![Duda Impian [Musuh Kakak Kesayangan]](https://asset.asean.biz.id/duda-impian--musuh-kakak-kesayangan-.webp)
❣️❣️❣️❣️
"Ra, mama tadi siang ke kantor loh" ucap Reza saat ia dan istrinya selesai menggapai puncak nirwana menjelang subuh karna harus menunggu si sulung benar benar tidur dengan lelapnya.
"Ngapain, kok tumben?" tanya Melisa yang heran, karna sangat jarang sekali ibu mertua nya itu datang ke kantor suaminya.
"Nanyain Ameera"
Melisa mengernyitkan dahinya, apa mungkin yang ia rasakan sama seperti yang mama mertuanya juga rasakan. Tapi memang selama ini Melisa tak pernah membahas apapun dengan suaminya tentang Ameera walau perasaan aneh sangat menggelitik hatinya yang penasaran.
"Ameera emang kenapa?" Melisa berpura-pura tak tahu.
"Kata mama dia lagi jatuh cinta, tapi sama siapa ya. aku gak pernah dapet laporan apa-apa tentang Ameera pergi sama laki-laki" ucap Reza bingung, ia yang selama ini menyuruh beberapa orang untuk mengawasi adiknya itu pun merasa kecolongan.
"Ameera udah gede, Mas"
"Aku masih gak rela dia sayang sama laki-laki lain selain aku, Ra" Reza memeluk istrinya dengan erat, namun pandangan nya kosong.
"Siap gak siap, mau gak mau mas Reza harus terima kalau suatu hari nanti ada seorang pria datang kerumah untuk meminang Ameera" ujar Melisa yang seakan mengerti kegundahan suaminya.
"Pria itu harus baik, Harus sayang Ameera, Ra"
Reza terus saja memikirkan tentang adiknya, ada rasa cemburu dalam hatinya, ketika rasa sayang Ameera mulai terbagi tak sepenuhnya lagi untuk nya.
Kakak harus tau siapa pria itu..
******
__ADS_1
Dua bulan berlalu, meski Ameera sibuk dengan kegiatannya namun bayangan Ricko tetap membekas dalam relung hatinya, Gadis cantik itu tak pernah sedikitpun mencari tau tentang pria yang selama beberapa bulan ini menguasai pikiran nya, ia hanya cukup tau Ricko adalah teman sekaligus rekan bisnis kakak nya.
Ia sangat yakin, Tuhan akan mempertemukan mereka lagi dengan cara yang indah meski entah kapan waktu itu tiba.
Keinginannya menjadi pelakor baik hati membuat ia nyaman dengan perasaanya sendiri, terus menumbuhkan cintanya sampai akhirnya cinta itu semakin menutup hatinya untuk orang lain.
.
.
"Ups, maaf" ucapnya, saat ia tak sengaja menabrak punggung seseorang, matanya yang fokus ke layar ponsel membuat ia tak begitu memperhatikan jalan di depannya.
"Gak apa apa, lain kali hati-hati" sahut orang tersebut yang ternyata adalah Ricko.
"Hah, Ketemu lagi"
"Kenapa?, apa aku jelek ya sampai kamu menutup wajahmu seperti itu?" ucap Ricko dengan tampang menyedihkan
"Eh, enggak! kamu gak jelek kok' mau di lihat dari ujung sedotan juga tetep ganteng pake maksimal" sahut Ameera yang panik karena tak enak hati.
"hahaha, iya, aku bercanda" kekeh Ricko
Ameera Langsung membuang nafas lega, pria tampan di hadapannya itu sudah kembali tersenyum manis padanya.
"Kamu lagi apa pagi pagi disini?" tanya Ricko pada Ameera, karna keduanya kini berada di lorong rumah sakit di lantai tujuh.
"Aku lagi mau gantian sama kak Mel, anaknya yang ketiga dirawat disini" jawab Ameera mulai serius
__ADS_1
"Yang perempuan ya?, aku pikir udah sehat"
Ameera menggeleng sedih, Hatinya selalu sakit jika melihat tubuh mungil Cahaya harus di pasang beberapa alat untuk menormalkan detak jantungnya lagi.
"Belum, belum ada kemajuan tentang penyakitnya, semua masih sama seperti saat ia di lahirkan" jawab Ameera.
"Kamu sendiri ngapain?" kini Ameera yang balik bertanya, karna di lihat dari pakaian nya jelas sepertinya Ricko hendak berangkat ke kantor
.
.
.
.
.
"Oh, aku lagi antar istriku periksa kandungan"
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
Sakit gak berdarah ya... 🤧🤧🤧
Masih mau lanjut kah ngejar babang Ricko,?
Like komen nya yuk ramai kan
__ADS_1