ucapan Ricko langsung meninju lengan pria itu dengan keras.


"Gile, kenapa harus gue!" sentak Bella.

__ADS_1


"Perasaan gue gak enak banget dah, Sumpah!" tambahannya lagi dengan tangan sudah di lipat di dada.


"Udah nih bawa mobil Meera" Ricko merebut kunci mobil dari tangan Ameera lalu di ia berikan pada Bella dengan senyum manis yang membuat Bella terkesima selama dua detik.


Njiiiiir... emang ganteng ya!


***


Setelah Ricko memindahkan barang-barang dua gadis tersebut kedalam mobilnya ia dan Ameera segera menyusul Bella yang lebih dulu membawa mobil mewah Ameera ke apartemennya.


Gadis pirang itu duduk disisi Ricko dengan memangku Mitha di atas pahanya.


"Hem.. aku boleh ngomong sesuatu gak?" ucap Ameera sedikit sungkan


"Mau ngomong apa?, santai aja, Mom" sahut Ricko dengan mata masih fokus pada jalan di depannya.


"Sebelumnya aku turut berdukacita ya, atas meninggalnya mbak Bunga. Jujur aku kaget banget pas liat beritanya apalagi aku juga sempet ketemu di restauran kemarin itu"


"Terima kasih" ucap Ricko tanpa menoleh


Ameera kembali meladeni Mitha bercerita, bernyanyi juga bermain tebak-tebakan, Anak itu terlihat nyaman dalam dekapan Ameera.


"Kalian gak ambil barang barang dulu di rumah?" tanya Ameera pada Ricko, pria itu langsung menoleh.


"Gak lah, kita mampir sebentar dulu ke mall ya buat beli baju Mitha" ujar Ricko sambil menghentikan mobilnya.


BRAK


Bella masuk dan langsung duduk di kursi belakang bajunya sedikit basah Karna di luar sedikit gerimis.

__ADS_1


"Terus kamu gak bawa baju?" tanya Ameera.


"Iya nanti sekalian!"


Bella yang tak mengerti hanya mengernyitkan dahinya mencoba memahami apa yang dia orang di depannya itu bicarakan


"Kita langsung jalan kan?" tanya Bella.


"Ke mall dulu beli baju buat Mitha selama disana" jawab Ameera.


"Tapi boneka aku gimana?" seru Mitha yang nampak Kebingungan karna boneka kesayangannya tak ada.


"Tata mau pulang dulu?, kita ambil ya kerumah" ujar Ricko, namun gadis itu menggelengkan kepalanya.


.


.


.


.


Kalau pulang nanti Mommy gak boleh masuk. Kata nenek Daddy gak boleh bawa wanita lain kerumah!!


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


Nyamar jadi satpam biar bisa masuk jangan lupa pake kumis ya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣..


Tenang Meera, kopi sianida udah othor siapin nih

__ADS_1


yuk main cantik sama Mak lampir 😝😝


tunjukan ke bar-bar an mu wkwkwk🤧🤧


__ADS_2